Perempuan di Usia 40 Tahun Harus Terus Berolahraga, Ini Manfaatnya
Nusantaranews1.com – Masa perimenopause sering kali menimbulkan berbagai masalah kesehatan, termasuk gejala seperti nyeri otot dan gangguan tidur. Untuk mengatasi hal ini, para ahli menyarankan agar wanita di usia tersebut rutin bergerak. Latihan fisik tidak hanya menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga berperan dalam mencegah masalah kesehatan yang muncul.
Kesehatan Fondasi Panggul dan Tulang
Dokter spesialis fisik dan rehabilitasi, dr. Gustiawaty Army, Sp.KFR, menyoroti bahwa perubahan hormon selama masa perimenopause bisa memengaruhi kekuatan otot dan fondasi panggul. Menurutnya, sekitar 72,9 persen perempuan menopause mengalami gangguan pada area ini, yang dapat mengurangi kualitas hidup.
“Sekitar 72,9 persen perempuan menopause mengalami gangguan fondasi panggul yang memengaruhi kualitas hidup,” ujar dr. Gustiawaty dalam seminar ‘Jangan Malu, Saatnya Bicara Perimenopause’ di Jakarta. “Latihan fisik yang teratur dan bertahap bisa membantu menjaga kekuatan otot, kesehatan tulang, serta mengurangi gejala perimenopause.”
Dengan tidak mengimbangi aktivitas fisik, risiko osteoporosis, kehilangan keseimbangan, hingga cedera akibat jatuh meningkat. Maka, olahraga menjadi pilihan sederhana yang bisa dilakukan sejak dini.
Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental
Olahraga tidak hanya bermanfaat fisik, tetapi juga membantu meningkatkan suasana hati dan kualitas tidur. Menurut dr. Leonita Ariesti Putri, Sp.KJ., MSc, perubahan hormon sering kali datang bersamaan dengan tekanan kehidupan, yang bisa memicu emosi tidak stabil.
“Perimenopause bukan membuat perempuan lebih sensitif tanpa alasan. Perubahan suasana hati merupakan respons alami akibat perubahan hormon yang terjadi saat menghadapi berbagai tekanan hidup,” jelas dr. Leonita.
Beberapa faktor stres seperti beban pekerjaan, perubahan hubungan sosial, dan perawatan orang tua bisa memperparah kondisi. Oleh karena itu, menjaga kesehatan mental sejajar pentingnya dengan menjaga kondisi fisik.
Kombinasi Gaya Hidup Sehat
CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali, menekankan bahwa perimenopause adalah fase alami yang bisa dihadapi dengan nyaman. Ia menambahkan bahwa memahami perubahan tubuh penting untuk mengambil langkah tepat saat gejala muncul.
“Perimenopause adalah bagian dari kehidupan perempuan, tetapi tidak harus dijalani dengan rasa tidak nyaman. Pendekatan multidisiplin diharapkan membantu mereka tetap sehat, percaya diri, dan produktif di setiap tahap,” tutur Leona.
Menurut para ahli, selain berolahraga, pola makan seimbang, cukup tidur, serta rutin memeriksa kesehatan juga dianjurkan. Kombinasi ini dinilai bisa memudahkan perempuan melewati masa perimenopause secara lebih lancar dan mengurangi risiko penyakit kronis di masa depan.
