Regional

Mutasi di Polda Sulut! Kapolda, Wakapolda hingga Sejumlah Pejabat Utama Diganti

khrisna-gen-1788198303-07d612423a
Foto : Elizabeth Jones - nusantaranews1.com
Daftar Isi
  1. Rotasi Besar di Puncuk Kepemimpinan Polda Sulawesi Utara: Tiga Jabatan Kunci Berganti Sekaligus
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Rotasi Besar di Puncuk Kepemimpinan Polda Sulawesi Utara: Tiga Jabatan Kunci Berganti Sekaligus

Nusantaranews1.com – Manado — Langkah penyegaran struktural yang jarang terjadi dalam satu waktu mengguncang hierarki tertinggi Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Dalam rentang dua hari, tiga posisi paling menentukan di tubuh Polda Sulut — Kapolda, Wakapolda, dan sejumlah pejabat utama — mengalami pergantian serentak. Skala rotasi ini menempatkan institusi kepolisian provinsi tersebut dalam fase transisi kepemimpinan yang belum pernah terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Keputusan mutasi tersebut dituangkan dalam dua dokumen resmi: Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026 untuk perubahan di level pimpinan tertinggi, serta Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1878/VIII/KEP./2026 untuk rotasi di lingkup pejabat utama.

Kapolda Sulut Naik Pangkat, Posisi Digantikan Perwira Propam

Perubahan paling mencolok terjadi di kursi Kapolda. Irjen Pol Roycke Harry Langie, yang selama ini memimpin Polda Sulut, menerima promosi ke jabatan Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri). Dengan kenaikan tersebut, Langie kini menyandang pangkat jenderal bintang tiga dan akan mengemban tanggung jawab strategis di markas besar Polri, Jakarta.

Ia menggantikan Komjen Pol Mohammad Fadil Imran yang dimutasi ke posisi Pati Stamaops Polri dalam rangka memasuki masa pensiun. Pergantian di tingkat Astamaops ini sendiri merupakan bagian dari siklus regenerasi kepemimpinan di Mabes Polri.

Kursi Kapolda Sulut yang ditinggalkan Langie kini dipercayakan kepada Brigjen Pol Yudo Hermanto. Sebelum penugasan baru ini, Hermanto mengemban amanah sebagai Kepala Biro Pengamanan Internal (Karopaminal) Divisi Propam Polri — jabatan yang menuntut kedalaman pemahaman terhadap mekanisme pengawasan internal dan penegakan disiplin di lingkungan kepolisian nasional. Latar belakang Propam ini diharapkan membawa perspektif tata kelola yang berbeda ke dalam operasional Polda Sulut.

Wakapolda: Pergantian dari Dunia Akademik Kepolisian

Di tingkat wakil, Brigjen Pol Awi Setiyono yang selama ini mendampingi Kapolda Sulut menerima penugasan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I di Sespim Lemdiklat Polri. Perpindahan ke lingkungan pendidikan dan pelatihan kepolisian menandai transisi dari operasional ke ranah pengembangan sumber daya manusia institusi.

Gantinya, Brigjen Pol Susetio Cahyadi, yang sebelumnya menjabat Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri, ditarik kembali ke garis depan operasional. Cahyadi kini akan menjadi tangan kanan Kapolda baru dalam mengoordinasikan seluruh aspek keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sulawesi Utara.

Rotasi di Lingkup Pejabat Utama: Humas, Intelkam, dan Pengawasan

Di bawah level pimpinan, perubahan juga menyentuh fungsi-fungsi vital. Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan, yang selama ini menjabat Kepala Bidang Humas Polda Sulut, dimutasi ke posisi Kaprodi S1 HK Kepol Ditprog Sarjana STIK Lemdiklat Polri. Kursi Kabid Humas kini diisi Kombes Pol Steidy Raranta, sebelumnya Analis Kebijakan Madya Bidang Bindiklat Lemdiklat Polri.

Di bidang intelijen, Kombes Pol Sugeng Prayitno yang menjabat Direktur Intelkam Polda Sulut dimutasi sebagai Pamen Polda Sulut dalam rangka memasuki masa purna tugas. Penggantinya adalah Kombes Pol Malpa Malacoppo, yang sebelumnya bertugas sebagai Agen Intelijen Kepolisian Madya Tingkat III di Baintelkam Polri. Pergantian ini memastikan kontinuitas fungsi pengumpulan dan analisis informasi strategis di tingkat daerah.

Perubahan juga terjadi di lini pengawasan internal. Kombes Pol Arian Primadanu Colibrito, sebelumnya Auditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasda Polda Sulut, mendapat promosi tugas sebagai Auditor Kepolisian Madya Tingkat II Itwasum Polri — sebuah kenaikan jenjang yang membawa tanggung jawab pengawasan ke tingkat yang lebih luas.

Penjelasan Resmi: Pembinaan Karier dan Tour of Duty

Kombes Pol Alamsyah P Hasibuan, yang saat pernyataan tersebut masih menjabat Kabid Humas, menjelaskan bahwa seluruh pergantian jabatan merupakan mekanisme rutin dalam pembinaan organisasi dan karier personel Polri.

“Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari pembinaan karier, penyegaran, dan peningkatan kinerja organisasi di tubuh Polri secara berkala dan juga dalam rangka tour of duty dan tour of area,” ujarnya, Senin (31/8/2026).

Pernyataan itu menegaskan bahwa rotasi bukan sekadar pengisian kekosongan, melainkan instrumen strategis untuk mencegah stagnasi, memperluas pengalaman lintas wilayah dan lintas fungsi, serta menjaga daya adaptif institusi terhadap dinamika ancaman keamanan.

Implikasi bagi Sulawesi Utara

Bagi masyarakat Sulawesi Utara, pergantian serentak di puncak komando membawa konsekuensi operasional yang perlu diantisipasi. Masa transisi kepemimpinan — dari serah terima jabatan hingga adaptasi penuh pejabat baru — umumnya berlangsung beberapa minggu hingga satu bulan. Selama periode tersebut, koordinasi lintas fungsi, respons terhadap insiden keamanan, dan komunikasi publik tetap berjalan melalui mekanisme yang sudah tertata.

Keberadaan Kapolda baru dengan latar belakang Propam juga mengisyaratkan penekanan pada aspek integritas internal dan profesionalisme personel di tingkat daerah. Sementara itu, Wakapolda baru yang datang dari lingkungan pendidikan kepolisian membawa perspektif pengembangan kapasitas yang dapat memperkuat program-program peningkatan kompetensi di Polda Sulut.

Dalam konteks lebih luas, mutasi ini menjadi bagian dari siklus penyegaran organisasi Polri secara nasional. Dengan memperkuat struktur kepemimpinan di daerah, institusi kepolisian berupaya memastikan kesiapan menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan — mulai dari stabilitas keamanan di wilayah kepulauan, pengelolaan kerumunan, hingga respons terhadap dinamika sosial-ekonomi yang terus berubah di Sulawesi Utara.

Frequently Asked Questions

What is Mutasi di Polda Sulut Kapolda Wakapolda?

Mutasi di Polda Sulut Kapolda Wakapolda is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Mutasi di Polda Sulut Kapolda Wakapolda matter?

Mutasi di Polda Sulut Kapolda Wakapolda matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment