Sutrimo Sempat Kirim Foto Ayam Goreng dan Rumah Febrie Adriansyah Sebelum Ditemukan Tewas
Sutrimo Sempat Kirim Foto Ayam Sebelum Tewas
Nusantaranews1.com – Beberapa jam sebelum jasadnya ditemukan di depan Klinik Mordent, Jakarta Selatan, pada Kamis 23 Juli 2026, Sutrimo masih aktif mengirim pesan kepada keluarga. Salah satu pesan terakhir itu berupa gambar dirinya hendak menyantap ayam goreng, nasi, dan lalapan. Fakta bahwa Sutrimo sempat kirim foto ayam goreng tersebut menjadi salah satu detail yang paling banyak dibahas oleh pihak keluarga dan penyidik, karena waktu pengirimannya berdekatan dengan momen penemuan jenazah.
Detail Komunikasi Terakhir dengan Keluarga
Pengacara keluarga, Aan Rohaeni, membeberkan kronologi pesan-pesan terakhir Sutrimo dalam acara Rakyat Bersuara di iNews pada Rabu 19 Agustus 2026. Menurut Aan, pada pukul 03.18 WIB Sutrimo mengirim gambar makanan paginya. Namun sebelum foto itu, ia terlebih dahulu menanyakan kabar keponakannya yang baru berusia tiga bulan.
“Dia nanyain, ‘Nan, wis tangi urung?’ sudah bangun belum? Jadi dia kan sayang banget sama ponakannya yang masih tiga bulan itu, dia selalu nanya kabarnya,” ujar Aan.
“Terus dia juga jam 3:18 dia ngirim foto, foto ayam goreng sama nasi sama lalapan, mau makan lah cerita. Jam 3.18, pagi,” tambahnya.
Keluarga menilai pesan-pesan itu menunjukkan Sutrimo masih dalam kondisi sadar dan berinteraksi normal. Tidak ada tanda kecemasan atau pesan perpisahan dalam percakapan tersebut.
Foto Rumah Eks Jampidsus dan Hipotesis Penyidik
Kurang dari satu jam setelah foto makanan, sekitar pukul 04.00 WIB, Sutrimo mengirim gambar lain: rumah mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Aan menegaskan bahwa foto ini berbeda dari kebiasaan Sutrimo sebelumnya karena menyertakan stem lokasi.
“Cuma memang foto yang jam 4 ini menjadi enggak wajar dibandingkan dengan foto-foto Sutrimo yang sebelumnya. Kalau yang sebelumnya itu tidak pernah ada stem lokasi,” kata Aan.
Penyidik dan keluarga kini mempertimbangkan kemungkinan bahwa gambar tersebut bukan diambil sendiri oleh Sutrimo, melainkan diteruskan pihak lain ke ponselnya. Aan menjelaskan bahwa hipotesis itu bertujuan menjelaskan seolah-olah Sutrimo baru kembali dari kediaman eks Jampidsus setelah makan.
“Kemarin juga kita ngobrol sama penyidik, bisa jadi foto ini sebenarnya dikirim orang lain ke HP-nya Pak Sutrimo, lalu dikirim kepada adiknya, dalam rangka apa? Seolah-olah habis makan, Sutrimo balik lagi ke situ,” ujarnya.
Sebelumnya, pada 21 Juli 2026, Sutrimo juga mengirim pesan yang menyebut ia menerima parfum mahal dari seseorang yang ia sebut ajudan Febrie. Setelah itu, Sutrimo dilaporkan makan bersama orang tersebut di sebuah rumah makan dekat kediaman eks Jampidsus. Aan menduga yang dimaksud adalah Febrie sendiri, meski menegaskan hal itu masih sebatas dugaan.
“Kalau mau tahu yang dimaksud ajudan itu apakah Pak Febrie atau bukan, sebenarnya cukup cek CCTV di rumah makan Soto Kudus Blok M yang di sekitar kompleknya Pak FA. Itu cuma 50 meter dari rumahnya Pak FA,” katanya.
Konfirmasi Waktu Penemuan Jenazah
Pihak keluarga menerima kabar bahwa Sutrimo telah meninggal sekitar pukul 08.00 WIB pada 23 Juli 2026. Aan membenarkan bahwa seluruh pesan terakhir, termasuk foto makanan dan foto rumah, dikirim hanya beberapa jam sebelum jenazah ditemukan.
“Iya (pesan dikirim beberapa jam sebelum meninggal dunia),” ucapnya singkat.
FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Sutrimo sempat kirim foto ayam goreng benar-benar dikirim oleh dirinya sendiri? Belum dapat dipastikan. Penyidik masih menelusuri kemungkinan bahwa foto tersebut diteruskan pihak lain ke ponsel Sutrimo sebelum ia mengirimkannya kepada adiknya.
Kapan dan di mana jenazah Sutrimo ditemukan? Jenazah ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB pada Kamis 23 Juli 2026 di depan Klinik Mordent, Jakarta Selatan.
Siapa Febrie Adriansyah dalam konteks kasus ini? Febrie Adriansyah adalah mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Rumah mantan pejabat tersebut menjadi salah satu lokasi yang muncul dalam pesan terakhir Sutrimo.