Harry Kane Pecahkan Rekor 78 Tahun, Inggris Hancurkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League
Daftar Isi
Inggris Pesta Gol di Rijeka, Harry Kane Torehkan Catatan Langka
Nusantaranews1.com – Timnas Inggris tampil luar biasa saat bertandang ke Stadion HNK Rijeka, Sabtu (3/10/2026) malam WIB. Skuad arahan Thomas Tuchel membukukan kemenangan 7-0 atas Kroasia pada pertandingan Grup A3 UEFA Nations League, sebuah hasil yang sekaligus membawa Harry Kane ke dalam catatan sejarah sepak bola Inggris.
Kapten Inggris tersebut mencetak dua gol dalam pertandingan ini. Tambahan gol di Rijeka membuat Kane menjadi pemain pertama Inggris dalam kurun 78 tahun yang berhasil mencetak gol pada enam laga tandang secara beruntun. Pencapaian itu melengkapi malam yang sangat dominan bagi The Three Lions, baik dari segi penguasaan permainan maupun ketajaman di depan gawang.
Kemenangan besar ini membuat Inggris semakin kukuh dalam perebutan posisi teratas Grup A3. Mereka kini menyamai poin Spanyol yang berada di puncak klasemen sementara, sementara Kroasia tertinggal tiga angka dalam persaingan dua tempat teratas grup.
Stadion Tanpa Penonton Umum, Namun Tetap Bergemuruh
Laga di Rijeka berlangsung dalam situasi yang tidak biasa. UEFA menjatuhkan hukuman kepada Kroasia sehingga pertandingan tidak dibuka untuk penonton umum, menyusul insiden kericuhan suporter pada playoff UEFA Nations League musim 2024-2025.
Meski begitu, suasana stadion tidak sepenuhnya hening. Kroasia memanfaatkan ketentuan yang memungkinkan mereka mengundang anak-anak ke arena pertandingan. Sekitar 6.000 anak hadir di tribun, menciptakan atmosfer yang tetap hidup meskipun pertandingan digelar tanpa akses penonton reguler.
Namun, dukungan tersebut tidak cukup membantu tuan rumah menghadapi intensitas Inggris sejak peluit awal. Pertahanan Kroasia kesulitan mengatasi pergerakan cepat dan kombinasi serangan para pemain tamu.
Kane Membuka Jalan, Bellingham dan Gordon Menambah Tekanan
Inggris mengambil kendali pertandingan sejak menit-menit awal. Keunggulan pertama hadir pada menit kedelapan melalui Kane. Jude Bellingham mengirim umpan terobosan ke ruang yang terbuka di lini belakang Kroasia, dan Kane memanfaatkannya dengan kontrol rapi sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang.
Gol awal itu membuat tekanan Inggris semakin meningkat. Pada menit ke-21, Bellingham turut mencatatkan namanya di papan skor. Serangan tersebut bermula dari umpan silang Bukayo Saka. Anthony Gordon mampu menguasai bola, lalu mengarahkannya ke depan gawang untuk diselesaikan Bellingham melewati Dominik Livakovic.
Gordon tampil sebagai salah satu ancaman utama Inggris sepanjang babak pertama. Penyerang itu akhirnya memperoleh golnya pada menit ke-39 lewat sundulan, setelah menerima kiriman bola yang akurat dari Jarrell Quansah. Assist tersebut menjadi kontribusi penting bagi Quansah, yang kembali dipanggil Tuchel ke skuad Inggris setelah menjalani periode bersama Bayer Leverkusen.
Inggris belum berhenti. Menjelang turun minum, Saka memperbesar keunggulan menjadi 4-0 pada menit ke-45. Bellingham kembali berperan dalam proses serangan dengan mengirim umpan mendatar yang diselesaikan Saka dari jarak dekat.
Lima Gol Tandang dan Rekor Terburuk Kroasia
Slaven Bilic mencoba merespons ketertinggalan besar dengan melakukan tiga pergantian pemain saat jeda. Akan tetapi, perubahan itu tidak mampu menggeser momentum pertandingan. Inggris tetap agresif dan segera memperlihatkan efisiensi mereka di babak kedua.
Kane mencetak gol keduanya pada menit ke-53. Elliot Anderson mengirim umpan mendatar ke area tiang jauh, dan Kane menyambutnya dengan sontekan untuk membawa Inggris unggul 5-0. Gol tersebut juga menandai sebuah rekor tim: Inggris menjadi negara pertama yang mampu membuat lima gol ketika bermain tandang melawan Kroasia.
Kroasia kemudian kembali kehilangan bola akibat kesalahan sendiri. Umpan Josip Stanisic direbut Saka, yang lalu melakukan kombinasi satu-dua dengan Kane. Saka menuntaskan peluang itu melalui tembakan keras pada menit ke-68 untuk mencetak gol keenam Inggris.
Pesta gol ditutup Morgan Rogers pada menit ke-87. Ia berlari mengejar bola panjang, melewati penjaga gawang, dan mengirim bola ke gawang kosong dengan tenang. Skor 7-0 menjadi hasil akhir pertandingan sekaligus kekalahan paling telak Kroasia dalam sejarah laga internasional mereka.
Momentum Penting untuk Skuad Thomas Tuchel
Hasil di Rijeka memberikan lebih dari sekadar tiga poin bagi Inggris. Mereka menunjukkan kedalaman kualitas di berbagai lini, dengan Kane, Bellingham, Saka, Gordon, dan Rogers sama-sama memberi kontribusi langsung dalam terciptanya gol. Quansah serta Anderson juga memainkan peran penting melalui umpan yang menghasilkan gol.
Bagi Tuchel, kemenangan ini mempertegas perkembangan positif timnya. Inggris mampu menjaga fokus meski bermain di kandang lawan dan terus memburu gol hingga fase akhir pertandingan. Produktivitas tujuh gol juga memperlihatkan bahwa mereka sanggup mengubah dominasi permainan menjadi hasil konkret.
Persaingan dengan Spanyol di puncak Grup A3 pun semakin menarik. Inggris telah menyamai koleksi poin pemimpin klasemen sementara, sehingga setiap pertandingan berikutnya akan memiliki nilai besar dalam menentukan posisi akhir grup. Kroasia, di sisi lain, menghadapi tekanan untuk segera bangkit setelah kekalahan yang sangat menyakitkan di hadapan publik sendiri.
Sorotan utama tetap tertuju kepada Kane. Pada usia 33 tahun, striker Bayern Munchen itu kembali menunjukkan peran sentralnya bagi tim nasional. Dua golnya bukan hanya memperlebar margin kemenangan, tetapi juga mengukuhkan rekor enam pertandingan tandang berturut-turut dengan gol. Catatan tersebut menjadi pencapaian individu istimewa yang baru kembali diraih pemain Inggris setelah penantian 78 tahun.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Harry Kane Pecahkan Rekor 78 Tahun?
Harry Kane Pecahkan Rekor 78 Tahun is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Harry Kane Pecahkan Rekor 78 Tahun matter?
Harry Kane Pecahkan Rekor 78 Tahun matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.