Polres Cilegon Latihan Penanganan Demo, 19 Siswa Kena Gas Air Mata yang Terbawa Angin
Latihan Penanganan Demo Polres Cilegon, 19 Siswa Terdampak Gas Air Mata
Nusantaranews1.com – Polres Cilegon Latihan Penanganan Demo 19 siswa terdampak gas air mata yang terbawa angin ke lingkungan SMP-SMK Madinatul Hadid di Cilegon. Insiden ini terjadi saat simulasi pengendalian massa berlangsung di halaman Mapolres Cilegon pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Kegiatan latihan tersebut bertujuan mengasah kesiapan personel dalam menangani situasi demonstrasi dan pengendalian massa. Namun, arah angin membawa paparan gas air mata dari area simulasi ke sekolah yang berada di sekitar lokasi latihan. Sejumlah pelajar kemudian mengeluhkan gangguan kesehatan dan membutuhkan pemeriksaan medis.
Pelajar Mengalami Iritasi Mata dan Sesak Napas
Kasi Humas Polres Cilegon AKP Imam Maryono menjelaskan, para siswa yang terkena dampak mengalami keluhan berbeda-beda. Gejala yang dilaporkan antara lain mata perih, pusing, hingga sesak napas. Kondisi tersebut membuat kepolisian segera memberikan bantuan dan membawa pelajar untuk mendapatkan penanganan kesehatan.
“Sejumlah siswa mengalami keluhan berupa mata perih, pusing, hingga sesak napas dan harus mendapatkan pemeriksaan medis,” kata Imam dalam keterangan pers yang diterbitkan Jumat, 9 Oktober 2026.
Gas air mata dapat menimbulkan iritasi pada mata, kulit, serta saluran pernapasan, terutama bagi orang yang berada cukup dekat dengan paparan. Dalam kejadian ini, keluhan muncul setelah gas dari latihan pengendalian massa terbawa angin ke arah lingkungan sekolah.
Polres Cilegon Latihan Penanganan Demo 19 siswa ini kemudian ditangani melalui pemeriksaan di beberapa fasilitas kesehatan. Kepolisian membantu membawa para pelajar ke Rumah Sakit Krakatau Medika atau RSKM, RS Hermina, RS Kurnia, Eka Hospital, puskesmas, dan layanan Dokkes Polres Cilegon.
Biaya Pemeriksaan dan Pengobatan Ditanggung Kepolisian
Total 19 pelajar menjalani pemeriksaan setelah terdampak gas air mata dari kegiatan simulasi tersebut. Polres Cilegon menyatakan seluruh biaya pemeriksaan maupun pengobatan para siswa menjadi tanggung jawab kepolisian.
“Polres Cilegon juga menyampaikan permohonan maaf kepada para siswa dan pihak sekolah yang terdampak. Selain memfasilitasi penanganan medis, kepolisian memastikan seluruh biaya pemeriksaan dan pengobatan menjadi tanggungan Polres Cilegon,” lanjut Imam.
Permohonan maaf disampaikan kepada siswa dan pihak sekolah sebagai respons atas dampak yang muncul di luar area latihan. Langkah penanganan medis dilakukan agar kondisi para pelajar dapat diperiksa secara menyeluruh, terutama bagi mereka yang mengalami mata perih, pusing, atau gangguan pernapasan.
Setelah menjalani pemeriksaan, seluruh siswa yang terdampak telah diperbolehkan pulang. Pada saat keterangan disampaikan, tidak ada informasi mengenai pelajar yang masih harus menjalani perawatan lanjutan di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya.
Evaluasi Keselamatan Latihan di Sekitar Sekolah
Peristiwa Polres Cilegon Latihan Penanganan Demo 19 siswa terdampak ini menjadi perhatian karena kegiatan berlangsung dekat dengan kawasan pendidikan. Latihan pengendalian massa memang diperlukan untuk meningkatkan kesiapan petugas, tetapi kondisi lingkungan sekitar perlu diperhitungkan agar dampaknya tidak menjangkau warga yang tidak terlibat dalam simulasi.
Arah angin menjadi salah satu faktor penting ketika latihan menggunakan bahan iritan seperti gas air mata dilakukan di ruang terbuka. Pengaturan lokasi, jarak dari permukiman dan sekolah, pemantauan cuaca, serta kesiapan layanan kesehatan dapat membantu meminimalkan risiko paparan terhadap masyarakat di sekitar area kegiatan.
Bagi sekolah, keselamatan siswa tetap menjadi prioritas ketika terdapat aktivitas di sekitar lingkungan pendidikan yang berpotensi mengganggu kesehatan. Koordinasi dan pemberitahuan kepada pihak terkait juga dapat membantu sekolah menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi situasi yang tidak diinginkan.
FAQ Insiden Gas Air Mata di Cilegon
Berapa siswa yang terdampak gas air mata?
Sebanyak 19 siswa SMP-SMK Madinatul Hadid di Cilegon menjalani pemeriksaan medis setelah gas air mata dari latihan terbawa angin ke arah sekolah.
Keluhan apa yang dialami para siswa?
Keluhan yang dilaporkan meliputi mata perih, pusing, dan sesak napas. Para siswa kemudian mendapatkan pemeriksaan di sejumlah fasilitas kesehatan.
Siapa yang menanggung biaya pengobatan siswa?
Polres Cilegon menyatakan biaya pemeriksaan dan pengobatan seluruh siswa terdampak ditanggung oleh kepolisian.
Apakah seluruh siswa sudah diperbolehkan pulang?
Ya. Setelah pemeriksaan medis dilakukan, seluruh siswa yang terdampak telah diperbolehkan pulang.