Berita

Visit Agenda: Kronologi 3 Orang Sekeluarga Tewas Terlindas Truk di Muaro Jambi, Jatuh saat Menyalip

Daftar Isi
  1. Kronologi Kejadian: Tragedi Keluarga Tewas Terlindas Truk di Muaro Jambi
  2. Respons Komunitas dan Penyelidikan

Kronologi Kejadian: Tragedi Keluarga Tewas Terlindas Truk di Muaro Jambi

Visit Agenda – Kecelakaan lalu lintas yang berujung pada kematian tiga orang dalam satu keluarga menggemparkan Desa Kebun Sembilan, Kecamatan Sungai Gelam, Muaro Jambi, pada Jumat (29/5/2026) lalu. Insiden ini terjadi saat sepeda motor yang dikemudikan oleh Wasis Priyono melaju di jalur normal, membawa istrinya, Siti Khodijah, dan anak balita mereka berusia 4 tahun. Kecelakaan berawal dari upaya menyalip mobil minibus putih bernomor polisi BH 1124 GH, yang akhirnya berujung pada tabrakan maut yang melibatkan truk ekspedisi dari arah berlawanan.

Pengemudi dan Penumpang Korban

Dalam kejadian tersebut, Wasis Priyono, ayah dari korban, menjadi pengemudi sepeda motor yang melibatkan dua anggota keluarganya. Ia bersama istrinya, Siti Khodijah, dan putra mereka yang masih balita, melaju di jalur yang seharusnya aman. Namun, tiba-tiba mobil minibus yang dipercepat oleh sopir berbelok ke kanan, sehingga motor tidak sempat menghindar dan terlibat tabrakan. Berdasarkan laporan dari Kanit Gakkum Satlantas Polres Muaro Jambi, Aiptu Suwondo, kecelakaan ini berawal dari ketidakhati-hati pengemudi minibus yang terlalu percaya diri saat mengubah arah.

Setelah tabrakan, para korban terlempar ke sisi kanan jalan. Dari arah yang berlawanan, truk ekspedisi langsung melindas mereka, memperparah tragedi yang terjadi. Sopir truk diduga tidak sempat mengerem karena jarak yang terlalu dekat. Visit Agenda mencatat, kondisi jalan yang sempit dan kepadatan lalu lintas saat itu diperkirakan memperburuk situasi.

Latar Belakang Kecelakaan

Menurut investigasi awal, kecelakaan ini terjadi di jalur utama yang menghubungkan dua desa. Pada saat kejadian, cuaca cerah dengan kondisi jalan yang kering, namun lalu lintas terpantau ramai. Wasis Priyono mengemudikan motor kecil bersama istri dan anaknya, dengan rencana untuk menuju kecamatan lain untuk urusan keluarga. Kecelakaan tersebut terjadi saat mereka mencoba menyalip minibus yang melaju di sisi kiri jalan.

Rekaman CCTV yang diperoleh polisi mengungkap, minibus tiba-tiba berbelok ke kanan tanpa tanda-tanda sebelumnya. Tindakan ini mengakibatkan motor tidak sempat menghindar dan langsung menghantam bagian belakang mobil. Dalam waktu yang singkat, tiga korban terlindas truk ekspedisi yang melintas dari arah berlawanan, menyebabkan korban meninggal dunia di tempat kejadian. Visit Agenda mencatat, kejadian ini menunjukkan pentingnya kesadaran pengemudi terhadap kondisi jalan dan lingkungan sekitar.

Respons Komunitas dan Penyelidikan

Setelah kecelakaan terjadi, warga sekitar langsung memberikan bantuan medis dan mengumpulkan informasi mengenai identitas korban. Sopir truk ekspedisi, yang terkejut dan panik, langsung dianiaya oleh warga hingga polisi tiba untuk mengamankan situasi. Visit Agenda mengklaim, reaksi cepat masyarakat menjadi faktor penting dalam upaya meminimalkan korban.

Polisi mengungkap, penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui akar dari kecelakaan ini. Tidak hanya menganalisis tindakan pengemudi, polisi juga mengecek faktor eksternal seperti kondisi jalur, kecepatan kendaraan, dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas. Sementara itu, korban yang berhasil diselamatkan oleh warga langsung dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka parah di dada dan kepala.

Visit Agenda menyoroti insiden ini sebagai contoh kecelakaan lalu lintas yang berdampak besar. Korban pertama, Wasis Priyono, meninggal seketika akibat trauma kepala. Istrinya, Siti Khodijah, juga tewas akibat luka di dada. Anak balita mereka, yang sempat dilarikan ke rumah sakit, meninggal setelah beberapa jam perawatan intensif. Peristiwa ini menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat, terutama warga Desa Kebun Sembilan yang menganggap kondisi jalan perlu diperbaiki.

Dalam upaya mempercepat penyelidikan, polisi menggandeng tim khusus untuk melacak rekaman CCTV, mengumpulkan saksi, dan memeriksa kendaraan yang terlibat. Visit Agenda mengingatkan, pentingnya kesadaran pengemudi dan pengguna jalan terhadap potensi bahaya saat menyalip di jalur sempit. Insiden ini juga memicu diskusi mengenai kebutuhan peningkatan keselamatan lalu lintas di wilayah Muaro Jambi.

Leave a Comment