Lifestyle

Soal Video Call Ruben Onsu, Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Ada Rekayasa

codex-52627f3a94714d7d9390d8e9eddad4c2
Foto : Michael Jones - nusantaranews1.com
Daftar Isi
  1. Kuasa Hukum Sarwendah Tegaskan Video Call Ruben Onsu Tidak Direkayasa
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Kuasa Hukum Sarwendah Tegaskan Video Call Ruben Onsu Tidak Direkayasa

Nusantaranews1.com – Kuasa hukum Sarwendah, Pablo Benoa, menepis tudingan bahwa rekaman video call yang melibatkan Ruben Onsu telah dimanipulasi sebelum diunggah ke media sosial. Ia menyatakan perubahan pada video itu hanya dilakukan untuk menyamarkan wajah seorang pria berinisial Y yang terlihat sebagai lawan bicara Ruben.

Pernyataan tersebut disampaikan Pablo di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin, 12 Oktober 2026. Ia menjelaskan bahwa penyamaran wajah itu bukan upaya mengubah isi percakapan, melainkan langkah untuk menjaga identitas Y atas permintaan yang bersangkutan.

“Kalau katanya itu adalah editan, itu hanyalah blur. Editannya adalah memblur wajah seseorang di bawah yang sedang berkomunikasi, dan itu atas permintaan saudara Y,” ujar Pablo Benoa.

Dalam penjelasannya, Pablo menyebut Sarwendah menerima rekaman tersebut langsung dari Y. Pria berinisial Y itu disebut telah memberikan persetujuan tertulis agar rekaman percakapan dapat disebarluaskan kepada publik. Persetujuan tersebut menjadi bagian penting dalam bantahan pihak Sarwendah terhadap isu akses ilegal yang turut mencuat.

Pablo juga membuka kemungkinan rekaman disampaikan dalam bentuk lebih lengkap tanpa penyamaran wajah. Namun, keputusan tersebut tetap berada pada Y sebagai pihak yang memiliki rekaman dan meminta identitasnya ditutupi dalam unggahan awal.

“Tapi kalau dari pihak RO menginginkan itu dipublikasi secara umum, silakan disampaikan saja. Mungkin nanti saudara Y bisa saja berubah pikiran untuk tidak memblur wajahnya dan memberikan rekaman secara lengkap,” katanya.

Izin Tertulis Disebut Sudah Dikantongi

Pihak Sarwendah menekankan bahwa unggahan video call itu tidak dilakukan tanpa dasar. Pablo menyatakan kliennya telah mengantongi izin yang sah dari Y. Ia menyebut Y menandatangani surat pernyataan yang menerangkan kesediaannya sekaligus mengakui rekaman tersebut sebagai dokumen atau informasi elektronik miliknya sendiri.

“Yang pasti klien kami sudah mendapatkan izin secara sah dari seseorang yang bernama inisial Y. Dia sudah memberikan surat pernyataan bahwa dia bersedia dan mengakui bahwa itu adalah dokumen atau informasi elektronik milik dia sendiri,” ucap Pablo.

Penjelasan mengenai izin itu menempatkan perdebatan pada beberapa hal yang berbeda. Pertama, ada persoalan asal rekaman dan pihak yang menguasainya. Kedua, ada penyuntingan visual berupa pengaburan wajah. Ketiga, ada isi percakapan yang kemudian menjadi perhatian setelah video tersebut beredar. Pablo menegaskan, pengaburan wajah tidak sama dengan rekayasa substansi video.

Ia menilai publik perlu membedakan tindakan perlindungan identitas dengan pengubahan materi percakapan. Dalam kasus ini, yang disebut diedit hanyalah tampilan wajah Y, sementara pihak Sarwendah menyatakan isi rekaman tidak direkayasa.

Respons atas Laporan Ruben Onsu

Keterangan Pablo disampaikan di tengah laporan polisi yang diajukan Ruben Onsu terkait dugaan akses ilegal dan pencemaran nama baik. Dalam merespons laporan tersebut, Pablo mempertanyakan dasar penerapan dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE terhadap Sarwendah.

Ia juga menyoroti unsur pencemaran nama baik yang dipersoalkan. Bagi Pablo, pihak pelapor perlu menunjukkan bagian percakapan yang dinilai telah merugikan martabat atau reputasi Ruben. Ia mengajak masyarakat untuk mencermati isi video secara lebih teliti, bukan hanya mengikuti potongan narasi yang beredar.

“Kalau kita bicara pencemaran nama baik, tentunya ada sesuatu hal yang membuat martabat dia jatuh di dalam video tersebut. Pertanyaannya, bagian manakah yang terlihat bahwa saudara RO mengalami cedera terhadap nama baiknya? Kalau memang dia merasa, ayo masyarakat bantu untuk memberitahu bagian mana yang katanya nama baiknya tercela,” ujarnya.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa perbedaan pandangan dalam perkara ini tidak hanya berkaitan dengan keberadaan video call, tetapi juga dengan penilaian terhadap cara rekaman diperoleh, izin untuk mempublikasikannya, serta dampak isi percakapan terhadap nama baik pihak yang terlibat.

Di ruang publik, video yang melibatkan figur dikenal sering memicu penilaian cepat. Potongan gambar, penyamaran identitas, dan unggahan di media sosial dapat menghasilkan berbagai tafsir sebelum informasi lengkap tersedia. Karena itu, Pablo meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan dari narasi yang berkembang.

Publik Diminta Menilai Persoalan Secara Utuh

Pablo berharap perhatian terhadap video call Ruben Onsu dan unggahan Sarwendah tidak berhenti pada tudingan adanya editan. Ia menegaskan bahwa penyuntingan yang dilakukan, sebagaimana penjelasannya, terbatas pada blur wajah Y atas permintaan pemilik rekaman tersebut.

Jika nantinya ada permintaan untuk membuka rekaman dengan tampilan yang lebih lengkap, Y disebut dapat menentukan sendiri apakah bersedia mencabut penyamaran identitasnya. Sampai saat itu, posisi pihak Sarwendah tetap bahwa unggahan video telah dilakukan dengan izin tertulis dari pemilik dokumen elektronik tersebut.

Perkara ini masih menyisakan sejumlah perdebatan yang perlu dipahami secara proporsional: tudingan akses ilegal, dugaan pencemaran nama baik, serta klaim mengenai keaslian materi video. Penjelasan Pablo menjadi bantahan dari pihak Sarwendah bahwa tidak ada rekayasa isi rekaman, sementara pengaburan wajah disebut semata-mata sebagai bentuk penghormatan atas permintaan Y.

Frequently Asked Questions

What is Soal Video Call Ruben Onsu Kuasa?

Soal Video Call Ruben Onsu Kuasa is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Soal Video Call Ruben Onsu Kuasa matter?

Soal Video Call Ruben Onsu Kuasa matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment