Hasil Super League: Semen Padang FC Dibantai Persebaya Surabaya dengan Skor 0-7
Hasil Super League – Dalam pertandingan pekan ke-33 Liga Super 2025-2026, Semen Padang FC mengalami kekalahan telak 0-7 dari Persebaya Surabaya di Stadion H. Agus Salim, PADANG. Pertandingan ini menjadi momen penting bagi Persebaya, yang berhasil meraih tiga poin penuh setelah menunjukkan dominasi tajam sepanjang laga. Hasil Super League ini memperkuat posisi tim asuhan pelatih di papan atas klasemen, sementara Semen Padang harus merangkak naik setelah kehilangan banyak poin dalam beberapa minggu terakhir.
Kemenangan Persebaya: Dominasi Penuh di Kedua Babak
Persebaya Surabaya memperlihatkan performa yang luar biasa sejak menit pertama. Di babak pertama, mereka menguasai bola secara signifikan, dengan kombinasi serangan cepat dan penguasaan area tengah yang mengancam pertahanan Semen Padang. Gol pertama tim Bajul Ijo tercipta di menit ke-16 melalui umpan silang Mihailo Perovic yang diakhiri Francisco Rivera dengan sundulan gemilang. Kemudian, di menit ke-28, Irfan Jaya mencetak gol kedua setelah menerima umpan terobosan dari rekan satu timnya.
Babak kedua tidak menurunkan intensitas Persebaya. Mereka terus menekan dengan taktik yang konsisten, sementara Semen Padang kesulitan mengembangkan permainan. Di menit ke-43, Romario Putra menjadi penentu gol ketiga setelah melewati satu penghalang dan menyelesaikan umpan silang dengan tendangan keras. Dua menit berselang, Bruno Fernandes memperbesar keunggulan dengan gol keempatnya setelah menyambar umpan terobosan dari sayap kiri.
Pelatih Persebaya Puji Kinerja Tim
Setelah pertandingan berakhir, pelatih Persebaya, Aji Santoso, memberikan apresiasi tinggi kepada pemainnya. “Kami menunjukkan mental yang kuat dan komitmen untuk menang. Setiap pemain bermain dengan peran yang jelas, dan ini bukan kebetulan,” ujarnya dalam jumpa pers setelah pertandingan. Sementara itu, pelatih Semen Padang, Raden Soesilo, mengakui bahwa Persebaya memang lebih siap. “Mereka tampil sangat baik, sedangkan kami tidak bisa mengeluarkan performa terbaik hari ini,” kata Soesilo.
Kemenangan ini menjadi pengingat bahwa Persebaya tetap sebagai tim kuat dalam Liga Super. Mereka menunjukkan kemampuan untuk meraih hasil maksimal bahkan di hadapan lawan yang seharusnya bisa memberikan perlawanan. Semen Padang, meski kalah, tetap menunjukkan keinginan untuk bangkit.
Dalam pertandingan ini, Persebaya menunjukkan kekuatan taktik yang terstruktur. Mereka memainkan permainan bertahan tinggi dengan penggunaan umpan pendek dan penguasaan bola di zona pertahanan, sebelum mengalihkan ke serangan cepat saat lawan bermain terbuka. Strategi ini berbuah empat gol dalam babak pertama dan tiga gol di babak kedua, menghasilkan skor dominan yang sulit dibendung. Sementara Semen Padang berusaha menembus pertahanan Bajul Ijo, mereka kerap terjebak di zona yang tidak efektif, terutama di tengah lapangan.
Keunggulan Persebaya juga terlihat dari permainan individu. Francisco Rivera dan Mihailo Perovic menjadi duo sayap yang paling berbahaya, dengan kemampuan teknik tinggi dan kecepatan yang mengancam. Pemain muda seperti Irfan Jaya dan Romario Putra juga tampil mengesankan, menunjukkan potensi besar di masa depan. Di sisi lain, Semen Padang tidak mampu mengeluarkan kecepatan atau kreativitas yang diharapkan, terutama di babak pertama.