Irjen Totok yang Tangani Kasus Febrie Adriansyah Dimutasi Jadi Kapolda Sulbar, Irjen Arie Ardian Pimpin Kortas Tipikor
Daftar Isi
Irjen Totok yang Tangani Kasus Febrie Dimutasi Jadi Kapolda Sulbar
Nusantaranews1.com – Irjen Totok yang Tangani Kasus Febrie Adriansyah, Irjen Totok Suharyanto, dimutasi dari jabatan Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kakortas Tipikor) Polri menjadi Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat. Posisi yang ditinggalkannya kini dipercayakan kepada Irjen Arie Ardian Rishadi.
Rotasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026. Kebijakan itu merupakan bagian dari perubahan sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri, baik pada tingkat pusat maupun kepolisian daerah.
Irjen Arie Ardian Rishadi ditunjuk memimpin Kortas Tipikor Polri setelah sebelumnya menjalankan penugasan sebagai perwira tinggi Bareskrim Polri di Kementerian Hukum. Dengan jabatan baru tersebut, dia akan memimpin satuan yang menangani agenda pemberantasan tindak pidana korupsi di kepolisian.
Irjen Arie Ardian Pimpin Kortas Tipikor Polri
Pengangkatan Irjen Arie Ardian menandai pergantian pimpinan di Kortas Tipikor Polri. Jabatan Kakortas Tipikor memiliki peran penting dalam mengarahkan penyidikan perkara korupsi dan tindak pidana pencucian uang, termasuk koordinasi penanganan perkara yang telah berjalan.
Sebelum dimutasi, Irjen Totok yang Tangani Kasus Febrie Adriansyah memimpin Kortas Tipikor Polri. Salah satu perkara yang pernah berada dalam penanganan korps tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.
Pergantian pimpinan tidak serta-merta menghentikan proses hukum yang sedang berjalan. Dalam organisasi kepolisian, transisi jabatan dilakukan melalui mekanisme internal agar penanganan perkara, administrasi penyidikan, serta koordinasi antarunit tetap berkelanjutan.
Kortas Tipikor merupakan unsur Polri yang berfokus pada penanganan kejahatan korupsi. Dalam pelaksanaannya, satuan ini dapat menangani pemeriksaan dokumen, penelusuran transaksi, pengumpulan keterangan, dan koordinasi dengan pihak terkait sesuai kebutuhan penyidikan.
Totok Suharyanto Gantikan Kapolda Sulawesi Barat
Setelah meninggalkan jabatan Kakortas Tipikor, Irjen Totok Suharyanto mendapat amanah baru sebagai Kapolda Sulawesi Barat. Dia menggantikan Irjen Adi Deriyan Jayamarta di posisi tersebut.
Irjen Adi Deriyan Jayamarta selanjutnya dimutasi sebagai perwira tinggi Bareskrim Polri untuk menjalankan penugasan di Kementerian Lingkungan Hidup. Pergeseran ini menunjukkan rotasi tidak hanya menyasar jabatan di tingkat kepolisian daerah, melainkan juga penugasan pada kementerian.
Sebagai Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Totok akan memimpin jajaran kepolisian di wilayah tersebut. Tugas kapolda mencakup pengelolaan keamanan dan ketertiban masyarakat, pelayanan kepolisian, serta pengawasan pelaksanaan penegakan hukum di daerah.
Rotasi Jabatan Juga Terjadi di Polda Metro Jaya
Selain jabatan Kakortas Tipikor dan Kapolda Sulawesi Barat, Kapolri juga melakukan perubahan pada jajaran Polda Metro Jaya. Jabatan Kapolda Metro Jaya yang sebelumnya diemban Komjen Asep Edi Suheri kini dipercayakan kepada Irjen Dadang Hartanto.
Irjen Dadang Hartanto sebelumnya menjabat Kapolda Maluku. Penugasannya sebagai Kapolda Metro Jaya menempatkan dia di wilayah dengan aktivitas pemerintahan, ekonomi, dan mobilitas masyarakat yang tinggi.
Jabatan Wakapolda Metro Jaya juga mengalami pergantian. Brigjen Adex Yudiswan ditunjuk menggantikan Irjen Dekananto Eko Purwono sebagai Wakapolda Metro Jaya.
Setelah itu, Irjen Dekananto Eko Purwono mendapat penugasan baru sebagai Kapolda Jawa Timur. Dengan rangkaian mutasi ini, struktur kepemimpinan Polri berubah pada sejumlah posisi penting di pusat dan daerah.
Makna Rotasi bagi Kesinambungan Tugas Polri
Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier serta kebutuhan organisasi Polri. Pergantian pejabat memungkinkan penyegaran kepemimpinan sekaligus memberi kesempatan kepada perwira untuk membawa pengalaman dari penugasan sebelumnya ke tanggung jawab baru.
Bagi Kortas Tipikor, pergantian dari Irjen Totok Suharyanto kepada Irjen Arie Ardian Rishadi menjadi bagian dari kesinambungan kerja pemberantasan korupsi. Perkara yang telah ditangani tetap membutuhkan pengawalan profesional melalui mekanisme penyidikan yang berlaku.
Irjen Totok yang Tangani Kasus Febrie kini menjalankan tugas baru sebagai Kapolda Sulawesi Barat, sedangkan Irjen Arie Ardian Rishadi memimpin Kortas Tipikor Polri. Seluruh penempatan itu berlandaskan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026.
FAQ Mutasi Irjen Totok dan Pimpinan Kortas Tipikor
Siapa pengganti Irjen Totok Suharyanto di Kortas Tipikor?
Irjen Arie Ardian Rishadi ditunjuk sebagai Kakortas Tipikor Polri menggantikan Irjen Totok Suharyanto.
Irjen Totok Suharyanto dimutasi ke jabatan apa?
Irjen Totok Suharyanto dimutasi menjadi Kapolda Sulawesi Barat, menggantikan Irjen Adi Deriyan Jayamarta.
Apa dasar rotasi jabatan tersebut?
Rotasi jabatan itu tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026.
Siapa Kapolda Metro Jaya setelah rotasi?
Irjen Dadang Hartanto ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya, menggantikan Komjen Asep Edi Suheri.