News

Important Visit: Awkarin hingga Dara Arafah Tak Hadiri Pemeriksaan Kasus Penipuan Hanania Travel

Polda Metro Jaya: Empat Selebgram Tidak Hadiri Pemeriksaan Kasus Penipuan Hanania Travel

Important Visit – Dalam kasus penipuan yang menyeret PT Khazanah Tamma International/Hanania Group, Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa empat selebgram terkenal—Awkarin, Dara Arafah, dan dua influencer lain—tidak hadir pada pemeriksaan yang dijadwalkan awal bulan ini. Kasus ini memperlihatkan kemacetan dalam upaya penyidik menemui para pelaku, yang sebelumnya menjadi pusat perhatian karena terlibat dalam pengelolaan dana umrah yang menguras uang jamaah. Important Visit menjadi kata kunci yang menggambarkan peran mereka dalam investigasi, meski absen yang tidak dijelaskan jelas memicu kecurigaan.

Detail Pemeriksaan dan Kesulitan dalam Memanggil Jamaah

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap Awkarin, Dara Arafah, serta dua selebgram lainnya akan diulang pada 12 Juni 2026. Meski demikian, jamaah yang terkena penipuan hingga kini belum bisa dihadirkan secara lengkap karena beberapa faktor, seperti perubahan jadwal atau alasan pribadi. Important Visit ini dianggap penting untuk mengungkap akar masalah pengelolaan dana yang disalahgunakan, terutama dalam layanan umrah yang diiklankan oleh selebgram tersebut.

“Penyidikan terus berjalan, namun beberapa saksi seperti Awkarin dan Dara Arafah masih belum hadir. Ini memperlambat proses untuk memastikan alur transaksi yang mereka kelola,” kata Budi Hermanto dalam siaran persnya, Selasa (9/6/2026).

Kasus penipuan Hanania Travel telah menimpa ratusan jamaah, dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Para pelaku, yang terdiri dari selebgram dan manajer, diduga memanfaatkan popularitas mereka untuk menarik investasi dari masyarakat. Important Visit menjadi bagian dari strategi penyidik untuk memetik informasi dari sumber-sumber kunci, meski kehadiran para pelaku masih menjadi tantangan.

Pemeriksaan Keanu Angelo sebagai Saksi dan 28 Pertanyaan yang Diajukan

Sebagai bagian dari Important Visit, penyidik Polda Metro Jaya juga melakukan pemeriksaan terhadap Keanu Angelo, alias Muhamad Miftahuda, pada Senin, 8 Juni 2026. Dalam pemeriksaan berdurasi enam jam, Keanu dianalisis secara rinci mengenai peran dan kerja sama dalam kontrak endorse, proses pengumpulan dana, serta kejadian pembayaran yang tidak sesuai harapan jamaah. Dengan Important Visit ini, penyidik berharap bisa mengidentifikasi pola kerja para pelaku.

“Keanu Angelo dijadwalkan sebagai saksi penting dalam Important Visit ini. Ia diberi pertanyaan tentang hubungan kerja dengan manajer dan penggunaan dana untuk kegiatan umrah yang tidak berjalan sesuai rencana,” tambah Budi Hermanto.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Polda Metro Jaya telah menetapkan Ahmad Syah Farhan sebagai tersangka atas dugaan tindak penipuan dan penggelapan dana. Namun, kehadiran Awkarin, Dara Arafah, dan dua selebgram lainnya masih diharapkan untuk memperkuat kasus dan mengungkap alur transaksi secara lebih lengkap.

Perusahaan Hanania Travel, yang bergerak dalam bidang umrah, dituduh tidak memenuhi kontrak yang dijanjikan kepada jamaah. Beberapa pelanggan mengeluhkan kekecewaan karena tiket umrah tidak terpakai, sementara uang mereka terkuras tanpa adanya kejelasan. Important Visit menjadi titik penting dalam upaya menyelidiki praktik bisnis yang disangkal oleh para selebgram.

Kerugian Jamaah dan Persiapan Polda Metro Jaya

Dalam upaya mempercepat penyelidikan, Polda Metro Jaya tengah menyusun laporan lengkap mengenai pengelolaan dana oleh Hanania Travel. Kesulitan memang terjadi karena beberapa saksi utama absen, namun penyidik berupaya memperluas jaringan wawancara untuk menemukan fakta. Important Visit ke beberapa selebgram ini diharapkan menjadi bagian dari strategi menyelidiki konspirasi penipuan yang melibatkan berbagai pihak.

“Kehadiran selebgram menjadi kunci utama untuk memperjelas alur dana dan hubungan antara mereka dengan manajer PT Khazanah Tamma International,” jelas Budi Hermanto. Penyidikan terus berjalan, dan Important Visit ini akan menjadi bagian dari investigasi yang berkelanjutan.

Sebagai persiapan, Polda Metro Jaya juga mengecek kemungkinan penggunaan sistem online untuk mempercepat proses pemeriksaan. Mereka meminta pendapat ahli hukum dan perusahaan teknologi dalam mengidentifikasi jejak digital yang dapat membantu menyelidiki kegiatan Hanania Travel. Important Visit tidak hanya tentang kehadiran saksi, tetapi juga untuk mengumpulkan bukti yang dapat digunakan dalam penyidikan lebih lanjut.

Leave a Comment