Lifestyle

Catat! Dokter Tegaskan DBD Tak Selalu Disertai Bintik Merah

Catat! Dokter Tegaskan DBD Tak Selalu Disertai Bintik Merah

Catat Dokter Tegaskan DBD Tak Selalu – Musim hujan sering kali menjadi waktu paling rentan untuk munculnya penyakit demam berdarah dengue (DBD). Namun, sebagian besar masyarakat masih meyakini bahwa bintik merah adalah tanda utama dari penyakit ini. Padahal, menurut dr. Yudha Friatna, Sp.PD dari Primaya Evasari Hospital, bukan hal yang mutlak. Pasien DBD bisa mengalami demam tinggi tanpa gejala kulit yang jelas.

Dalam wawancara podcast Hola Dok, dr. Yudha menjelaskan bahwa gejala paling khas DBD justru adalah demam yang tiba-tiba muncul. “Saya kerap menangani pasien yang tidak memiliki bintik merah sama sekali. Jadi, jangan menunggu muncul ruam sebelum curiga DBD,” katanya. Ia menekankan bahwa kehadiran bintik merah bukanlah syarat wajib untuk diagnosis penyakit ini.

Gejala Utama DBD Tidak Selalu Berupa Bintik Merah

Demam tinggi mendadak menjadi indikator utama, terutama pada tahap awal penyakit. “Pagi masih aktivitas normal, tapi siang atau malam bisa langsung demam tinggi,” tambahnya. Akan tetapi, beberapa kasus tetap menunjukkan gejala berupa bintik merah atau petekie, meski hal ini tidak terjadi pada semua pasien.

“Petekie tidak menonjol di permukaan kulit dan tetap ada meski ditekan. Sementara biduran biasanya memudar saat ditekan,” ujar dr. Yudha. Ia menyarankan masyarakat untuk waspada terhadap demam mendadak, terutama saat musim hujan dan genangan air banyak terjadi.

Dokter tersebut mengingatkan bahwa deteksi dini sangat krusial untuk mencegah penyakit memasuki fase kritis. “Jangan anggap demam tiba-tiba sebagai hal biasa. Lebih baik segera konsultasi ke dokter agar bisa diketahui penyebabnya,” imbuhnya. Kepastian diagnosis dini dapat meminimalkan risiko komplikasi seperti perdarahan atau syok.

Leave a Comment