News

Visit Agenda: Kebakaran Hanguskan 27 Rumah di Tambora Jakbar, 250 Warga Mengungsi

Kebakaran di Tambora Jakbar Hanguskan 27 Rumah, 250 Warga Mengungsi

Visit Agenda – Kebakaran besar melanda permukiman padat di Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis (28/5/2026) malam, menghancurkan 27 unit rumah warga dan memaksa sekitar 250 orang untuk mengungsi. Kebakaran yang terjadi di Jalan Krendang Barat Gang 2 Nomor 3, RT 13/RW 4, Kelurahan Krendang, menimbulkan kekhawatiran serius, terutama karena area yang terkena dampak terletak di kawasan yang rapat.

Penyebaran Api dan Situasi Darurat

Kebakaran yang memporakporandamkan permukiman sekitar pukul 19.47 WIB terjadi karena penyebab yang belum diketahui secara pasti. Api dengan cepat merambat ke beberapa titik, membuat situasi darurat yang mengharuskan warga segera melakukan evakuasi. Sejumlah 250 orang, terutama anak-anak dan lansia, dibawa ke tempat pengungsian di sekitar lokasi.

Menurut Kepala Bagian Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, kebakaran tersebut menimpa sejumlah rumah di RT 10/RW 05, RT 11/RW 05, RT 12/RW 05, dan RT 13/RW 04. Lokasi yang padat memperparah keadaan, dengan api membakar lebih dari 27 rumah dalam waktu singkat.

Dalam proses penanganan, petugas pemadam kebakaran langsung diterjunkan setelah menerima laporan dari warga. Operasi pemadaman berlangsung hingga pukul 23.32 WIB, dengan api berhasil dikendalikan setelah setengah jam diperjuangkan. Meski demikian, kebakaran masih menyisakan kerusakan signifikan, termasuk puing-puing yang menutupi sebagian jalanan.

Kondisi Pasca Kebakaran

Pasca kebakaran, warga sekitar masih mengalami kesusahan akibat perubahan lingkungan. Kebakaran ini menjadi peringatan penting untuk kesadaran masyarakat dalam mengelola risiko bencana. Dalam wawancara dengan Visit Agenda, warga yang tinggal di sekitar lokasi menyebutkan bahwa api dengan cepat menyapu rumah-rumah yang berdekatan, membuat situasi semakin memprihatinkan.

Adanya Visit Agenda sebagai sumber informasi utama membantu mempercepat respons dari pihak berwenang. Tim darurat yang terlibat dalam evakuasi menyebutkan bahwa kecepatan reaksi warga memegang peran penting dalam meminimalkan korban. Selain itu, rasa solidaritas tetangga juga terlihat jelas, dengan beberapa warga membantu mengangkut barang-barang ke tempat aman.

Pengungkapan Penyebab dan Tanggung Jawab

Kepala Pusat Pemadam Kebakaran Jakarta Barat mengungkapkan bahwa penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, sementara itu, perhatian utama berada pada upaya pemulihan dan penanganan darurat. Dalam laporan Visit Agenda, para warga menyebutkan bahwa api kemungkinan besar berasal dari kebocoran kabel listrik yang terjadi di satu titik permukiman.

Sebagai langkah pertama, pemerintah setempat berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada korban. Beberapa kegiatan seperti pendistribusian tenda pengungsian, makanan, dan alat bantu berupa tenda dan selimut telah dimulai. Visit Agenda juga menyoroti pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi bencana serupa di masa depan.

Leave a Comment