News

Mardiono Dukung Penuh Kebijakan Mentan Amran Lindungi Petani, Tingkatkan Produksi Pangan

codex-76e71ce7f50a49f09b8c8a4bc44a1ba0
Foto : Patricia Rodriguez - nusantaranews1.com
Daftar Isi
  1. Dukungan untuk Petani Dinilai Menjadi Fondasi Ketahanan Pangan Nasional
  2. Sinergi Lintas Sektor untuk Ketahanan Pangan
  3. Related Reading
  4. Frequently Asked Questions

Dukungan untuk Petani Dinilai Menjadi Fondasi Ketahanan Pangan Nasional

Nusantaranews1.com – Penguatan posisi petani menjadi salah satu unsur utama dalam menjaga pasokan pangan Indonesia. Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menekankan bahwa keberhasilan agenda ketahanan pangan tidak dapat dipisahkan dari perlindungan, kepastian usaha, dan peningkatan kesejahteraan para petani.

Dalam keterangannya pada Senin (28/9/2026), Mardiono menyampaikan penghargaan kepada petani di berbagai daerah yang selama ini tetap menjalankan peran penting untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Ia memandang petani bukan hanya pelaku produksi, melainkan bagian terdepan dari sistem yang memastikan pangan tetap tersedia bagi penduduk.

“Apresiasi tertinggi saya sampaikan kepada seluruh petani Indonesia. Mereka adalah garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan dan memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Mardiono.

Ia menyatakan bahwa kebijakan pertanian perlu memberi dukungan yang nyata dan menyeluruh. Dukungan tersebut mencakup peningkatan hasil produksi, penyediaan sarana serta prasarana, perluasan akses pasar, hingga kejelasan status lahan yang dikelola petani.

Penguatan Produksi Harus Dijalankan Secara Terpadu

Mardiono juga memberikan dukungan penuh terhadap langkah strategis Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam memperkuat pertanian nasional. Ia menilai peningkatan produksi pangan membutuhkan pendekatan yang saling terhubung, bukan kebijakan yang berjalan sendiri-sendiri.

Produktivitas lahan, pemanfaatan area pertanian secara optimal, ketersediaan sarana produksi, dan pembangunan ekosistem pertanian berkelanjutan disebut sebagai unsur yang harus bergerak bersama. Dengan pendekatan seperti itu, peningkatan produksi diharapkan tidak hanya terjadi dalam jangka pendek, tetapi dapat menopang ketahanan pangan secara konsisten.

Persoalan pangan juga berkaitan langsung dengan kemampuan petani untuk terus berproduksi. Ketika akses terhadap kebutuhan produksi, pasar, dan lahan dapat dijaga, petani memiliki ruang yang lebih baik untuk mempertahankan usaha tani. Kondisi ini sekaligus penting bagi masyarakat karena kelancaran produksi pangan berpengaruh pada ketersediaan kebutuhan sehari-hari.

Kawasan Peternakan Terpadu Tambah Kekuatan Ekosistem Pangan

Pembukaan lima kawasan peternakan terpadu turut mendapat apresiasi dari Mardiono. Ia melihat pengembangan kawasan tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas dan memperkuat ekosistem pangan nasional melalui keterhubungan sektor pertanian dengan peternakan.

Integrasi kedua sektor ini dipandang dapat membuka peluang untuk meningkatkan produksi sekaligus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat serta pelaku usaha pangan. Pembangunan kawasan terpadu juga menempatkan produksi pangan dalam cakupan yang lebih luas, karena keberhasilannya tidak hanya diukur dari jumlah hasil panen atau hasil peternakan.

“Pengembangan kawasan peternakan terpadu merupakan langkah strategis. Kita tidak hanya berbicara mengenai produksi pangan, tetapi bagaimana membangun sebuah ekosistem yang saling terintegrasi antara pertanian, peternakan, dan kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Dalam praktiknya, sistem pangan yang kuat memerlukan hubungan yang baik antara berbagai pelaku di lapangan. Petani, peternak, pelaku usaha, pemerintah daerah, dan kementerian atau lembaga terkait memiliki peran yang saling mendukung. Karena itu, pengembangan kawasan produksi perlu disertai dengan perencanaan yang memperhatikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Kepastian Lahan Jadi Perhatian Penting

Di sisi lain, Mardiono menaruh perhatian pada persoalan agraria di sektor pertanian. Ia menilai kepastian dan keadilan dalam penguasaan maupun pemanfaatan lahan merupakan kebutuhan mendasar agar petani dapat menjalankan kegiatan produksi secara berkelanjutan.

Tanpa kepastian atas lahan garapan, petani menghadapi hambatan untuk merencanakan usaha dalam jangka panjang. Hal tersebut dapat memengaruhi keberlanjutan produksi, sementara lahan pertanian merupakan salah satu fondasi utama bagi upaya memperkuat pangan nasional.

Mardiono mendorong agar sengketa lahan pertanian diselesaikan dengan prinsip adil, terbuka, dan tetap mengikuti aturan hukum. Ia juga meminta percepatan reforma agraria yang memberikan keberpihakan terhadap penguatan pertanian.

“Ketahanan pangan tidak akan kuat kalau petaninya tidak memiliki kepastian terhadap lahan yang mereka garap. Karena itu, penyelesaian konflik lahan harus dilakukan secara berkeadilan dan reforma agraria perlu terus dipercepat agar lahan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan produktivitas pertanian nasional,” ucapnya.

Penanganan masalah lahan menjadi penting karena kebijakan peningkatan produksi akan lebih efektif apabila petani memiliki rasa aman dalam mengelola tanah yang menjadi sumber penghidupan mereka. Kepastian tersebut juga dapat membantu menjaga kesinambungan aktivitas pertanian dari musim ke musim.

Sinergi Lintas Sektor untuk Ketahanan Pangan

Mardiono menegaskan bahwa penguatan petani, pengembangan wilayah produksi, serta penyelesaian persoalan agraria perlu ditempuh secara bersamaan. Pembangunan pangan tidak semestinya hanya mengejar kenaikan volume produksi, tetapi juga perlu memastikan bahwa petani memperoleh manfaat dan pertanian dapat berjalan berkelanjutan.

Ia memandang sinergi antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya harus terus dibangun. Koordinasi yang konsisten dibutuhkan agar kebijakan ketahanan pangan dapat diterapkan secara efektif hingga ke tingkat lapangan.

Dengan dukungan terhadap petani, pengembangan kawasan produksi yang terintegrasi, dan penyelesaian persoalan lahan yang berpihak pada keadilan, agenda pangan nasional diharapkan memberi manfaat yang lebih luas. Tujuannya bukan semata menjaga produksi, melainkan membangun sistem pertanian yang mampu menopang kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku utamanya.

Frequently Asked Questions

What is Mardiono Dukung Penuh Kebijakan Mentan Amran?

Mardiono Dukung Penuh Kebijakan Mentan Amran is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Mardiono Dukung Penuh Kebijakan Mentan Amran matter?

Mardiono Dukung Penuh Kebijakan Mentan Amran matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment