News

Rapat Bareng Pimpinan BGN, Mendagri Minta Kepala Daerah Permudah Izin SPPG

Daftar Isi
  1. Tito Karnavian Dorong Pemda Permudah Perizinan SPPG untuk Program MBG
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Tito Karnavian Dorong Pemda Permudah Perizinan SPPG untuk Program MBG

Nusantaranews1.com – Jakarta – Dalam pertemuan virtual yang diselenggarakan dari Kantor Kementerian Dalam Negeri di Jakarta Pusat pada Kamis (13/8/2026), Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan arahan penting kepada para kepala daerah. Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional serta berbagai pemimpin daerah di seluruh Indonesia.

Tujuan utama pertemuan ini adalah tindak lanjut dari inisiatif BGN untuk membangun kolaborasi lebih erat dengan pemerintah daerah. Tito menegaskan bahwa Kemendagri akan berperan aktif memfasilitasi komunikasi antarpihak terkait.

Arahan Mendagri untuk Pemudahan Perizinan

Mendagri memberikan instruksi spesifik agar para kepala daerah memberikan dukungan penuh terhadap program Makan Bergizi Gratis. Salah satu poin krusial adalah kemudahan dalam proses perizinan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi serta penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi.

“Otomatis, dari Kemendagri mendukung untuk memfasilitasi komunikasi itu. Pemerintah daerah diminta untuk ikut terlibat dalam program makan bergizi gratis,” ujar Tito usai rapat.

Tito juga mengingatkan bahwa Surat Edaran sudah diterbitkan untuk mengarahkan kepala daerah dalam mendukung program MBG. Instruksi tersebut mencakup pemberian kemudahan perizinan bagi dapur-dapur MBG serta percepatan penerbitan SLHS.

“Saya juga sudah menyampaikan saya FU dengan SE, di antaranya adalah untuk kepala daerah, seluruh Gubernur, Bupati, Wali Kota ya, memberikan kemudahan masalah perizinan termasuk mengklasifikasikan para perangkat daerahnya yang terkait, dari Dinas Kesehatan, pemenuhan SLHS,” ucap Tito.

Peran Dinas dan Indikator Keberhasilan

Mendagri juga meminta Dinas Pendidikan di setiap daerah untuk melakukan pengawasan terhadap program serta mendata anak-anak penerima manfaat. Sementara itu, Dinas Kesehatan bertanggung jawab mengawasi SLHS dari SPPG yang beroperasi.

Tito menambahkan bahwa program MBG memiliki berbagai indikator keberhasilan yang perlu diukur oleh para kepala daerah. Selain menekan angka stunting, program ini juga dinilai dari peningkatan popularitas dan elektabilitas pemimpin daerah di mata masyarakat.

“Karena program bukan hanya untuk meningkatkan gizi, dan mencegah stunting, kepala daerah itu punya indikator mereka untuk… ya, pada masyarakat, menaikkan popularitas, elektabilitas, kemudian juga dinilai oleh publik, dinilai oleh media, dinilai juga oleh kami. Itu indikatornya di antaranya menekan stunting, naik atau turun,” ucap Tito.

Komitmen BGN Mencegah Kasus Keracunan

Sementara itu, Sudaryono sebagai Kepala BGN menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mencegah terjadinya kasus keracunan makanan bergizi gratis di berbagai daerah. Saat ini, BGN sedang melakukan perbaikan tata kelola program untuk memastikan keamanan pangan.

“Oleh karena itu, di rapat koordinasi ini kami secara khusus itu kira-kira kalau diintisari-kan adalah kami BGN siap berkolaborasi, siap berkoordinasi dengan semua pihak, terkhusus adalah kepala daerah, termasuk juga masyarakat umum, dan khusus lagi adalah orang tua siswa yang ada di sekolah masing-masing,” ucap Sudaryono.

Frequently Asked Questions

What is Rapat Bareng Pimpinan BGN Mendagri Minta?

Rapat Bareng Pimpinan BGN Mendagri Minta is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Rapat Bareng Pimpinan BGN Mendagri Minta matter?

Rapat Bareng Pimpinan BGN Mendagri Minta matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment