Terungkap – 3 Pelaku Jambret WN Italia di Bundaran HI Sudah Beraksi 120 Kali!
Terungkap: 3 Pelaku Jambret WN Italia di Bundaran HI Beraksi 120 Kali
Terungkap – Kasus penjambretan yang menimpa warga negara Italia di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, akhirnya terungkap setelah penyelidikan intensif dilakukan polisi. Tiga dari delapan pelaku komplotan penjahat ini telah diketahui melakukan aksi berulang di berbagai lokasi, termasuk Bundaran HI, selama lebih dari 120 kali. Informasi terungkap melalui investigasi yang menelusuri jejak kejahatan para pelaku, yang mengungkap pola tindakan mereka serta dampak yang diakibatkan bagi korban.
Proses Penangkapan dan Pengakuan Pelaku
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imannuddin, mengungkapkan bahwa para pelaku sudah mengakui tindakan mereka yang terus-menerus merampas ponsel warga di Bundaran HI. “Tiga pelaku ini aktif menjalankan operasi di 120 titik lokasi berbeda,” kata Iman, dalam wawancara Selasa (19/5/2026). Menurut keterangan polisi, aksi penjambretan ini terjadi secara terencana, dengan para pelaku menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi dan target korban yang umumnya dihampiri dari belakang.
Iman menambahkan bahwa komplotan ini terdiri dari anggota yang bekerja sama dalam mengidentifikasi korban potensial. Mereka terutama menargetkan individu yang terlihat lengah, seperti wisatawan atau warga yang sedang berjalan di jalan raya. Dari korban yang melaporkan kejahatan, empat di antaranya adalah warga asing, dengan nasib korban berasal dari Malaysia, Jerman, Tiongkok, dan Italia.
Mekanisme Aksi dan Dampak yang Terjadi
Aksi penjambretan di Bundaran HI terjadi pada Kamis (14/5/2026), saat para pelaku menyerang korban secara tiba-tiba. Dalam rekaman kejadian, korban yang berdiri di tepi jalan didekati oleh pelaku menggunakan sepeda motor, lalu langsung dirampas ponselnya. Karena korban tidak siap, aksi ini berlangsung cepat dan efektif. Polisi menyebutkan bahwa kemampuan para pelaku dalam memperoleh korban dengan mudah menunjukkan keahlian mereka dalam melakukan operasi jambret.
Pelaku yang ditangkap berada di berbagai wilayah, mulai dari Jakarta hingga Bekasi, yang mengindikasikan bahwa kejahatan ini tidak terbatas pada satu area. Mereka ditemukan berdasarkan pengakuan pelaku yang mengungkap jaringan tindak pidana mereka. Polisi saat ini sedang memburu anggota komplotan lain yang masih mengembara, dengan harapan dapat menemukan lebih banyak bukti serta mengungkap seluruh kejahatan yang telah terjadi.
Langkah-Langkah Polisi untuk Menindaklanjuti Kasus
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berkomitmen untuk menindak tegas pelaku penjambretan di Bundaran HI. “Kami sedang mengumpulkan semua bukti yang diperlukan untuk memproses kasus ini secara cepat,” ujar Iman, dalam konferensi pers. Penyelidikan terus berlanjut untuk mengidentifikasi lokasi penjambretan lain serta mencari informasi lebih lanjut tentang cara kerja komplotan tersebut. Selain itu, polisi juga mengevaluasi kelemahan dalam sistem keamanan di Bundaran HI dan sekitarnya.
Korban dari penjambretan ini, termasuk warga Italia, mengalami kerugian yang cukup signifikan. Beberapa dari mereka kehilangan perangkat elektronik berharga, sementara yang lain merasa ketakutan akibat aksi para pelaku yang terorganisir. Polisi berharap bahwa pengungkapan ini akan memberikan efek jera serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengawasi lingkungan sekitar. Dengan terungkapnya kejahatan ini, polisi berupaya memastikan tindakan serupa tidak terulang di masa depan.