Berita

New Policy: Sambut Human Origin Heritage, Wali Kota Robby Promosikan Budaya Salatiga ke Mancanegara

New Policy: Wali Kota Robby Sambut HOH dengan Promosikan Budaya Salatiga

New Policy – Dalam rangka merayakan Human Origin Heritage (HOH), Wali Kota Salatiga, dr Robby Hernawan, mengumumkan sebuah new policy yang bertujuan memperkuat promosi budaya dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) kota tersebut ke tingkat internasional. Acara penyambutan delegasi luar negeri yang diadakan di Rumah Dinas Wali Kota pada Sabtu (9/5/2026) malam menjadi bagian dari strategi ini. Tema “Bersama PKK, UMKM Menyala” menggambarkan upaya menggabungkan pertunjukan seni tradisional dengan sajian kuliner khas Salatiga, sehingga menarik minat pengunjung secara luas.

New Policy ini diharapkan menjadi titik balik dalam membangun identitas Salatiga sebagai pusat kekayaan budaya dan nilai sejarah kemanusiaan. Dengan dukungan dari PKK (Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga), Wali Kota Robby memastikan bahwa produk-produk unggulan UMKM lokal, seperti kerajinan tangan dan makanan tradisional, dipromosikan secara langsung kepada audiens internasional. Acara ini tidak hanya menampilkan keunikan budaya Salatiga, tetapi juga menjadi wadah untuk berdiskusi tentang kolaborasi antarbangsa dalam pengembangan warisan kebudayaan.

Strategi Membangun Citra Global Salatiga

Wali Kota Robby Hernawan menjelaskan bahwa new policy yang diterapkan merupakan bagian dari komitmen kota Salatiga untuk memperluas jangkauan budaya di dunia internasional. Ia menekankan bahwa kehadiran para peneliti dan akademisi dari berbagai negara menjadi peluang untuk memperkenalkan kekhasan kota ini melalui bentuk kreatif yang mudah diakses. “Melalui pertunjukan seni dan sajian kuliner, kita dapat menyampaikan pesan bahwa Salatiga bukan hanya kota dengan sejarah kemanusiaan, tetapi juga tempat yang penuh kehidupan dan inovasi,” ujarnya.

Pertunjukan seni tradisional yang ditampilkan menjadi salah satu daya tarik utama acara. Para seniman lokal menampilkan tarian dan musik yang mencerminkan warisan budaya sejak dulu. Sementara itu, sajian kuliner seperti sate salatiga, kue tradisional, dan makanan khas lainnya menunjukkan keahlian masyarakat dalam mempertahankan makanan berbasis lokal. Dengan new policy ini, Wali Kota ingin membangun jaringan kerja sama dengan komunitas internasional untuk memperkaya pengalaman budaya Salatiga.

Kerja Sama Internasional untuk Pengembangan Warisan Budaya

Ketua Human Origin Heritage, Francois Semah, memberikan apresiasi terhadap upaya Salatiga dalam menjaga keberlanjutan budaya. “HOH adalah momen penting untuk membangun kesadaran kolektif mengenai nilai-nilai kemanusiaan, dan Salatiga menunjukkan keberhasilan dalam mengintegrasikan warisan budaya ke dalam kehidupan sehari-hari,” katanya. Ia menambahkan bahwa new policy ini bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain dalam menciptakan strategi promosi yang berkelanjutan.

Promosi budaya Salatiga melalui new policy juga memperhatikan aspek ekonomi. Produk UMKM yang dipajang dalam acara ini menawarkan peluang ekspor dan investasi asing. Dengan memanfaatkan momen HOH, kota ini berharap menarik perhatian pengusaha dan wisatawan dari luar negeri, yang dapat berkontribusi pada perekonomian lokal. Selain itu, acara ini menjadi platform untuk membangun hubungan diplomatik dan budaya antar negara, yang bisa mendorong pertukaran ide dan inisiatif kolaboratif.

Kehadiran para delegasi dari berbagai belahan dunia menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap budaya Salatiga. Mereka mengeksplorasi barang tangan dan makanan khas yang dipamerkan, serta berdiskusi tentang potensi pengembangan budaya di masa depan. Dengan new policy ini, Wali Kota Robby berharap memperkuat visi Salatiga sebagai kota yang inklusif dan memiliki keunikan global. Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan serupa akan diulang di masa mendatang untuk memastikan pengaruhnya bertahan lama.

Budaya Salatiga yang kini dipromosikan secara internasional menunjukkan bahwa kota ini tidak hanya fokus pada sejarah, tetapi juga pada penerapan nilai-nilai itu dalam kehidupan modern. New Policy yang diterapkan dalam penyambutan HOH dianggap sebagai langkah strategis untuk menjaga daya tarik budaya kota ini di tengah era globalisasi. Selain itu, kegiatan ini juga menginspirasi masyarakat lokal untuk terus memperkaya kreativitas dan inovasi dalam menjaga kekayaan budaya.

Leave a Comment