Anak Susah Naik Berat Badan? Dokter Sarankan Tambahkan Lemak di MPASI
Key Issue yang sering dihadapi oleh orang tua dalam proses pertumbuhan anak adalah kesulitan menambahkan berat badan. Masalah ini bisa terjadi karena beberapa faktor, termasuk asupan nutrisi yang tidak seimbang. Dr. Ian Suryadi Suteja, SpA, dokter spesialis anak, menyoroti pentingnya lemak dalam menu MPASI (Makanan Pendamping ASI) untuk mendukung pertumbuhan optimal bayi. Lemak bukan hanya sumber energi, tetapi juga membantu perkembangan otak dan sistem imun.
Peran Lemak dalam Pertumbuhan Anak
Key Issue ini sering kali muncul di tengah usaha orang tua menjaga kesehatan anak. Namun, kekurangan lemak dalam makanan bisa menghambat penyerapan nutrisi lain. Dr. Ian menegaskan bahwa lemak jenuh, seperti yang ditemukan dalam minyak zaitun atau kacang, memberikan kalori yang lebih tinggi dibandingkan karbohidrat atau protein. Dalam 1 gram lemak, anak bisa mendapatkan 9 kalori, sementara karbohidrat hanya 4 kalori. Ini membuat lemak menjadi komponen kritis dalam menunjang pertumbuhan fisik dan kognitif.
Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang tua membatasi lemak karena khawatir berlebihan. Padahal, Key Issue dalam penambahan berat badan bisa berakar pada kekurangan lemak, terutama saat anak mulai diberi MPASI. Dr. Ian menjelaskan bahwa seorang anak berusia 20 bulan dengan berat badan di bawah standar bisa menjadi indikasi bahwa asupan lemak tidak cukup. Kebutuhan kalori anak sangat tinggi, dan lemak membantu memenuhi kebutuhan tersebut.
Kebutuhan Lemak untuk Anak dalam MPASI
MPASI biasanya dimulai pada usia 6 bulan, dan nutrisi dalam tahap ini harus bervariasi untuk menjamin kesehatan anak. Key Issue dalam penambahan berat badan sering dianggap sebagai masalah akhir, padahal akar masalahnya bisa dari kekurangan lemak. Menurut dr. Ian, lemak tak jenuh baik, seperti minyak goreng atau alpukat, sangat penting untuk membangun otot dan memperkuat tulang. Anak yang tidak diberi makanan berlemak cenderung kurang aktif dan lambat berkembang.
“Salah satu Key Issue yang sering terlewat dalam pemenuhan gizi anak adalah pengurangan lemak secara berlebihan. Justru, lemak adalah nutrisi yang harus diperhatikan agar anak bisa tumbuh sehat dan kuat,”
tutur dr. Ian dalam wawancara terpisah.
Cara Menambahkan Lemak pada MPASI
Untuk mengatasi Key Issue dalam menambah berat badan, orang tua perlu memperhatikan konsistensi pemberian lemak dalam MPASI. Beberapa ide yang bisa dicoba adalah menambahkan minyak sayur ke dalam bubur, mengolah buah-buahan dengan minyak, atau memberi makanan berlemak seperti ikan atau telur. Selain itu, memastikan MPASI memiliki kandungan lemak yang seimbang dengan karbohidrat dan protein bisa membantu anak mendapatkan nutrisi yang lengkap.
Menurut dr. Ian, porsi lemak dalam MPASI sebaiknya mencapai sekitar 30-40% dari total asupan kalori. Contohnya, untuk satu porsi makan, sebanyak 1 sendok makan minyak sayur dapat ditambahkan. Dengan Key Issue ini diperhatikan, anak tidak hanya naik berat badan, tetapi juga lebih siap menghadapi kebutuhan energi dalam aktivitas sehari-hari.
Sebagai tambahan, orang tua perlu menghindari kebiasaan membatasi lemak terlalu jauh. Banyak makanan yang memiliki kandungan lemak sehat, seperti kacang, alpukat, dan telur, bisa menjadi pilihan. Dengan menambahkan lemak secara tepat, Key Issue dalam pertumbuhan anak bisa diminimalkan. Hal ini penting untuk menghindari masalah nutrisi yang bisa memengaruhi kesehatan jangka panjang.