Daftar Isi
Kereta Cepat Haramain Siapkan 2,2 Juta Kursi untuk Musim Haji 2026
New Policy – Arab Saudi merilis new policy baru untuk menyambut musim haji 2026, yang melibatkan peningkatan kapasitas kereta cepat Haramain hingga 2,2 juta kursi. Keputusan ini diambil guna memenuhi kebutuhan naiknya jumlah jemaah haji dan wisatawan yang melakukan perjalanan ke Makkah dan Madinah. Dengan penambahan sekitar 11 persen dari kapasitas sebelumnya, layanan transportasi ini menjadi lebih efisien dalam mengatur arus perjalanan selama ibadah haji.
Kinerja dan Kemudahan Transportasi untuk Peziarah
Peningkatan kapasitas ini dilakukan oleh Saudi Arabia Railways (SAR) sebagai bagian dari new policy mereka untuk meningkatkan infrastruktur transportasi. Saat ini, kereta cepat tersebut melayani lebih dari 140 perjalanan per hari, menjadikannya solusi utama bagi peziarah yang ingin menghemat waktu perjalanan. Selain itu, kereta ini dapat menjangkau kecepatan hingga 300 km per jam sepanjang rute 453 km, yang mempercepat akses antar kota. Khaled Y Al Farhan, Public and Media Relations Manager Haramain, menjelaskan bahwa jumlah penumpang yang menggunakan layanan ini telah mencapai lebih dari 800.000 sejak musim haji 1447 Hijriah dimulai.
“Perjalanan antara Makkah dan Madinah hanya memakan waktu sekitar dua jam, jauh lebih cepat dibandingkan kendaraan bermotor atau bus yang membutuhkan 4 hingga 5 jam,” kata Khaled. Penambahan kursi ini juga mencerminkan new policy SAR untuk menjawab permintaan publik akan keandalan dan efisiensi transportasi selama musim haji.
Kereta cepat Haramain terdiri dari lima stasiun utama, termasuk Bandara King Abdul Aziz, Makkah, Jeddah, Kota Ekonomi King Abdullah, dan Madinah. Stasiun di Bandara King Abdul Aziz menjadi titik penting, karena memudahkan penumpang yang tiba dari pesawat untuk langsung melanjutkan perjalanan. New Policy ini juga mencakup peningkatan layanan teknis, seperti penggunaan kereta Talgo 350 SRO dari Spanyol, yang dikenal sebagai Pato di negara asalnya karena bentuk moncong yang mirip burung bebek.
Dalam new policy 2026, SAR berkomitmen untuk menyempurnakan sistem transportasi haji melalui inovasi teknologi. Peningkatan jumlah kursi serta pengoperasian lebih dari 140 perjalanan per hari diharapkan mampu mengurangi kemacetan dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi jemaah. Layanan ini juga diintegrasikan dengan sistem transportasi lain, seperti pesawat dan bus, untuk memastikan keberlanjutan dan efisiensi selama musim haji.
Strategi Transportasi dan Dukungan untuk Visi 2030
Kebijakan ini selaras dengan new policy Strategi Transportasi dan Logistik Nasional Arab Saudi, yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan transportasi. Selain itu, new policy ini juga menjadi bagian dari Visi Saudi 2030 yang menekankan transformasi ekonomi dan modernisasi sektor pariwisata. Dengan kapasitas hingga 2,2 juta kursi, KA Haramain diharapkan dapat mengangkut ratusan ribu jemaah haji dalam waktu singkat, memperkuat keterlibatan Arab Saudi dalam pengelolaan ibadah haji secara nasional.
Peningkatan kapasitas ini tidak hanya meningkatkan kemudahan bagi jemaah, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah Arab Saudi untuk menghadapi tantangan musim haji masa depan. Dengan adanya new policy ini, penggunaan kereta cepat Haramain diharapkan dapat menekan jumlah kendaraan bermotor yang biasanya memadati jalan raya saat musim haji tiba. Tahun 2026 menjadi langkah kunci dalam menegakkan sistem transportasi yang lebih terstruktur dan modern.