Pegadaian CPS Pondok Aren dan Sahabat Berbagi Tangsel Kolaborasi Dalam Key Strategy Santunan Yatim dan Dhuafa
Nusantaranews1.com – Sebagai bagian dari Key Strategy perusahaan, PT Pegadaian (Persero) Cabang Pelayanan Syariah (CPS) Pondok Aren bekerja sama dengan komunitas sosial Sahabat Berbagi Tangsel mengadakan kegiatan pemberdayaan sosial pada 23 Mei 2026. Acara yang berlangsung di kawasan Tangerang Selatan ini menargetkan distribusi paket sembako ramah lingkungan serta bantuan tunai kepada 500 anak yatim, piatu, dan keluarga dhuafa. Kegiatan ini sekaligus memperingati Milad ke-6 organisasi sosial Sahabat Berbagi Tangsel, dengan tema utama “Merajut Ukhuwah, Tebarkan Kebaikan, Raih Keberkahan.” Tindakan kolaborasi ini menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk menjaga harmoni dengan masyarakat sekitar.
Upaya Inklusif dalam Key Strategy Pemberdayaan Sosial
Kerja sama antara Pegadaian CPS Pondok Aren dan Sahabat Berbagi Tangsel dilakukan secara inklusif, dengan melibatkan masyarakat lokal dalam setiap tahap program. Menurut Cepi Kurnia Nugraha, pemimpin cabang PT Pegadaian, inisiatif ini mencerminkan Key Strategy perusahaan dalam menciptakan ruang berbagi yang berkelanjutan. “Kolaborasi ini memberikan kesempatan untuk membangun ikatan kekeluargaan yang lebih kuat di tengah masyarakat,” tuturnya. Program santunan ini tidak hanya memberikan bantuan langsung, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial yang menjadi bagian dari Key Strategy Pegadaian dalam mewujudkan keberlanjutan.
Menurut Maryono, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2, kegiatan ini juga berkontribusi pada Key Strategy pengembangan ESG (Environmental, Social, Governance) perusahaan. “Melalui kemitraan ini, kami menunjukkan komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian dari pertumbuhan bisnis,” jelasnya. ESG merupakan komponen penting dalam Key Strategy modern perusahaan, dengan menekankan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Kegiatan yang diadakan kali ini memperlihatkan bagaimana Pegadaian menerapkan prinsip ESG dalam kegiatan pemberdayaan lokal.
“Melalui Key Strategy ini, kami berharap tidak hanya memperkuat keberkahan bantuan, tapi juga mendorong kemandirian sosial masyarakat,” ujarnya.
Implementasi SDGs dan Dampak Berkelanjutan
Program santunan menjadi salah satu alat untuk mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 1 dan 10, yaitu penghapusan kemiskinan serta pengurangan kesenjangan sosial. Penyaluran bantuan dilakukan dengan prinsip transparansi, serta melibatkan masyarakat lokal secara setara. Terlebih, inisiatif ini bertujuan mempercepat pencapaian SDGs di tingkat nasional, sejalan dengan Key Strategy Pegadaian dalam mendukung keberlanjutan sosial dan ekonomi.
Kelompok penerima manfaat dari kegiatan ini terdiri dari 500 anak yatim, piatu, dan keluarga dhuafa. Bantuan sembako yang diberikan mencakup bahan makanan pokok, kebutuhan kebersihan, serta perlengkapan sekolah untuk anak-anak. Sementara bantuan tunai digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan pengembangan usaha kecil. Dengan Key Strategy ini, Pegadaian berharap mendorong perubahan positif yang berkelanjutan, tidak hanya untuk penerima bantuan tetapi juga bagi lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan yang berjalan penuh kehangatan, doa bersama dilakukan untuk memohon kesuksesan dan keberkahan program. Kepala cabang menyampaikan harapan bahwa Key Strategy ini akan terus berkembang, menciptakan kebaikan yang bisa diwariskan ke generasi mendatang. Dengan mendukung kelompok rentan, Pegadaian menunjukkan tanggung jawabnya terhadap keberlanjutan sosial, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap brand dan visi perusahaan.
