Regional

Usulan KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional Masuk Tahap Verifikasi Lapangan

Foto : Patricia Rodriguez - nusantaranews1.com

Usulan KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional Masuk Tahap Verifikasi Lapangan

Nusantaranews1.com – Kota Semarang, Jawa Tengah – Proses pengusulan gelar Pahlawan Nasional bagi KH Sholeh Darat semakin memperjelas langkahnya setelah memasuki tahap verifikasi lapangan. Kementerian Sosial melalui Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) melakukan survei lapangan di Kota Semarang, Selasa (14/7/2026), untuk mengecek validitas sejarah dan kontribusi tokoh ulama tersebut. KH Sholeh Darat, yang meninggal pada 1820–1903, diusulkan sebagai pahlawan nasional dalam rangka mengenang perannya dalam membentuk kesadaran kebangsaan dan budaya Islam di Indonesia.

Langkah-Langkah Verifikasi Lapangan

Verifikasi lapangan merupakan bagian kritis dalam proses pemilihan pahlawan nasional, dengan tujuan memastikan bahwa usulan tersebut didukung oleh bukti-bukti sejarah yang kuat. Dalam pertemuan yang diadakan di Balai Kota Semarang, tim TP2GP ditemani oleh berbagai pihak, termasuk Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, sejarawan Prof Dr Yety Rochwulaningsih dari Universitas Diponegoro, perwakilan Dinas Sosial Jawa Tengah, serta keluarga KH Sholeh Darat yang terlibat langsung dalam pengusulan. Meeting Results kali ini berfokus pada pengecekan data sejarah yang berkaitan dengan kehidupan KH Sholeh Darat, termasuk kontribusi intelektual dan sosialnya di masa lalu.

Pada kesempatan tersebut, tim TP2GP menggali lebih dalam tentang peran KH Sholeh Darat dalam menerjemahkan kitab-kitab agama, terutama Al-Qur’an, ke dalam bahasa yang lebih populer. Dengan langkah ini, KH Sholeh Darat dianggap sebagai salah satu tokoh yang membawa perubahan dalam akses pendidikan agama bagi masyarakat umum. Verifikasi lapangan juga melibatkan pemeriksaan terhadap dokumentasi sejarah dan saksi mata yang relevan untuk memvalidasi usulan tersebut.

Menurut Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Aksesibilitas Sosial, Abdul Muis, hasil evaluasi awal menunjukkan bahwa usulan KH Sholeh Darat memenuhi kriteria formal, tetapi memerlukan penyesuaian lebih lanjut. “Kami perlu memperkuat data primer dan narasi tentang perannya dalam membangun kesadaran kebangsaan di masa penjajahan,” ujarnya. Dengan memasuki tahap ini, tim TP2GP diharapkan dapat memastikan bahwa setiap aspek kontribusi KH Sholeh Darat terdokumentasi secara akurat dan terbuka untuk evaluasi publik.

Proses Seleksi dan Harapan Masyarakat

Sebelum memasuki tahap verifikasi lapangan, usulan KH Sholeh Darat telah melalui proses penyaringan oleh Pemkot Semarang dan tim sejarah. Meeting Results yang dilaksanakan pada 14–16 Juli 2026 menjadi momentum untuk memastikan bahwa kisah hidup KH Sholeh Darat dikenal secara luas oleh masyarakat, terutama generasi muda. Ketua tim verifikasi, Prof Dr Yety Rochwulaningsih, menjelaskan bahwa proses ini tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga melibatkan dialog dengan tokoh masyarakat dan organisasi yang terkait dengan perjuangan KH Sholeh Darat.

Usulan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang peran KH Sholeh Darat dalam memperkuat identitas nasional dan budaya Islam. Selain itu, memasuki tahap verifikasi lapangan juga menunjukkan bahwa proses seleksi pahlawan nasional semakin transparan dan berbasis bukti. Meeting Results akan menjadi landasan untuk penyelesaian naskah akademik, yang akan dipresentasikan ke Komite Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional (KPGPN) sebagai langkah selanjutnya.

Tim TP2GP akan mengunjungi berbagai tempat sejarah yang relevan, seperti rumah keluarga KH Sholeh Darat, tempat beliau mengajar, dan lokasi peristiwa penting dalam perjuangannya. Meeting Results ini juga memberikan kesempatan bagi warga Semarang untuk berpartisipasi dalam memperkuat usulan tersebut. Dinas Sosial Jawa Tengah, yang diwakili oleh Adoniati Meyria Widaningtyas, menegaskan dukungan penuh terhadap upaya ini, karena KH Sholeh Darat dianggap sebagai simbol perjuangan intelektual dan keagamaan yang berdampak luas.

Leave a Comment