Mutasi Besar di Polda Sulsel, Ini Daftar Lengkap 14 Kapolres yang Diganti
Nusantaranews1.com – Mutasi Besar di Polda Sulsel menjadi sorotan publik seiring perubahan signifikan dalam struktur kepolisian di Sulawesi Selatan. Dalam rotasi besar yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, total 14 Kapolres dari berbagai wilayah di bawah Polda Sulsel mengalami pergantian jabatan. Mutasi ini diumumkan melalui tujuh Surat Telegram Kapolri bernomor ST/1335 hingga ST/1341, tertanggal 25 Juni 2026. Selain mengganti Kapolres, perpindahan ini juga melibatkan 190 jabatan lain seperti Kapolresta dan Kapolrestabes di seluruh Indonesia, dengan Polda Sulsel menjadi salah satu yang paling aktif dalam proses rotasi ini.
Detail Mutasi dan Pergeseran Pejabat Utama
Pergeseran pejabat utama dalam Mutasi Besar di Polda Sulsel mencakup beberapa posisi strategis. Karo Ops Polda Sulsel kini diisi oleh Kombes Pol Djoko Purnomo, yang menggantikan Kombes Pol Bambang Widjanarkom. Bambang Widjanarkom sekarang menjabat sebagai Dosen Kepolisian Utama di STIK Lemdiklat Polri. Selain itu, Dir Samapta Polda Sulsel, Kombes Pol Brury Soekotjo, dipindahkan ke Korbrimob Polri sebagai Teknisi KBR Madya Tingkat I, sementara posisi tersebut diisi oleh Kombes Pol Heri Sasangka.
Dalam Mutasi Besar di Polda Sulsel, Karolog Polda Sulsel kini diemban oleh Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto. Sejalan dengan itu, Kepala RS Bhayangkara Makassar juga mengalami perubahan, dengan Kombes Pol dr Bambang Triambodo digantikan oleh Kombes Pol dr Agustini sebagai Kabagwasintern Rumkit Bhayangkara Pusdokkes Polri. Perubahan ini dilakukan untuk memastikan efisiensi dalam operasional dan peningkatan kualitas manajemen di berbagai unit kepolisian.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa Mutasi Besar di Polda Sulsel bertujuan meningkatkan koordinasi antarwilayah dan memperkuat kapasitas kepolisian menghadapi tantangan keamanan terkini. “Pergantian ini dilakukan secara berkala untuk menjaga dinamika dan keberlanjutan reformasi di institusi kepolisian,” katanya.
Pergantian Kapolres di Berbagai Wilayah
Di tingkat Polres, Mutasi Besar di Polda Sulsel menyebabkan perubahan di 14 daerah. AKBP Dr Muh Yusuf Usman menjabat sebagai Kapolres Gowa, menggantikan AKBP Muhammad Aldy Sulaiman. Sementara itu, AKBP Astoto Budi Rahmantyo menjadi Kapolres Bone, menggantikan AKBP Sugeng Setio Budhi. Perpindahan ini mencakup banyak wilayah, seperti Maros, Wajo, Parepare, Sidrap, Bulukumba, Toraja Utara, Bantaeng, Palopo, Pangkep, dan Soppeng.
Pergantian Kapolres di Polda Sulsel juga melibatkan wilayah seperti Enrekang, dengan AKBP Ketut Yoga Saputra menggantikan AKBP Hari Budiyanto. Selain itu, AKBP Aditya Pradana menjadi Kapolres Pangkep setelah menjabat sebelumnya di Soppeng. Proses Mutasi Besar di Polda Sulsel diharapkan mampu meningkatkan kinerja polisi di lapangan dan memastikan penyesuaian dengan dinamika kamtibmas yang terus berubah.
Ada juga beberapa perubahan yang menarik, seperti AKBP Yoseph Adi Rakhmat Sudrajat menjabat Kapolres Toraja Utara, menggantikan AKBP Stephanus Luckyto. Dalam Mutasi Besar di Polda Sulsel, Kapolres Sidrap sekarang diisi oleh AKBP Yuda, mantan Kapolres Wajo, sedangkan AKBP Phunky Mahendra Borniawan menjadi Kapolres Parepare setelah sebelumnya menjabat di Wajo.
Mutasi besar ini menjadi momentum untuk mengevaluasi kekuatan kepolisian di Sulawesi Selatan. Dengan 14 Kapolres yang diganti, Polda Sulsel mencoba membangun kompetensi yang lebih terpadu. Penyesuaian ini juga memperhatikan faktor lokasi geografis, kebutuhan operasional, dan pengalaman pejabat baru dalam menghadapi tantangan keamanan di daerah masing-masing.
