News

Serunya Berburu Buku di Kapal Doulos Hope, Kembali ke Jakarta setelah 38 Tahun

codex-705cf4d5355e401f8383d626031fa56c
Foto : Michael Jones - nusantaranews1.com
Daftar Isi
  1. Doulos Hope Hadirkan Pengalaman Berburu Buku di Tanjung Priok
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Doulos Hope Hadirkan Pengalaman Berburu Buku di Tanjung Priok

Nusantaranews1.com – Masyarakat Jakarta memiliki pilihan baru untuk menikmati buku dalam suasana yang tidak biasa. Kapal pameran buku internasional Doulos Hope saat ini berlabuh di Tanjung Priok Port, Jakarta Utara, dan membuka kunjungan bagi publik hingga 11 Oktober 2026.

Kehadirannya memberi warna tersendiri bagi warga yang ingin memilih bacaan sambil merasakan atmosfer kapal. Doulos Hope membawa koleksi lebih dari 2.000 judul buku, sekaligus menghadirkan ruang pertemuan lintas budaya melalui para relawan dari berbagai negara.

Agenda ini juga memiliki nilai historis bagi Jakarta. Kapal saudaranya, Doulos, pernah singgah dan bersandar di ibu kota pada 7–12 April 1988. Kini, setelah jeda 38 tahun, nama Doulos kembali hadir melalui Doulos Hope.

Jadwal Kunjungan dan Ketentuan Tiket

Doulos Hope menerima pengunjung setiap Selasa hingga Minggu, pukul 13.30 WIB sampai 21.00 WIB. Kapal tidak beroperasi untuk kunjungan pada hari Senin.

Tiket masuk dibanderol Rp15.000 per orang. Anak berusia di bawah 12 tahun serta pengunjung berumur lebih dari 65 tahun dapat masuk tanpa biaya. Meski demikian, anak-anak tetap perlu didampingi orang dewasa dan harus memiliki tiket masing-masing.

Pengunjung perlu memulai perjalanan dari Gelanggang Remaja Jakarta Utara atau GRJU. Di titik ini, proses check-in dan pembayaran tiket dilakukan sebelum pengunjung menggunakan shuttle bus menuju lokasi kapal di Tanjung Priok Port.

Pembelian tiket tersedia secara langsung maupun secara daring. Informasi pemesanan online dapat diperoleh melalui akun Facebook Doulos Hope Indonesia dan Instagram @douloshope_indonesia. Pembayaran dapat memakai uang tunai atau kartu kredit.

Bukan Sekadar Memilih Bacaan

Bagian dalam kapal menyediakan lebih dari sekadar rak-rak buku. Pengunjung dapat singgah di kafe, menikmati pertunjukan musik langsung, dan berinteraksi dengan komunitas internasional yang menjalankan kegiatan di atas kapal.

Lebih dari 100 relawan dari 35 negara terlibat dalam aktivitas Doulos Hope. Kehadiran mereka membuat kunjungan keluarga berpotensi menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk berbincang dengan orang dari beragam latar budaya sambil mengenal penggunaan bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari.

Tim promosi MV Doulos Hope menyampaikan semangat mereka untuk memperkenalkan pengalaman menjelajahi buku kepada masyarakat Indonesia.

“Jadi, inilah saatnya kami hadir di sini agar orang-orang bisa melihat. Ternyata seru sekali melihat buku, atau menjelajahi buku-buku yang mungkin belum pernah kita jelajahi sebelumnya. Kami ingin menghadirkan hal ini ke Indonesia. Inilah tujuan kami, dan kami sangat antusias untuk bisa datang ke sini,” ujar Madalena Reinaldo dari tim promosi MV Doulos Hope.

Bagi pembaca, keberadaan pameran terapung ini dapat menjadi alternatif aktivitas akhir pekan. Pengalaman memilih buku di dalam kapal memberi suasana berbeda dibanding berkunjung ke toko buku biasa, terutama bagi keluarga yang ingin mengajak anak mengenal bacaan baru.

Antusiasme Pengunjung

Minat masyarakat terhadap Doulos Hope terlihat sejak proses masuk ke area kunjungan. Lina, warga Tangerang, datang bersama anak dan keluarganya untuk mencari buku bertema superhero Marvel yang diminati sang anak. Ia bahkan menghabiskan waktu hingga tiga jam di GRJU sebelum pembelian tiket dibuka.

“Kita sampai di GRJU itu kan 3 jam tuh nunggu dibuka pembelian tiket,” kata Lina.

Kisah tersebut menggambarkan bahwa kunjungan ke kapal ini dapat memerlukan persiapan, khususnya bagi keluarga yang datang dari luar Jakarta Utara. Memeriksa informasi tiket dan memahami alur check-in sebelum berangkat dapat membantu pengunjung mengatur waktu perjalanan dengan lebih baik.

Pengunjung lain, Ika, melihat kegiatan ini sebagai ruang untuk memperluas pengetahuan sekaligus membangun minat baca. Ia juga menilai perjumpaan dengan relawan dari banyak negara dapat memberi pengalaman komunikasi yang bermanfaat bagi anak-anak.

“Iya, harapannya sih jelas ya, menambah literasi. Terus lebih lagi tuh karena di sini volunteer-nya dari seluruh dunia ya. Jadi berharap juga anak-anak bisa sambil conversation, gitu, sambil melatih bahasa Inggris mereka,” ucap Ika.

Ruang Literasi untuk Keluarga

Doulos Hope menawarkan perpaduan antara koleksi bacaan, kegiatan santai, dan pertemuan dengan komunitas internasional. Pengunjung dapat datang untuk mencari judul tertentu, tetapi juga berkesempatan menemukan buku yang sebelumnya belum dikenal.

Bagi orang tua, kunjungan ini dapat dijadikan momen untuk mengajak anak memilih bacaan sesuai minatnya, mulai dari cerita populer hingga buku yang membuka topik baru. Sementara itu, suasana kapal, kafe, dan musik langsung membuat pengalaman literasi terasa lebih dekat dengan kegiatan rekreasi keluarga.

Dengan waktu kunjungan yang tersedia hingga 11 Oktober 2026, warga yang tertarik dapat merencanakan kedatangan melalui GRJU sebagai titik keberangkatan. Doulos Hope menghadirkan kesempatan untuk menikmati buku, berbincang dengan relawan internasional, serta menjelajahi pameran terapung yang kembali menyapa Jakarta setelah puluhan tahun.

Frequently Asked Questions

What is Serunya Berburu Buku di Kapal Doulos?

Serunya Berburu Buku di Kapal Doulos is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Serunya Berburu Buku di Kapal Doulos matter?

Serunya Berburu Buku di Kapal Doulos matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment