Latest Program: Harga Pangan Naik di Jakarta 18 Juli 2026
Nusantaranews1.com – Dalam laporan Latest Program terbaru yang dirilis oleh Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, harga beberapa bahan pokok di Jakarta mengalami perubahan signifikan pada hari Sabtu, 18 Juli 2026. Data yang diambil pukul 08.00 WIB menunjukkan bahwa sejumlah komoditas mengalami kenaikan, sementara yang lain menurun atau tetap stabil. Perubahan ini menjadi bahan pertimbangan bagi masyarakat dan pemerintah dalam mengantisipasi dampak inflasi terhadap daya beli masyarakat.
Tren Kenaikan Harga Pangan
Kenaikan harga terbesar terjadi pada cabai rawit hijau, yang mencapai 5,26% menjadi Rp53.000 per kilogram. Ini mengikuti peningkatan harga yang tercatat dalam beberapa minggu terakhir, terutama akibat permintaan yang tinggi di tengah musim panen yang tidak seragam. Selain itu, beras kualitas bawah I juga mengalami kenaikan 0,34% ke Rp14.750 per kg, sementara daging ayam naik 3,92% menjadi Rp38.450 per kg. Kenaikan ini mencerminkan tekanan dari pasar internasional serta kenaikan biaya produksi lokal.
“Kenaikan harga pangan terjadi akibat kombinasi faktor seperti permintaan yang meningkat dan pasokan yang terbatas,” kata ekonom dari BI dalam Latest Program kali ini.
Daging sapi kualitas I juga mengalami kenaikan kecil 0,03% menjadi Rp150.600 per kg, sementara minyak goreng kemasan bermerek II naik 0,21% ke Rp23.450 per liter. Telur ayam ras segar juga mengalami kenaikan 1,21% menjadi Rp29.300 per kg. Perubahan ini menunjukkan bahwa Latest Program terkini mencerminkan dinamika pasar yang tidak bisa diprediksi dengan mudah.
Tren Penurunan Harga Pangan
Di sisi lain, beberapa komoditas menunjukkan penurunan harga. Bawang merah turun 4,05% menjadi Rp43.800 per kg, sedangkan bawang putih mengalami penurunan 1,8% ke Rp43.750 per kg. Cabai merah besar dan cabai rawit merah juga mengalami penurunan masing-masing 2,57% dan 4,34%, ke Rp47.459 serta Rp57.250 per kg. Penurunan ini bisa dikaitkan dengan ketersediaan pasokan yang lebih memadai.
Daging sapi kualitas II mengalami penurunan 0,28% menjadi Rp141.550 per kg, sementara minyak goreng kemasan bermerek I juga turun tipis 0,21% ke Rp24.200 per liter. Perubahan harga ini memberikan ruang bagi konsumen untuk menyesuaikan belanja bulanan, meskipun tekanan inflasi masih terasa.
Komoditas Harga Stabil
Beberapa bahan pokok tetap berada di level sama dengan hari sebelumnya. Beras kualitas bawah II, medium I, medium II, serta super I dan II tidak mengalami perubahan harga. Gula pasir premium dan minyak goreng curah juga tetap stabil. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada fluktuasi di beberapa komoditas, pasaran tertentu masih menunjukkan ketahanan harga.
Peningkatan atau penurunan harga pangan tergantung pada dinamika pasokan, permintaan, dan faktor eksternal seperti kebijakan pemerintah atau cuaca. Latest Program pada 18 Juli 2026 memberikan gambaran yang jelas tentang kondisi pasar, dan penting bagi pemangku kepentingan untuk terus memantau perkembangan ini.
