Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Investasi Emas dalam Latest Program
Latest Program menghadirkan kolaborasi strategis antara PT Pegadaian dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 12 Juni 2026. Pertemuan ini dilakukan di Main Hall Bursa Efek Indonesia, dengan tujuan mengintegrasikan sistem keuangan berbasis emas ke dalam pasar modal. Sebagai bagian dari Latest Program, Pegadaian ditetapkan sebagai Pemegang Rekening KSEI, yang merupakan langkah penting untuk memperkuat infrastruktur ekosistem investasi emas nasional. Kerja sama ini juga mempercepat implementasi Electronic Gold Receipt (EGR) dan Exchange Traded Fund (ETF) Emas di Indonesia, dengan rencana peluncuran di semester II-2026.
Ekosistem Investasi Emas yang Lebih Terpadu
Kolaborasi antara Pegadaian dan KSEI dalam Latest Program bertujuan menciptakan sinergi yang menghubungkan aset emas fisik dengan instrumen keuangan digital. Melalui Central Depository and Book-Entry Settlement System (C-BEST), Pegadaian dapat mencatat EGR secara langsung, memastikan keamanan dan transparansi dalam proses kepemilikan emas. ETF Emas, yang sebelumnya hanya ada di bursa global seperti Amerika Serikat, kini siap diadopsi di Tanah Air sebagai salah satu produk inovatif dalam Latest Program.
Inovasi dalam Pengelolaan Aset Emas
Latest Program mencakup kebijakan baru yang mengintegrasikan teknologi digital dalam pengelolaan emas. EGR, sebagai bukti kepemilikan emas berbentuk digital, akan disimpan dan dikelola oleh Pegadaian, sementara transaksi dan perekaman dilakukan melalui sistem KSEI. Inisiatif ini memberikan keuntungan kepada investor, karena emas fisik di brankas Pegadaian menjadi jaminan nyata untuk setiap gram emas digital yang diperdagangkan. Proses ini tidak hanya memperkuat kepercayaan terhadap produk investasi, tetapi juga meningkatkan likuiditas pasar modal Indonesia.
Dalam Latest Program, KSEI berperan sebagai pihak yang menyediakan infrastruktur digital untuk mendukung pertumbuhan instrumen keuangan berbasis emas. Pegadaian, sebagai penyimpan emas terbesar di Indonesia, menjadi mitra utama dalam memastikan ketersediaan aset fisik yang aman. Sinergi ini diharapkan menjadi pondasi bagi ekosistem emas nasional yang lebih modern, dengan kemudahan akses dan kepastian dalam transaksi jangka panjang.
Penambahan Pemegang Rekening KSEI
Kerja sama dalam Latest Program memberi dampak signifikan terhadap ekosistem keuangan Indonesia. Dengan mengakuisisi status Pemegang Rekening KSEI, Pegadaian meningkatkan jumlah pemangku kepentingan dalam sistem digital bursa efek. KSEI juga mengumumkan bahwa jumlah Pemegang Rekening KSEI telah mencapai 124, menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam penguatan kerangka regulasi dan pasar modal. Hal ini menjadi langkah penting untuk mendukung pertumbuhan ETF Emas sebagai bagian dari Latest Program.
ETF Emas yang diintegrasikan ke dalam Latest Program akan memberikan fleksibilitas kepada investor dalam berpartisipasi di pasar modal. Produk ini memungkinkan pembelian dan penjualan emas melalui platform bursa, mirip dengan transaksi saham. Dengan adanya ETF Emas, pasar emas diharapkan mampu menyesuaikan dinamika ekonomi nasional dan global, sekaligus memberikan alternatif investasi yang lebih terjangkau dan terukur. Langkah ini juga menjadi bagian dari inisiatif KSEI untuk mengembangkan produk baru yang relevan dengan tren pasar.
Langkah Strategis untuk Masa Depan
Latest Program menjadi bukti komitmen kedua pihak untuk memperkuat posisi Indonesia dalam pasar modal global. Pegadaian, yang selama ini dikenal sebagai penyedia layanan jaminan emas, kini berperan sebagai mitra utama dalam penguatan infrastruktur digital. Sementara itu, KSEI fokus pada peningkatan kapasitas sistem bursa untuk menampung produk inovatif seperti ETF Emas. Kedua pihak juga berharap kerja sama ini mendorong transparansi dan kepercayaan investor dalam pengelolaan aset emas, yang menjadi bagian penting dari strategi ekosistem finansial nasional.
Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat, mengatakan bahwa penambahan Pegadaian sebagai Pemegang Rekening KSEI menjadi salah satu upaya strategis dalam Latest Program. “Dengan adanya kerja sama ini, KSEI bisa mengembangkan produk investasi baru yang lebih mudah diakses oleh masyarakat luas,” ujarnya. Di sisi lain, Selfie Dewiyanti, Direktur Pemasaran PT Pegadaian, menegaskan bahwa Latest Program memberikan peluang untuk mengoptimalkan peran Pegadaian sebagai penyedia emas fisik, sekaligus mendorong transaksi digital yang lebih efisien. Keduanya bersama-sama membentuk platform investasi emas yang lebih kompetitif di masa depan.