News

Kapolri Naikkan Pangkat Brigpol Arya Anggota Polda Lampung Gugur Ditembak Maling

Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Khusus kepada Anggota Polda Lampung yang Gugur Saat Menangkap Maling

Kapolri Naikkan Pangkat Brigpol Arya Anggota – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada Brigadir Polisi Arya Supena, anggota Polda Lampung, sebagai penghargaan atas pengabdian yang dihiasi dengan keberanian. Arya gugur setelah menjadi korban tembakan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Bandarlampung, Sabtu (9/5/2026). Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengorbanan yang dilakukan Arya saat menjalankan tugas operasional.

Pelaku Curanmor Ditembak saat Mencuri di Bandarlampung

Dalam kejadian tersebut, Brigpol Arya Supena memergoki dua pelaku pencurian saat berada di lokasi kejadian. Sigit menjelaskan, pelaku mengeluarkan senjata api dan langsung menembak korban saat berusaha melumpuhkan aksi pencurian. “Mereka langsung pergi, sedangkan tim masih berusaha mengidentifikasi para pelaku,” tambah Sigit dalam wawancara dengan iNews.id. Dalam situasi darurat, Arya memutuskan untuk bertindak cepat meski berisiko tinggi.

Arya, yang merupakan anggota kepolisian sejak beberapa tahun lalu, dikenal memiliki semangat pengabdian yang tinggi. Sebelum gugur, ia sering ditemani rekan-rekannya dalam operasi penegakan hukum di wilayah Lampung. Kapolri menegaskan bahwa KPLB ini tidak hanya memperingati jasa Arya, tetapi juga sebagai penghargaan bagi institusi kepolisian dalam menghormati pengorbanan anggotanya.

Kapolri Sigit Apresiasi Dedikasi Arya dalam Penegakan Hukum

Kenaikan pangkat luar biasa tersebut diberikan setelah Sigit menunjuk Kapolda Lampung dan Asisten SDM untuk mengusulkan keputusan tersebut. “Sudah diajukan. Sejak hari pertama saya menunjuk Kapolda dan As SDM untuk mengusulkan KPLB karena beliau gugur saat melaksanakan tugas dan sebagai bentuk penghormatan institusi terhadap jasa almarhum,” kata Sigit dalam pernyataannya. Penghargaan ini menunjukkan komitmen Kapolri untuk memperkuat semangat juang anggota kepolisian.

Kejadian tersebut memicu respons kuat dari masyarakat dan rekan-rekan kerja Arya. Banyak pihak menilai bahwa tindakan Arya dalam memergoki aksi curanmor adalah bentuk keberanian yang luar biasa. Dalam konteks kepolisian, keguguran Arya menjadi simbol pengorbanan yang menjadi motivasi bagi anggota lainnya untuk tetap bersemangat dalam menjalankan tugas. Sigit juga menekankan bahwa KPLB ini adalah langkah konkret untuk mengakui perjuangan anggota di lapangan.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja polisi di daerah, KPLB Brigpol Arya juga menjadi momentum untuk memperkuat sistem penghargaan di institusi kepolisian. Sigit menyoroti bahwa keberanian dan loyalitas Arya terhadap tugasnya patut dijadikan contoh bagi rekan-rekan yang lain. Selain itu, kejadian ini menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan perlindungan anggota saat melakukan operasi penegakan hukum.

Leave a Comment