MUI Ajak Umat Bahu-membahu Bantu Korban Gempa NTT: Musibah Ini Duka Kita Bersama
Daftar Isi
Gempa 7,7 Guncang NTT: MUI Serukan Solidaritas Nasional untuk Korban
Dampak Bencana dan Data Korban
Nusantaranews1.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan meninggalkan kerusakan luas pada permukiman, fasilitas publik, serta infrastruktur. Ribuan warga terpaksa meninggalkan rumah mereka demi mencari tempat yang lebih aman, sementara sebagian lainnya mengalami luka-luka.
Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Selasa (18/8/2026), total korban jiwa mencapai 70 orang. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 1.182 orang mengalami luka. Sementara itu, sebanyak 40.040 warga tercatat mengungsi ke berbagai titik di kabupaten-kabupaten terdampak.
Tim SAR gabungan yang bekerja bersama TNI, Polri, dan relawan masih aktif melakukan evakuasi serta mendistribusikan bantuan logistik darurat di kawasan yang terdampak.
Respons MUI: Duka dan Ajakan Kepedulian
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Marsudi Syuhud, menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi tersebut. Ia berharap almarhum dan almarhumah diterima amal ibadahnya serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan untuk bertahan.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Atas nama keluarga besar Majelis Ulama Indonesia, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah gempa bumi yang menimpa saudara-saudara kita di NTT. Semoga korban yang meninggal dunia diterima seluruh amal ibadahnya dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.”
Marsudi menegaskan bahwa tragedi semacam ini bukan hanya beban satu kelompok, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh bangsa.
“Musibah ini adalah duka kita bersama.”
Ia mengimbau umat Islam maupun masyarakat Indonesia secara luas untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan. Bentuk kepedulian dapat berupa doa maupun bantuan materiil guna meringankan penderitaan warga terdampak.
“Kepada jajaran pemerintah dan lembaga penanggulangan bencana, kami berharap penanganan darurat serta distribusi bantuan dapat berjalan cepat dan merata.”
Pernyataan tersebut disampaikan di Jakarta pada Selasa (18/8/2026), sebagaimana dikutip dari MUI Digital.
Sebaran Pengungsi per Kabupaten
Para pengungsi tersebar di sejumlah wilayah terdampak. Di Kabupaten Manggarai tercatat 6.487 orang mengungsi, sedangkan di Manggarai Timur terdapat 966 orang di posko BPBD ditambah sekitar 14.000 warga yang memilih mengungsi secara mandiri. Manggarai Barat mencatat 600 pengungsi, Nagekeo 6.221 orang, Sikka 5.681 orang, Ende 336 orang, dan Ngada 1.920 orang.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is MUI Ajak Umat Bahu membahu Bantu?
MUI Ajak Umat Bahu membahu Bantu is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does MUI Ajak Umat Bahu membahu Bantu matter?
MUI Ajak Umat Bahu membahu Bantu matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.