Kemnaker Buka Program Pelatihan Vokasi Nasional untuk Lulusan SMA/SMK, Kuota 70.000 Peserta
Latest Program – Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan pembukaan program pelatihan vokasi nasional yang ditujukan bagi lulusan SMA/SMK. Kuota yang disediakan mencapai 70.000 peserta pada tahun ini. Program ini dijalankan melalui lembaga pelatihan yang dimiliki Kementerian Ketenagakerjaan, tersebar di berbagai wilayah Indonesia, serta kolaborasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).
Program Pelatihan Berbasis Keterampilan
Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, menjelaskan bahwa peserta akan menerima pelatihan sesuai kebutuhan industri kerja tanpa biaya. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi Siapkerja, yang juga menyediakan akses untuk Program Magang Nasional dan pelatihan vokasi lainnya.
“Insentif diberikan sebesar Rp20 ribu per hari untuk uang saku, sementara pelatihan gratis selama peserta aktif. Sertifikasi dari pemerintah juga diperoleh,” kata Afriansyah.
Program Magang Nasional dengan Kuota Lebih Banyak
Selain pelatihan vokasi, Kemnaker menyiapkan kuota 150.000 peserta untuk Program Magang Nasional 2026, naik dari 100.000 peserta tahun sebelumnya. Peningkatan ini berdasarkan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas peluang kerja dan meningkatkan keterampilan lulusan baru.
“Peserta ditempatkan di instansi, baik swasta maupun pemerintah, dan dididik selama 6 bulan oleh mentor profesional,” terang Afriansyah.
Menurut wamenaker, peserta magang menerima tunjangan sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) wilayah penempatan. Contohnya, mereka yang ditempatkan di Jakarta mendapatkan insentif sekitar Rp5,8 juta per bulan.