Uji Kekuatan, Tata Kubur Mobil dengan Puing Seberat 20 Ton hingga Atap dan Kaca Hancur
Daftar Isi
Uji Kekuatan Tata Kubur Mobil: Aeris Tertimbun Puing 20 Ton
Nusantaranews1.com – Uji Kekuatan Tata Kubur Mobil dilakukan Tata Motors untuk menunjukkan ketangguhan struktur sedan subkompak Tata Aeris di India. Dalam demonstrasi ekstrem ini, mobil ditimbun sekitar 20 ton kerikil dan puing batu hingga sebagian besar bodinya tertutup.
Setelah tumpukan material dibersihkan, atap mobil terlihat berubah bentuk dan sejumlah kaca mengalami kerusakan. Namun, ruang kabin tetap terjaga, pintu masih dapat dibuka, serta mesin Aeris dapat dinyalakan sebelum mobil bergerak menggunakan tenaganya sendiri.
Puing Diturunkan Secara Bertahap
Beban yang digunakan mencapai sekitar 44.092 pound atau setara 20 ton. Kerikil dan bongkahan batu diturunkan dari truk pengangkut secara bertahap sampai Tata Aeris tampak terkubur di bawah material konstruksi.
Metode ini penting untuk diperhatikan. Beban tidak dijatuhkan sekaligus ke atas mobil, sehingga tekanan yang diterima kendaraan berbeda dengan benturan mendadak dari benda seberat 20 ton. Demonstrasi tersebut lebih menunjukkan kemampuan bodi menopang beban bertingkat daripada simulasi kecelakaan akibat benda berat yang langsung jatuh.
Meski kaca pecah dan atap mengalami perubahan bentuk, kabin, pintu, dan kemampuan mobil untuk bergerak menjadi bagian utama yang ditonjolkan dalam pengujian ini.
Demonstrasi Ketahanan Tata Aeris
Sebelum ditimbun puing, Tata Aeris juga diperlihatkan melintasi genangan air yang cukup dalam dan jalan berkerikil. Rangkaian pengujian ini memperkuat pesan Tata bahwa sedan tersebut tidak hanya ditawarkan dengan harga terjangkau, tetapi juga mengedepankan daya tahan konstruksi serta fitur keselamatan.
Dalam Uji Kekuatan Tata Kubur Mobil, hasil akhir tidak berarti kendaraan bebas dari kerusakan. Atap dan kaca tetap terdampak, tetapi kondisi kabin yang masih terlindungi serta pintu yang masih berfungsi menjadi indikator penting dari struktur bodi kendaraan.
Sedan Kompak dengan Tampilan Baru
Tata Aeris berada di segmen sedan kompak yang kompetitif di India. Mobil ini memiliki panjang 3.995 mm dan wheelbase 2.450 mm, sehingga ditujukan untuk penggunaan harian bagi konsumen yang menginginkan ruang kabin serta bagasi sedan tanpa ukuran bodi yang terlalu besar.
Siluet notchback-nya mengingatkan pada Tata Tigor, meski Aeris mendapat pembaruan pada sejumlah bagian. Tampilan depan hadir dengan lampu utama yang lebih sederhana, gril hitam mengilap, serta desain intake bumper yang diperbarui.
Bagian belakang juga mengalami penyegaran melalui lampu yang lebih ramping dengan susunan melebar dan bumper belakang baru. Perubahan tersebut memberikan kesan lebih modern pada sedan berharga terjangkau ini.
Kabin, Fitur, dan Keselamatan
Interior Tata Aeris mendapatkan revisi pada dasbor dan ventilasi AC. Tata turut memakai material berkandungan daur ulang di kabin sebagai bagian dari pembaruan interiornya.
Varian otomatis menggunakan pemilih gigi model putar dan dilengkapi paddle shifter di belakang kemudi. Pada tipe tertinggi, tersedia layar infotainment 10,25 inci, panel instrumen digital, dua pengisian daya nirkabel untuk smartphone, kamera 360 derajat, sensor parkir belakang, dashcam terintegrasi, kursi depan berventilasi, dan ventilasi AC belakang.
Seluruh varian Tata Aeris dibekali enam airbag sebagai perlengkapan standar. Trim tertinggi juga memperoleh Blind View Monitoring untuk membantu pengemudi memantau area yang sulit terlihat dari posisi berkendara.
Mesin Bensin dan CNG
Tata Aeris tersedia dengan pilihan mesin bensin dan CNG. Varian Smart bertransmisi manual menjadi pilihan paling terjangkau dengan harga Rs 5,29 lakh, sekitar 5.500 dolar AS atau kurang lebih Rp98 juta.
Varian Accomplished dengan mesin CNG dan transmisi otomatis berada di posisi tertinggi dalam jajaran model. Pilihan tersebut memperluas opsi bagi konsumen India yang mencari sedan ringkas dengan pilihan bahan bakar dan fitur yang beragam.
FAQ Uji Kekuatan Tata Aeris
Apakah Tata Aeris benar-benar ditimbun 20 ton puing?
Ya, demonstrasi memperlihatkan Tata Aeris ditimbun sekitar 20 ton kerikil dan bongkahan batu yang diturunkan dari truk secara bertahap.
Apakah mobil tetap utuh setelah pengujian?
Tidak sepenuhnya. Atap mengalami perubahan bentuk dan beberapa kaca pecah. Namun, ruang kabin tetap terlindungi, pintu masih dapat dibuka, dan mobil masih dapat dinyalakan serta bergerak.
Apakah pengujian ini sama dengan benturan benda 20 ton yang jatuh langsung?
Tidak. Karena material diturunkan bertahap, pengujian ini menggambarkan beban bertingkat pada struktur bodi, bukan benturan mendadak dari benda seberat 20 ton.
Apa fokus utama Uji Kekuatan Tata Kubur Mobil?
Fokus utamanya adalah menunjukkan kemampuan struktur Tata Aeris menopang timbunan material sambil mempertahankan perlindungan ruang kabin dan fungsi dasar kendaraan setelah pengujian.