News

Solution For: Menkes Imbau Jangan Takut Makan Daging Kambing saat Iduladha, Imbangi Sayuran dan Buah

Solution For: Menkes Imbau Jangan Takut Makan Daging Kambing Saat Iduladha, Imbangi Sayuran dan Buah

Solution For – Menteri Kesehatan Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, memberikan panduan masyarakat agar tetap memperhatikan kesehatan saat merayakan Iduladha. Ia menekankan bahwa daging kambing bukanlah musuh utama untuk kolesterol atau hipertensi, selama dikonsumsi secara seimbang dengan makanan lain seperti sayuran dan buah. Panduan ini bertujuan memperbaiki persepsi keliru mengenai daging kambing yang sering dikaitkan langsung dengan penyakit terkait gizi.

Kandungan Nutrisi Daging Kambing

Dalam konten edukasi kesehatan ‘Budi Gemar Sharing (BGS)’ di Instagram, Budi menjelaskan bahwa daging kambing memiliki kandungan nutrisi yang baik. Daging kambing mengandung lemak yang lebih rendah dibandingkan daging sapi atau ayam, serta kaya akan protein dan vitamin B12. Ia menyebutkan bahwa setiap 100 gram daging kambing mengandung sekitar 64 mg kolesterol, dibandingkan daging sapi dengan 73 mg dan ayam dengan 76 mg. Angka ini menunjukkan bahwa daging kambing tidak secara signifikan menyumbang kolesterol tinggi jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Pola Makan Saat Iduladha

Solution For – Budi juga menyoroti bahwa kenaikan kadar kolesterol atau tekanan darah selama Iduladha lebih dipengaruhi oleh pilihan bahan seperti santan, garam, minyak, dan kebiasaan makan berlebihan dalam waktu singkat. “Jangan tinggalkan daging kurban, tapi atur jumlah konsumsinya agar tetap sehat,” ujar Menkes Budi, dikutip Rabu (27/5/2026). Ia menekankan bahwa pentingnya memahami komposisi makanan dan mengimbanginya dengan sumber makanan lain untuk mencegah dampak negatif.

Daging kambing yang digoreng dengan minyak terlalu banyak atau diolah dengan santan berlebihan dapat meningkatkan asupan lemak dan kalori. Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari metode masak yang mengandung lemak jenuh tinggi atau menambahkan bahan-bahan tambahan seperti gula dan penyedap rasa. Selain itu, mengonsumsi daging kambing dengan porsi yang terukur dan membaginya ke beberapa hari bisa membantu mengurangi risiko konsumsi berlebihan.

Imbangi dengan Sayuran dan Buah

Solution For – Menkes Budi memberikan rekomendasi agar masyarakat tidak mengabaikan daging kambing, tetapi mengimbanginya dengan sayuran dan buah. “Kombinasi daging kambing dengan makanan tinggi serat dan rendah lemak akan menjaga keseimbangan nutrisi,” jelasnya. Sayuran seperti brokoli, wortel, dan bayam kaya akan vitamin dan mineral, serta membantu mengatur kadar gula darah dan kolesterol. Sementara buah-buahan seperti apel, pisang, dan jeruk kaya akan serat dan antioksidan yang baik untuk kesehatan jantung dan pencernaan.

Menurut Budi, masyarakat sebaiknya tetap memasukkan daging kambing dalam menu harian, terutama bagi yang membutuhkan protein hewani. Namun, penting untuk menghindari konsumsi berlebihan dalam satu hari. “Iduladha bukan berarti harus makan daging kambing terus-menerus, tetapi buatlah kebiasaan sehat dalam pengambilannya,” tambahnya. Dengan mengatur pola makan dan memperhatikan bahan tambahan, daging kambing tetap bisa menjadi bagian dari menu sehat.

Mengatasi Kesalahpahaman tentang Daging Kambing

Solution For – Budi menyoroti bahwa kesalahpahaman tentang daging kambing sering terbentuk karena perbandingan nutrisi yang tidak tepat. “Banyak orang menganggap daging kambing sebagai penyebab utama masalah kolesterol, padahal kandungannya justru lebih rendah dibandingkan jenis daging lain,” ungkapnya. Ia juga mengingatkan bahwa mengonsumsi daging kambing dalam porsi kecil dan beragam jenis makanan bisa mengurangi risiko terjadinya gangguan kesehatan.

Menkes Budi menekankan bahwa iduladha adalah kesempatan untuk memperkuat kebiasaan makan sehat. Dengan memperhatikan komposisi makanan dan mengimbanginya dengan sayuran serta buah, masyarakat bisa tetap merayakan hari raya dengan aman. “Pola makan seimbang adalah kunci untuk menjaga kesehatan selama Iduladha,” pungkasnya. Panduan ini juga berharap bisa membantu masyarakat mengurangi kekhawatiran berlebihan terhadap daging kambing.

Leave a Comment