Sport

Bernardo Tavares Bongkar Strategi Baru Persebaya, Jadwal Padat Paksa Program Pramusim Berubah Total

Foto : Michael Jones - nusantaranews1.com

Persebaya Revisi Strategi Pramusim Terbaru Dengan Fokus pada Jadwal Padat

Nusantaranews1.com – Surabaya, Dalam persiapan menghadapi musim 2026-2027, Persebaya Surabaya kembali menyusun rencana pramusim yang lebih intensif dan terarah. Pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, mengungkapkan bahwa jadwal padat yang dihadapi tim membuat program latihan harus berubah total. “Ini adalah pra musim yang berbeda karena kita tidak punya waktu banyak untuk mengembangkan pemain secara keseluruhan,” kata Tavares, Selasa (14/7/2026), dalam wawancara dengan laman resmi I.League. Program terbaru Persebaya dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan tim sejak awal persiapan, tanpa mengorbankan keseimbangan antara aspek fisik, taktis, teknis, dan mental.

Agenda Pertandingan yang Menyibukkan Pramusim

Persebaya Surabaya diberi dua pertandingan utama dalam bulan Juli: laga 99th Anniversary Game melawan PSIS Semarang pada 19 Juli 2026, dan turnamen pramusim Piala Presiden yang berlangsung 25 Juli hingga 6 Agustus 2026. Jadwal ini memaksa Tavares untuk menyusun strategi yang lebih dinamis, karena pemain tidak bisa menghabiskan waktu untuk latihan fisik yang menyeluruh. “Kita harus siap sejak hari pertama, karena pertandingan pertama sudah mendekat. Ini membutuhkan adaptasi yang cepat,” jelas Tavares. Dengan dua agenda pertandingan berdekatan, pelatih memutuskan untuk mengintegrasikan elemen taktik dan mental dalam sesi latihan awal.

“Pertandingan di tanggal 19 dan 26 adalah titik kritis, jadi kami memprioritaskan keseimbangan dalam latihan agar pemain tetap dalam kondisi optimal. Jika mereka kelelahan, performa akan menurun sebelum musim resmi dimulai,” terang Tavares. Ia juga menekankan bahwa program pramusim terbaru dirancang untuk menghadirkan permainan yang lebih cerdas dan konsisten. “Ini bukan hanya latihan fisik, tapi juga tentang membangun identitas tim sejak awal,” tambahnya.

Adaptasi Strategi untuk Kondisi Taktis

Di bawah bimbingan Tavares, Persebaya Surabaya mencoba mempercepat pematangan taktik pemain. Latihan perdana di Lapangan C Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 11 Juli 2026, sudah mengandalkan skenario pertandingan nyata untuk mengasah kemampuan tim. “Kami ingin pemain segera merasakan tekanan pertandingan, agar mereka lebih siap secara mental dan teknik,” ujar Tavares. Pendekatan ini berbeda dari program pramusim sebelumnya, di mana latihan lebih fokus pada aspek fisik tanpa menggabungkan elemen taktis yang lebih kompleks.

Dalam sesi latihan, pelatih menggabungkan latihan kebugaran dengan simulasi pertandingan yang menantang. Misalnya, pemain diberi tantangan untuk bermain tanpa kiper, atau menghadapi formasi pertahanan yang menggiring bola. “Ini adalah cara kami untuk menumbuhkan kepercayaan diri pemain sebelum musim dimulai. Mereka harus bisa menghadapi berbagai situasi,” katanya. Program ini juga memasukkan latihan mental yang melibatkan analisis pertandingan sebelumnya dan persiapan menghadapi lawan-lawan berat.

“Kami tidak ingin pemain hanya memperkuat fisik, tetapi juga memahami bagaimana membangun permainan dari awal hingga akhir. Ini adalah bagian dari Latest Program yang kami jalani,” terang Tavares. Ia menjelaskan bahwa pertandingan pada 19 Juli 2026 menjadi batu loncatan untuk memastikan pemain memasuki kompetisi dalam kondisi terbaik. “Kami memanfaatkan setiap sesi latihan untuk mengoptimalkan kesiapan mereka, karena musim akan dimulai dengan intensitas tinggi,” pungkasnya.

Program pramusim terbaru Persebaya Surabaya juga dirancang untuk meningkatkan kerja sama tim. Tavares memperkenalkan latihan grup yang lebih ketat, termasuk sesi permainan kecil dan taktik kombinasi yang memperkuat komunikasi di lapangan. “Kami ingin semua pemain saling mengerti cara bermain, sehingga mereka bisa merangkul strategi yang kami bangun sejak awal,” katanya. Pendekatan ini menunjukkan komitmen Tavares untuk menciptakan tim yang lebih solid dan siap menghadapi tantangan musim 2026-2027.

Sebagai bagian dari Latest Program, Persebaya juga mengadakan evaluasi berkala untuk menyesuaikan metode latihan sesuai kebutuhan pemain. Tavares menyebut bahwa perubahan ini bukan hanya untuk meningkatkan performa, tetapi juga untuk memastikan pemain tetap dalam kondisi mental yang stabil. “Kami mengamati respons mereka setiap sesi, dan jika ada yang kurang baik, kami langsung menyesuaikan rencana,” tambahnya. Dengan rencana yang lebih fleksibel dan berfokus pada adaptasi, Tavares yakin Persebaya bisa menjadi salah satu tim yang kompetitif dalam Super League 2026-2027.

Leave a Comment