New Policy: Pemerintah Siapkan Bali Jadi Pusat Wellness Global
New Policy – Dalam upaya memperkuat sektor ekonomi kreatif, pemerintah mengumumkan **New Policy** yang bertujuan menjadikan Bali sebagai pusat utama industri wellness dan kecantikan di tingkat global. Kebijakan ini tidak hanya menekankan kekayaan alam Bali, tetapi juga memberikan peluang besar bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan inovasi produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar internasional. Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, mengatakan bahwa Bali memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi utama bagi gaya hidup sehat dan estetika, terutama dengan didukung oleh kebijakan strategis yang bertujuan meningkatkan daya saing sektor ini.
Potensi Sumber Daya Alam dan Keunikan Bali
Bali dikenal dengan keanekaragaman hayati yang luar biasa, termasuk tanaman obat, bahan alami, dan lingkungan alam yang menyehatkan. **New Policy** ini bertujuan memanfaatkan sumber daya alam tersebut sebagai bahan baku utama dalam industri wellness. Dengan ekosistem alam yang unik, Bali bisa menjadi katalisator utama dalam pengembangan layanan kebugaran, terapi tradisional, dan perawatan estetika yang berkualitas tinggi. Helvi Moraza menegaskan bahwa industri ini berpotensi menjadi tulang punggung perekonomian lokal, terutama karena permintaan pasar global terus meningkat.
“Bali adalah salah satu destinasi paling diminati di dunia karena kompetensinya dalam segi kesehatan dan kecantikan. **New Policy** ini akan memberikan ruang lebih luas bagi UMKM lokal untuk terus berkembang dan memenuhi standar internasional,” kata Helvi dalam siaran pers, Sabtu (6/6/2026).
Statistik Kebijakan dan Peluang Ekonomi
Menurut data Sistem Informasi Data Tunggal UMKM, jumlah usaha kecil dan menengah di Indonesia mencapai lebih dari 57 juta, dengan sekitar 92.689 usaha bergerak di bidang kesehatan dan kecantikan. Dalam konteks **New Policy**, pemerintah berharap industri ini bisa berkembang pesat, terutama melalui kolaborasi antar sektor. Menurut Kementerian Perekonomian, industri kosmetika nasional mencapai nilai Rp35,6 triliun pada 2025, dengan proyeksi peningkatan signifikan. Lebih lanjut, Inkwood Research mencatat nilai ekonomi pasar kecantikan dan perawatan tubuh Indonesia mencapai lebih dari Rp161 triliun dalam periode yang sama, menunjukkan adanya peluang ekonomi yang sangat menggiurkan.
Strategi Kemitraan dan Ekosistem Usaha
Dalam rangka mewujudkan **New Policy** ini, Kementerian UMKM bekerja sama dengan berbagai lembaga, termasuk Kementerian Pariwisata dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Program strategis seperti SAPA UMKM dan Holding UMKM dicanangkan sebagai alat untuk membangun ekosistem usaha yang solid. Helvi Moraza menjelaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya mengutamakan pengembangan produk, tetapi juga mendorong integrasi antar sektor untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar.
“**New Policy** ini akan memperkuat jejaring ekosistem nasional, sehingga produk dari UMKM Bali bisa bersaing secara global. Kami ingin menciptakan platform yang mendukung kolaborasi antara produsen, penyedia jasa, dan pelaku pemasaran,” ujar Helvi Moraza.
Peluncuran Asosiasi untuk Meningkatkan Daya Saing
Selama acara Bali Wellness and Beauty Expo 2026, Helvi Moraza mendeklarasikan pembentukan Indonesia Wellness and Beauty Entrepreneur Association. Asosiasi ini akan berperan sebagai wadah bagi pelaku usaha dalam industri wellness, memberikan akses ke pelatihan, sumber daya, dan pasar yang lebih luas. Dengan adanya organisasi ini, pemerintah berharap bisa mempercepat proses eksportasi produk Bali ke luar negeri serta menstandarkan kualitas layanan dan produk yang ditawarkan.
Peluang UMKM dalam Industri Wellness
Bali menjadi primadona dalam **New Policy** ini karena memiliki keunggulan dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pemerintah menargetkan 50% dari UMKM di Bali bergerak dalam industri wellness pada 2027. Dengan adanya dukungan kebijakan, pelaku usaha kecil bisa memanfaatkan bahan baku lokal untuk menghasilkan produk inovatif, seperti masker alami, produk herbal, dan layanan spa yang menyesuaikan tren internas