Announced: JPU Temukan Arus Dana Rp3 Miliar Bulanan dari Bos Blueray Cargo ke Dirjen Bea Cukai
Announced – Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) baru saja mengungkap fakta mengejutkan terkait aliran dana dari PT Blueray Cargo ke pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Arus dana tersebut mencapai Rp3 miliar per bulan, totalnya mencapai Rp21 miliar selama periode Juli 2025 hingga Januari 2026. Informasi ini diungkapkan saat JPU membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) dalam kasus dugaan suap terkait importasi barang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat (12/6/2026).
Detail Aliran Dana dan Peran Pejabat
JPU menjelaskan bahwa dana tersebut dialirkan ke tiga pejabat berbeda menggunakan kode BC1, BC2, dan BC3. Kode BC1 mengarah ke Djaka Budhi Utama, Dirjen Bea Cukai; BC2 ke Rizal, Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai; serta BC3 ke Sisprian Subiaksono, Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan (Kasubdit Intel P2 DJBC). John Field, pemilik perusahaan, mengonfirmasi bahwa dana tersebut ditujukan kepada para pejabat tersebut.
“Pada bulan Juli 2025, totalnya Rp8,2 miliar. BC1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Rp3 miliar, BC2 untuk Bang Rizal Rp2 miliar, dan BC3 untuk Sis Rp1 miliar,” ujar JPU.
“Betul,” jawab John Field secara pasti.
Announced dalam sidang tersebut, JPU juga menyebutkan bahwa pemberian dana dilakukan secara rutin setiap bulan. Pada Agustus 2025, dana yang diberikan mencapai Rp8,95 miliar dalam bentuk dolar Singapura, dengan pembagian yang sama seperti bulan sebelumnya. Pola ini diulangi hingga November 2025, dengan total per bulan tetap konsisten. Untuk Desember dan Januari, JPU menyatakan bahwa besaran dana yang dibagikan tidak mengalami perubahan.
Keberlanjutan Dana dan Struktur Pembiayaan
Announced dalam proses penyidikan, dana yang dialirkan ke para pejabat tidak hanya berupa uang tunai tetapi juga melibatkan fasilitas hiburan serta barang mewah. Total keseluruhan dana yang dibagikan mencapai Rp63 miliar (Rp63.146.939.000), terdiri dari Rp61.301.939.000 dalam bentuk dolar Singapura dan Rp1,845 miliar untuk kebutuhan hiburan. JPU menjelaskan bahwa uang tersebut diserahkan secara bertahap, dengan setiap transaksi diakui oleh John Field dan rekan-rekannya.
Announced dalam keseluruhan pengungkapan, para pejabat yang menerima suap termasuk Rizal, yang menjabat Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC selama periode September 2024 hingga Januari 2026. Sisprian Subiaksono dan Orlando Hamonangan, Kasi Intel DJBC, juga menjadi penerima dana tersebut. JPU menegaskan bahwa semua transaksi telah dicatat rapi dalam berita acara pemeriksaan, memastikan kejelasan dalam proses penyelidikan.
Announced sebagai bagian dari investigasi, KPK terus memperluas pemeriksaan terhadap perusahaan Blueray Cargo dan para pejabat yang terlibat. Arus dana tersebut ditemukan sebagai bentuk imbalan atas pengaruh yang diberikan kepada pejabat dalam menyetujui importasi barang. Pemberian dana ini terjadi sepanjang tahun 2025, dengan penyerahan bulanan yang teratur dan disertai dengan bukti-bukti pendukung seperti dokumen keuangan dan laporan transaksi.
Respons John Field dan Validasi Dana
John Field, sebagai bos Blueray Cargo, secara terbuka mengakui bahwa dana tersebut sampai kepada masing-masing pihak yang dituju. Ia menjelaskan bahwa perusahaan terus memastikan keberlanjutan transaksi melalui sistem yang diatur dengan rapi. Announced dalam keseluruhan proses, JPU memastikan bahwa semua transaksi telah dilakukan dengan transparansi dan tidak ada indikasi manipulasi.
“Pak John, izin Majelis itu penegasan agar catatan keuangan lengkap. Apa Pak Ocoy pernah menyampaikan keluhan bahwa uang dari Pak John tidak sampai kepada pihak-pihak yang menerima?” tanya JPU.
“Pak Ocoy tidak pernah menyebutkan keluhan tersebut,” jawab JPU.
Announced selama persidangan, JPU menegaskan bahwa investigasi terus berjalan untuk memastikan tidak ada kejanggalan lain dalam kasus ini. Selain dana bulanan, pihak penyidik juga memeriksa pola komunikasi antara John Field dengan para pejabat Bea Cukai. Sementara itu, Blueray Cargo tetap berkomitmen untuk menjawab semua pertanyaan yang diajukan selama proses penyelidikan. Announced dalam laporan resmi, KPK mengungkap bahwa dana tersebut terkait langsung dengan kebijakan importasi yang diambil oleh pejabat yang terlibat.