Sport

Como Menggila di Liga Champions, Cesc Fabregas Malah Marah dan Kirim Peringatan

Daftar Isi
  1. Fabregas Tahan Euforia Como Usai Debut Gemilang di Liga Champions
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Fabregas Tahan Euforia Como Usai Debut Gemilang di Liga Champions

Nusantaranews1.com – Como menciptakan malam istimewa di Stadio Sinigaglia setelah menaklukkan RB Leipzig 4-1 dalam laga perdana Liga Champions, Jumat (9/9/2026) dini hari WIB. Namun, Cesc Fabregas tidak membiarkan kemenangan besar itu mengalihkan perhatian skuadnya dari tantangan yang segera datang di Serie A.

Tim berjuluk I Lariani tersebut tampil meyakinkan di stadion yang telah direnovasi. Martin Baturina, Tasos Douvikas, Assane Diao, serta Maxi Perrone yang masuk dari bangku cadangan mencetak empat gol untuk Como. Leipzig hanya mampu memperkecil selisih melalui Andrija Maksimovic.

Hasil ini memberi Como status sebagai satu-satunya tim Italia yang meraih kemenangan pada matchday pertama Liga Champions. Bagi klub dan warga kota Como, pertandingan tersebut menjadi penanda penting dalam perjalanan tim yang kini tampil di panggung elite Eropa.

Serie A Tetap Menjadi Prioritas

Fabregas mengakui nilai emosional kemenangan atas Leipzig. Ia melihat partisipasi Como di Liga Champions sebagai hasil dari kerja keras besar yang dibangun sepanjang musim lalu. Meski demikian, pelatih asal Spanyol itu langsung mengarahkan fokus tim pada pertandingan tandang maupun kandang berikutnya di kompetisi domestik, dimulai dengan duel melawan Parma pada Senin.

“Saya senang, tetapi itu hanya akan bertahan selama lima menit, karena kemudian kami harus bersiap menghadapi Parma pada Senin, dan kami membutuhkan energi yang sama seperti malam ini.”

Pesan tersebut mencerminkan tuntutan besar yang kini dihadapi Como. Bermain di Liga Champions memberi pengalaman dan dorongan mental, tetapi konsistensi di liga menjadi dasar penting untuk menjaga posisi klub di persaingan teratas Italia. Fabregas menilai Serie A tetap merupakan jalur utama untuk memperoleh kesempatan kembali ke Liga Champions pada musim berikutnya.

“Jelas, saya memahami ini adalah malam bersejarah bagi kota dan klub, ini adalah hadiah yang pantas kami dapatkan atas kerja luar biasa yang kami lakukan musim lalu, tetapi Serie A tetap menjadi target paling penting. Bagaimanapun, kompetisi itu yang memungkinkan Anda kembali ke Liga Champions.”

Como kini membawa modal tiga kemenangan beruntun setelah sebelumnya mengalahkan Napoli dan Genoa. Rangkaian hasil tersebut memperlihatkan kepercayaan diri yang meningkat, tetapi juga memperbesar tuntutan agar tim dapat mempertahankan performa saat jadwal mulai padat.

Tuntutan Rendah Hati di Tengah Jadwal Padat

Fabregas secara terbuka mengingatkan pemainnya agar tidak terbawa suasana setelah kemenangan bersejarah itu. Ia menilai tim muda seperti Como harus memiliki kemampuan untuk memulihkan kondisi, menjaga fokus, dan menampilkan intensitas yang sama dalam pertandingan yang datang setiap tiga hari.

“Kami adalah tim muda, kami mendapat dorongan dari energi Liga Champions, tetapi saya akan sangat marah jika kemudian kami tidak memberikan segalanya di Serie A. Kami harus rendah hati dan mampu tampil setiap tiga hari, ini akan menjadi musim yang sangat sulit, dan kami harus mempertahankan mentalitas yang tepat.”

Penegasan itu menunjukkan bahwa kemenangan telak tidak otomatis membuat Fabregas puas. Tantangan Como bukan sekadar menghasilkan satu malam spektakuler, melainkan membuktikan bahwa mereka dapat mengelola ekspektasi serta ritme kompetisi di level domestik dan Eropa.

Baturina Dipercaya, Tetapi Tetap Dituntut Maksimal

Martin Baturina menjadi salah satu figur utama dalam kemenangan tersebut. Selain membukukan gol, ia juga mencatatkan satu assist. Dari tepi lapangan, Fabregas beberapa kali terlihat memberi arahan dengan nada keras kepada pemain itu.

Sikap tersebut bukan tanda hilangnya kepercayaan. Fabregas justru menilai Baturina memiliki kualitas besar dan membutuhkan dorongan agar dapat memaksimalkan kemampuannya dalam menemukan posisi yang menguntungkan tim.

“Saya percaya kepada Martin dan mencoba memberinya kebebasan untuk menemukan ruang yang tepat dengan menggunakan bakatnya. Setiap kali saya berteriak dari pinggir lapangan kepada salah satu pemain saya, itu selalu karena mereka memiliki bakat dan saya hanya perlu memberi mereka dorongan energi tambahan.”

Penyesuaian Taktik untuk Mengendalikan Laga

Selain produktif dalam menyerang, Como memperlihatkan kemampuan beradaptasi ketika situasi pertandingan berubah. Dalam dua laga terakhir, Fabregas memakai susunan lima pemain bertahan pada sekitar menit ke-60. Langkah itu digunakan untuk menjaga kendali permainan, bukan sekadar bertahan pasif.

Fabregas ingin Como berkembang sebagai tim yang mampu mendominasi sekaligus membaca kebutuhan pertandingan. Dalam kemenangan atas Napoli, faktor cuaca panas dan lembap membuat pressing terus-menerus sulit diterapkan. Karena itu, pengaturan tempo menjadi bagian penting dari rencana permainan.

“Anda ingin menjadi tim yang lengkap dan dominan, tetapi itu juga berarti mengendalikan berbagai permainan kecil selama pertandingan. Di Napoli, cuacanya sangat panas dan lembap, jadi tidak mungkin melakukan pressing tanpa henti di sana.”

Saat menghadapi Leipzig, perubahan dilakukan setelah Como memimpin 3-0. Tim Jerman itu mengubah pendekatan dengan membangun serangan melalui tiga pemain ditambah satu pemain pendukung, lebih aktif menyerang dari sisi lebar lapangan, dan memanfaatkan kekuatan fisik.

“Hari ini kami mencoba mengontrolnya, karena setelah kami unggul 3-0, Leipzig mengubah sistem dan mulai membangun permainan dengan tiga plus satu, mendorong melalui sayap dan dengan lebih banyak kekuatan fisik. Kami sedikit lelah dan karena itu saya lebih memilih untuk mengontrol situasi.”

Kemenangan 4-1 atas Leipzig memberi Como awal yang sangat kuat di Liga Champions. Meski begitu, Fabregas telah mengirim pesan yang jelas: pencapaian itu harus menjadi energi tambahan, bukan alasan untuk kehilangan kerendahan hati ketika Parma dan agenda Serie A sudah menunggu.

Frequently Asked Questions

What is Como Menggila di Liga Champions Cesc?

Como Menggila di Liga Champions Cesc is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Como Menggila di Liga Champions Cesc matter?

Como Menggila di Liga Champions Cesc matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment