Lifestyle

Doa Awal Bulan Safar Lengkap Teks Arab – Latin dan Artinya untuk Tolak Bala

Foto : William Garcia - nusantaranews1.com

Doa Awal Bulan Safar: Teks Arab, Latin, dan Artinya untuk Menjauhkan Diri dari Malapetaka

Nusantaranews1.com – Bulan Safar, yang menjadi bulan kedua dalam kalender hijriyah, memiliki makna unik berdasarkan sejarah. Nama Safar berasal dari kata “safaral makanu” yang merujuk pada masa ketika penduduk kota-kota terdahulu meninggalkan rumah mereka untuk berperang atau melakukan perjalanan. Pada masa Arab Jahiliyah, bulan ini sering disebut sebagai bulan sial, tetapi dalam Islam, setiap bulan memiliki keistimewaan dan hikmah yang tersembunyi.

Tanggal Awal Bulan Safar 2026 Menurut Kalender Islam

Menurut kalender hijriyah yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama, Safar 2026 diperkirakan tiba pada hari Kamis, 16 Juli 2026. Sementara itu, Lajnah Falakiyah PBNU juga memprediksi tanggal yang sama, sedangkan Muhammadiyah menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) dan menetapkan 15 Juli 2026 sebagai awal bulan Safar. Perbedaan ini menjadi topik diskusi dalam kalender Islam modern.

Makna Bulan Safar dalam Sejarah Islam

Bulan Safar memiliki peran penting dalam sejarah Islam, termasuk sebagai bulan ketika Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah. Meski dianggap sebagai bulan bersejarah, dalam tradisi masyarakat Jawa, Safar sering dikaitkan dengan mitos tentang kesialan dan kejadian bencana. Namun, dalam perspektif Islam, ini tidak berarti bulan tersebut “hina” atau “terkutuk”, karena semua ciptaan Allah memiliki makna dan keistimewaan.

MUI menekankan bahwa setiap bulan adalah kesempatan emas untuk beramal saleh. Umat Muslim disarankan memperbanyak ibadah sunnah dan memperkuat ketaatan kepada Allah SWT, terlepas dari mitos yang berkembang di kalangan tertentu.

Bacaan Doa Awal Bulan Safar untuk Tolak Bala

Doa ini merupakan amalan yang dianjurkan untuk melindungi diri dari berbagai keburukan. Teks doa diambil dari Kitab Kanzun Najah Wa Surur karya Abdul Hamid bin Muhammad Ali bin Abdul Qodir. Berikut bacaan lengkapnya:

Teks Arab: بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ، وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّ هَذَا الزَّمَانِ وَأَهْلِهِ، وَأَسْأَلُكَ بِجَلَالِكَ وَجَلَالِ وَجْهِكَ وَكَمَالِ جَلَالِ قُدْسِكَ أَنْ تُجِيْرَنِي وَوَالِدَيَّ وَأَوْلَادِي وَأَهْلِي وَأَحْبَابِي وَمَا تُحِيْطُهُ شَفَقَةُ قَلْبِي مِنْ شَرِّ هَذِهِ السَّنَةِ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ فِيْهَا، وَاخْتِم لِي فِي هَذَا الشَّهْرِ وَالدَّهْرِ بِالسَّلَامَةِ وَالْعَافِيَةِ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَأَوْلَادِي وَلِأَهْلِي وَمَا تَحُوْطُهُ شَفَقَةُ قَلْبِي وَجِمْيعِ الْمُسْلِمِيْن.

Teks Latin: Bismillahirrahmanirrakhiim. Washallallahu ta’aala ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihii washahbihii ajma’iin. A’uudzubillahi mingsyarri haadzaaz zamaani wa ahlihi, wa asaluka bijalaalika wajalaali wajhika wakamaali jalaali qudsika angtujiiranii wawalidayya wa ahlii wa ahbaabii wamaa tuhiituhuu syafaqahu qalbii mingsyarri haadzhis sanati. waqinii syarri maa qadhaitu fiiha washrif ‘anni syarri syahri shafari, yaa kariiman nadhri wakhtimlii fii haadzasy syahri waddahri bissalaamati wal ‘aafiyati lii waliwalidayya waulaadi wali ahlii wamaa tahuuthuhu syafaqohu qalbii wajami’il muslimiin. washallallahu ta’aala ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihii washahbihii wasallam.

Artinya: “Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Allah selalu memberi rahmat kepada Tuhan kami, Nabi Muhammad SAW, serta keluarga dan sahabat-Nya. Aku berlindung dari keburukan zaman ini dan orang-orang yang berada di dalamnya, serta aku memohon dengan wasilah keagungan-Mu, keagungan wajah-Mu, dan keagungan kesucian-Mu, agar Engkau melindungiku, kedua orang tuaku, keluargaku, orang-orang yang aku cintai, dan apa pun yang diliputi kasih sayangku dari keburukan tahun ini, serta menjauhkan aku dari keburukan yang telah Engkau tetapkan. Palingkanlah dariku keburukan di bulan Safar, wahai Dzat yang memiliki pandangan mulia. Akhiri aku dalam bulan ini dan masa ini dengan keselamatan dan kesejahteraan untuk diriku, orang tuaku, anak-anakku, keluargaku, serta apa pun yang diliputi kasih sayangku secara keseluruhan. Semoga Allah selalu memberi rahmat dan keberkahan kepada Tuhan kami, Nabi Muhammad SAW, serta sahabat-Nya.”

Nilai Ibadah dalam Bulan Safar

Doa ini bukan hanya pengingat akan keberkahan hidup, tetapi juga bentuk ikhtiar batin yang mendorong umat Muslim untuk tetap waspada. Membaca doa awal bulan Safar dianggap sebagai cara untuk menjauhkan diri dari malapetaka, sekaligus memperkuat hubungan dengan Sang Pencipta. Dengan merenungkan makna bulan Safar, umat Islam bisa memperoleh pemahaman bahwa setiap bulan memiliki kesempatan unik untuk beramal saleh.

Leave a Comment