Sport

New Policy: Tak Bisa Dampingi Persib dan Kehilangan 2 Pemain vs PSM, Bojan Hodak Bilang Begini

New Policy: Bojan Hodak Beri Pernyataan Soal Kehilangan 2 Pemain Persib vs PSM

New Policy – Dalam pertandingan Liga Super 2025-2026 pekan ke-32, Persib Bandung akan menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, pada hari Minggu, 17 Mei 2026. Kehadiran New Policy yang baru diterapkan oleh klub menjadi sorotan, terutama karena menyebabkan kehilangan dua pemain inti, Federico Barba dan Luciano Guaycochea, akibat hukuman kartu kuning yang terakumulasi. Meski situasi ini menantang, pelatih Persib Bojan Hodak tetap optimistis dan menyatakan bahwa tim akan memaksimalkan potensi semua pemain.

Implementasi New Policy Berdampak Signifikan

New Policy ini diperkenalkan sebagai upaya untuk meningkatkan disiplin tim dan mengurangi risiko kehilangan pemain di laga-laga penting. Namun, kebijakan ini menimbulkan beberapa pertanyaan terkait efektivitasnya, terutama dalam konteks kehilangan dua pemain yang menjadi andalan Persib. Dalam wawancara dengan media, Hodak menjelaskan bahwa New Policy akan terus menjadi fokus utama klub, meski ada tantangan dalam penerapannya.

Tim Persib tiba di laga ini dengan hanya tiga hari waktu persiapan, yang terbatas karena jadwal padat sebelumnya. Hodak menegaskan bahwa meskipun Federico Barba dan Luciano Guaycochea absen, tim masih memiliki 22 pesepakbola yang siap tampil. “Kami akan memanfaatkan semua peluang yang ada, bahkan dengan New Policy ini,” kata pelatih asal Serbia, dalam pernyataannya yang dilaporkan situs resmi klub pada hari Rabu, 13 Mei 2026.

“Pertandingan tanpa Barba dan Luciano memang menantang, tapi kami tetap optimistis. Igor Tolic akan menjadi pilihan di bangku cadangan, dan ia sudah terbukti dalam tiga kali kontribusi sepanjang musim ini,” tambah Hodak, memberi harapan bahwa pemain pengganti mampu mengisi kekosongan yang tercipta.

Strategi Adaptasi dan Fokus pada Kekuatan Tim

Dalam menghadapi PSM Makassar, Hodak menekankan pentingnya penyesuaian taktik. “PSM adalah lawan yang tak mudah, tapi kami percaya bahwa New Policy ini akan memperkuat solidaritas tim,” jelasnya. Ia juga menyebutkan bahwa persiapan tiga hari terakhir akan digunakan untuk memperbaiki komunikasi antar pemain dan memastikan pengganti bisa beradaptasi dengan baik.

Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa kebijakan ini mungkin berdampak pada kekuatan lini depan Persib, terutama karena Barba dan Guaycochea dikenal sebagai penyerang yang cukup andal. Namun, Hodak yakin bahwa Igor Tolic dan beberapa pemain lainnya bisa menjadi solusi sementara. “New Policy ini tidak hanya tentang disiplin, tapi juga tentang menjaga konsistensi performa,” lanjutnya, menambahkan bahwa kesabaran dan persiapan ekstra akan menjadi kunci sukses.

Kehilangan Pemain dan Tantangan Laga Tandang

Laga tandang ke Parepare dianggap lebih sulit karena kondisi lapangan dan faktor cuaca yang tidak pasti. Hodak mengingatkan bahwa tim harus siap menghadapi tekanan dari PSM, yang dikenal memiliki lini bertahan tangguh. “New Policy ini membuat kami lebih fokus pada pengelolaan kebugaran dan konsentrasi saat bermain, terutama di laga-laga seperti ini,” tuturnya.

Sementara itu, beberapa pemain Persib mengungkapkan bahwa New Policy memberikan dampak positif dalam memperbaiki sikap mental. “Saya rasa kebijakan ini memberikan semangat baru, meski ada kesulitan di awal,” ujar salah satu pemain muda. Meski demikian, kehilangan dua pemain inti tetap menjadi sorotan utama, terutama karena mereka memiliki peran penting dalam mengatur tempo permainan.

Penyesuaian Formasi dan Evaluasi Kinerja

Setelah laga melawan Persija Jakarta, Persib langsung melakukan evaluasi terhadap formasi mereka. Hodak menyatakan bahwa New Policy menjadi alasan utama mengapa beberapa pemain harus disiplin dengan penggunaan waktu istirahat. “Kami akan terus mengawasi kinerja setiap pemain, termasuk pengganti, agar tidak ada kelemahan di masa depan,” katanya.

Dalam persiapan tiga hari, tim fokus pada latihan intensif untuk meningkatkan koordinasi dan kecepatan. Hodak juga meminta pemain pengganti untuk menunjukkan kepercayaan diri, terutama setelah terbukti mampu memperkuat performa tim dalam beberapa pertandingan. “New Policy ini akan menjadi bantalan untuk keberlanjutan kompetisi, terlepas dari hasil pertandingan hari ini,” pungkasnya, menutup pernyataan yang menekankan pentingnya konsistensi.

Leave a Comment