Isi Percakapan Ruben Onsu dengan Pria Berusia 21 Tahun saat Video Call Terungkap!
Daftar Isi
Rekaman Video Call Ruben Onsu Jadi Sorotan di Tengah Polemik dengan Sarwendah
Nusantaranews1.com – Rekaman percakapan video call yang menampilkan Ruben Onsu dengan seorang pria berusia 21 tahun ramai dibicarakan setelah Sarwendah membagikannya melalui media sosial pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Dalam beberapa potongan video itu, Ruben terdengar membahas kesetiaan, hubungan, hingga menawarkan diri sebagai sosok yang menemani lawan bicaranya.
Unggahan tersebut hadir ketika persoalan antara Ruben dan Sarwendah kembali menjadi perhatian publik. Sarwendah mengunggah empat video yang memperlihatkan mantan suaminya sedang berbicara lewat panggilan video dengan seorang pria. Karena yang tersebar hanya berupa cuplikan, makna percakapan secara utuh masih perlu dilihat melalui rekaman lengkap agar tidak terlepas dari konteksnya.
Ucapan soal “penjaga hati”
Salah satu bagian yang paling menarik perhatian adalah ketika Ruben menawarkan kebersamaan kepada lawan bicaranya. Dalam rekaman itu, ia memakai istilah “penjaga hati”, yang kemudian memicu beragam respons dari pengguna media sosial.
“Eh, kamu temenin aku aja kalau nggak, mau nggak? Jadi penjaga hati mau nggak? Jadi penjaga hati ajalah,” ujar Ruben dalam rekaman video call tersebut, dikutip Minggu (11/10/2026).
Potongan tersebut menjadi bahan pembicaraan karena disampaikan dalam suasana percakapan yang tampak pribadi. Namun, publik belum mendapat keseluruhan isi dialog, termasuk pembicaraan sebelum dan sesudah kalimat tersebut. Karena itu, kesimpulan mengenai maksud percakapan tidak dapat dilepaskan dari konteks rekaman yang lebih lengkap.
Ruben menyinggung usia dan kesetiaan
Dalam bagian lain, Ruben terdengar membicarakan usia pria yang disebut telah berumur 21 tahun. Percakapan lalu mengarah pada pandangannya mengenai kesetiaan dalam relasi. Ruben menyampaikan kesan bahwa komitmen menjadi sesuatu yang semakin sulit ditemukan.
“Ya, sudah 21 tahun pasti sudah tahulah. Yang setia jarang. Yang setia, yang setia mah jarang, maunya macam-macaman main gitu,” ujar Ruben.
Ia kemudian menjelaskan sikap pribadinya apabila telah memilih pasangan. Ruben menyatakan dirinya tidak menyukai hubungan yang melibatkan banyak orang atau pergantian pasangan.
“Sementara aku mah kalau sudah dia, dia aja, maksudnya enggak suka macam-macam gitu orangnya. Enggak tahu orang mah sekarang kayaknya demen, demen sama orang nakal,” lanjutnya.
Ucapan tentang kesetiaan tersebut ikut membuat rekaman menjadi perhatian luas. Meski begitu, potongan video yang beredar tidak memberikan penjelasan menyeluruh mengenai hubungan Ruben dengan lawan bicaranya maupun latar pembicaraan mereka saat itu.
Isu ajakan tinggal bersama belum terlihat utuh
Selain kalimat mengenai “penjaga hati”, muncul pula isu bahwa Ruben beberapa kali menggoda serta mengajak kekasih Artos Olla untuk tinggal bersamanya. Informasi itu disebut muncul dalam video call yang diunggah Sarwendah.
Akan tetapi, materi percakapan yang dapat diverifikasi belum memperlihatkan kutipan lengkap mengenai ajakan tinggal bersama tersebut. Redaksi persis dan konteks dari pernyataan itu masih perlu ditelusuri melalui rekaman penuh. Hal ini penting karena cuplikan pendek berpotensi menimbulkan penafsiran yang berbeda dari percakapan sebenarnya.
Latar Pertemuan yang Diceritakan Sarwendah
Sarwendah juga menyertakan penjelasan mengenai sebuah pertemuan yang melibatkan beberapa pihak, termasuk Artos dan pengacara Jaenudin. Ia menyebut pertemuan tersebut berawal dari undangan Ibu Z.
Dalam keterangannya, Sarwendah mengaitkan pertemuan itu dengan persoalan harta gono-gini berupa rumah yang disebut akan dilelang. Ia juga mengaku menerima informasi tentang adanya bukti yang diyakini dapat membantu proses perkara di pengadilan.
Dalam kesempatan itu, Sarwendah menyatakan bahwa ia diperlihatkan video call antara Ruben dengan seorang pria yang disebut sebagai pasangan Artos. Artos, melalui penjelasan yang disampaikan dalam unggahan Sarwendah, mengklaim Ruben kerap menggoda pasangannya dan menawarkan sejumlah hal kepada perempuan tersebut.
Klaim tersebut merupakan keterangan yang muncul melalui unggahan Sarwendah dan belum menjadi fakta yang terbukti secara independen. Pemisahan antara rekaman yang tersedia, pernyataan para pihak, serta kesimpulan publik menjadi penting agar pembaca dapat memahami polemik ini secara lebih proporsional.
Kekecewaan Sarwendah atas narasi yang beredar
Selain video call, Sarwendah mengungkapkan rasa kecewanya terhadap berbagai narasi yang ia nilai telah berkembang selama berbulan-bulan. Ia menilai pemberitaan dan pembicaraan yang muncul telah menggambarkan dirinya secara negatif.
“Entah sudah berapa banyak narasi dan fitnah yang dibuat agar saya terlihat jelek, buruk, jahat dll. Ini sudah berbulan-bulan dan sudah di titik bingung, sebenarnya ini mau dibawa ke mana? Apa yang mau diselesaikan? Saya rasa semua orang sudah capek dan muak dengan kasus ini,” tulis Sarwendah.
Ia juga meminta Ruben memperlihatkan rekaman CCTV yang sebelumnya menjadi bahan polemik secara utuh, termasuk audionya. Sarwendah berharap masyarakat dapat membentuk penilaian setelah melihat materi lengkap, bukan hanya dari potongan yang beredar.
Tanggapan Ruben Onsu
Ruben turut menyampaikan respons melalui media sosial. Ia mempertanyakan tujuan pertemuan yang dikaitkan dengan penyebaran rekaman tersebut. Ruben juga menduga ada upaya untuk menjatuhkan dirinya melalui materi yang kemudian menjadi konsumsi publik.
Di sisi lain, ia menyinggung persoalan hak asuh anak dan menyampaikan perasaannya bahwa dirinya terus direndahkan melalui berbagai cara. Pernyataan Ruben itu merupakan pandangan pribadinya atas situasi yang sedang terjadi.
Polemik ini memperlihatkan bagaimana rekaman pribadi yang tersebar dapat memperluas konflik di ruang publik. Tanpa rekaman penuh dan penjelasan dari semua pihak yang terkait, publik perlu berhati-hati dalam menafsirkan potongan percakapan maupun klaim yang beredar di media sosial.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Isi Percakapan Ruben Onsu dengan Pria?
Isi Percakapan Ruben Onsu dengan Pria is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Isi Percakapan Ruben Onsu dengan Pria matter?
Isi Percakapan Ruben Onsu dengan Pria matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.