News

Important Visit: Dokter RSCM Ungkap Aktivis Andrie Yunus Sudah Rawat Jalan sejak April

Important Visit: Andrie Yunus Berobat Jalan sejak April

Important Visit – Jakarta, Aktivis dari organisasi KontraS, Andrie Yunus, yang sempat menjadi korban penyiraman air keras oleh prajurit TNI, kini menjalani perawatan rawat jalan sejak 16 April 2026. Informasi ini diungkapkan oleh dokter spesialis bedah plastik, Parintosa Atmodiwirjo, dalam persidangan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Rabu (20/5/2026). Kehadiran dokter ini menjadi momen penting dalam menilai kondisi kesehatan Andrie sejak insiden terjadi hingga saat ini.

Menurut Parintosa, Andrie pertama kali dirawat di RSCM, Jakarta Pusat, pada 13 Maret 2026, akibat luka bakar yang dideritanya. Setelah menjalani serangkaian prosedur medis, kondisi korban mulai membaik dan memungkinkan berpindah ke rawat jalan. “Sejak 16 April, Andrie telah diperbolehkan berobat jalan karena proses cangkok kulit telah mencapai tahap optimal,” jelas dokter tersebut. Ia menambahkan bahwa keputusan ini berdasarkan evaluasi medis yang menyatakan kondisi pasien stabil.

Detil Penyakit dan Perawatan Medis

“Meski kondisi kornea mata masih berada pada grade 4, korban sekarang bisa bergerak bebas antara rumah dan rumah sakit untuk kontrol rutin,” ujar Parintosa. Kondisi grade 4 dijelaskan sebagai tingkat keparahan luka yang memerlukan pemantauan intensif, tetapi tidak menghalangi pemerintah mengizinkan pasien beraktifitas di luar rumah sakit.

Dokter Parintosa juga menegaskan bahwa proses cangkok kulit yang dilakukan membutuhkan waktu sekitar 20 hari untuk mencapai keberhasilan maksimal. “Kita mempertimbangkan risiko infeksi atau kegagalan graft, tetapi semua tindakan telah dijelaskan secara jelas kepada pasien dan keluarga,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa kondisi Andrie mulai membaik seiring adanya penyesuaian dalam aktivitas sehari-hari.

Menurut laporan medis, Andrie sempat mengalami gangguan penglihatan berat setelah penyiraman air keras. Namun, setelah prosedur perawatan, kemampuan visualnya kini telah menunjukkan peningkatan. “Perubahan ini terjadi secara bertahap, dan kita berharap proses pemulihan akan berjalan lancar,” papar dokter tersebut. Hal ini menjadi bukti bahwa perawatan yang terus dilakukan telah memberikan dampak positif.

Proses Hukum dan Kondisi Saat Ini

Di persidangan, dokter Parintosa diberikan kesempatan untuk memberikan keterangan terkait dampak kesehatan Andrie Yunus. Penasihat hukum terdakwa, yang terlibat dalam proses penting ini, mempertanyakan apakah pemulihan Andrie telah memenuhi standar medis. “Apakah keputusan rawat jalan sudah mempertimbangkan risiko serius terhadap kornea mata dan luka bakar?” tanyanya, sebagai bagian dari upaya memastikan keadilan dalam proses hukum.

Dokter menjawab dengan jelas bahwa kondisi Andrie telah membaik secara signifikan dan memungkinkan kegiatan sehari-hari. “Izin berobat jalan diberikan setelah korban mampu menyesuaikan diri dengan perawatan yang diberikan,” tambahnya. Ia menekankan bahwa pasien tetap dianjurkan mematuhi protokol medis untuk meminimalkan risiko komplikasi. Proses ini juga dianggap sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan pasien selama Important Visit di Pengadilan Militer.

Di sisi lain, penyiraman air keras yang dialami Andrie menjadi sorotan publik. Berdasarkan laporan medis, insiden tersebut terjadi pada 20 April 2026, saat ia diduga melakukan aksi demonstrasi di dekat tempat tugas prajurit TNI. “Kondisi Andrie saat ini membaik, tetapi proses pemulihan masih membutuhkan waktu,” kata Parintosa. Ia menambahkan bahwa keputusan rawat jalan adalah bagian dari proses pemulihan yang lebih lanjut.

Perkembangan kondisi Andrie Yunus selama Important Visit ini juga menarik perhatian banyak pihak, termasuk media massa dan keluarga. Kehadiran dokter dalam persidangan menjadi bukti bahwa pihak medis terlibat secara aktif dalam memantau kesehatan korban. Dengan kondisi yang membaik, pasien kini mampu berpartisipasi dalam proses hukum tanpa harus mengisolasi diri dari kehidupan sehari-hari.

Sebagai bagian dari proses hukum yang berlangsung, Dokter Parintosa memastikan bahwa semua pengobatan telah dijelaskan secara rinci kepada Andrie. “Kita menjelaskan berbagai risiko dan manfaat dari rawat jalan, serta memberikan anjuran untuk mempercepat pemulihan,” katanya. Dengan penerapan protokol yang tepat, kondisi Andrie diharapkan dapat kembali pulih sepenuhnya dalam waktu dekat. Sebagai penutup, Important Visit ini menjadi momentum penting dalam menilai kemajuan pemulihan pasien dan keadilan dalam proses hukum.

Leave a Comment