Berita
⚡ Anda membaca versi AMP yang dioptimalkan — Lihat versi lengkap →
Berita

Meeting Results: Gudang Penimbunan Solar di Jambi Terbakar, 5 Mobil Hangus

Patricia Rodriguez ⏱ 3 min read

Meeting Results: Gudang Penimbunan Solar di Jambi Terbakar, 5 Mobil Hangus

Meeting Results – Dalam sebuah meeting results yang dilakukan setelah kejadian, pihak berwenang mengungkapkan bahwa kebakaran besar di gudang penimbunan solar di Kota Jambi berawal dari percikan api selama proses bongkar muat bahan bakar minyak (BBM) yang sedang berlangsung. Lokasi kejadian, yang berada di RT 19, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, menyebabkan kepanikan di sekitar warga karena berada di tengah permukiman padat penduduk. Meeting Results ini menjadi ajang untuk menggali penyebab kebakaran serta merencanakan tindakan pencegahan di masa mendatang.

Detail Kebakaran dan Pemadaman

Kebakaran terjadi Jumat (15/5/2026) malam, saat truk yang telah dimodifikasi sedang mengangkut solar ke tempat penampungan. Percikan api yang muncul dari aktivitas tersebut memicu kobaran api yang dengan cepat merusak seluruh isi gudang. Lima unit kendaraan, terdiri dari dua mobil tangki, dua truk modifikasi, dan satu pikap pengangkut BBM, hangus terbakar. Meeting Results yang dihadiri oleh tim Damkartan Kota Jambi dan Pertamina menyoroti kesulitan petugas dalam mengendalikan api akibat kandungan minyak yang tinggi di truk modifikasi.

“Saat anggota tiba di lokasi, ditemukan truk yang sudah dimodifikasi berisi BBM. Diduga terjadi percikan api saat aktivitas bongkar muat minyak hingga gudang terbakar hebat,” ujar Kadis Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, Sabtu (16/5/2026). Ia menambahkan bahwa meeting results terkait kebakaran ini menjadi dasar untuk evaluasi keamanan penyimpanan BBM di area industri.

Untuk memadamkan api, tujuh unit armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi, didukung oleh tim Pertamina. Petugas menghadapi tantangan besar karena bahan bakar minyak yang mudah terbakar dan penyebaran api yang cepat. Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut ke rumah warga yang berdiri rapat di sekitar, petugas menggunakan cairan busa khusus (foam). Meeting Results yang dihadiri oleh beberapa pemangku kebijakan menegaskan pentingnya koordinasi antara instansi pemerintah dan perusahaan penyimpanan BBM.

Penyebab dan Dampak Kebakaran

Penelusuran awal menunjukkan bahwa api berasal dari percikan minyak saat truk sedang melakukan pengangkutan. Meski penyebab pasti masih dalam investigasi, meeting results yang diadakan oleh Polsek Kotabaru menggarisbawahi kebutuhan untuk memperketat prosedur keselamatan di gudang penyimpanan. Kebakaran ini juga memengaruhi lingkungan sekitar, dengan warga terpaksa mengungsi sementara dan aktivitas bisnis di sekitar area terganggu.

Kondisi udara yang pekat setelah pemadaman membuat dua pemadam kebakaran mengalami sesak napas dan harus mendapatkan pertolongan medis. Meeting Results yang diadakan di hari berikutnya menyebutkan bahwa kejadian ini menjadi peringatan untuk memperbaiki sistem alarm dini dan penggunaan alat pelindung diri (APD) yang lebih memadai. Selain itu, pihak berwenang menyoroti pentingnya pelatihan pengendalian kebakaran bagi para pekerja di sektor logistik BBM.

Setelah api berhasil dipadamkan, proses pendinginan dilakukan secara intensif di seluruh area bangunan yang hancur. Meeting Results menyebutkan bahwa kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, dengan kerusakan utama terjadi pada gudang penyimpanan dan sejumlah kendaraan bermotor. Namun, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini, yang menjadi penilaian positif dari meeting results sebagai hasil dari respons yang cepat dan terorganisir.

Kini, kasus ini ditangani intensif oleh Polsek Kotabaru, yang sedang menyelidiki penyebab kebakaran serta mencari pelaku yang kabur setelah kejadian. Meeting Results yang dihadiri oleh perwakilan dari pemerintah daerah dan perusahaan menggarisbawahi kebutuhan untuk melakukan audit menyeluruh terhadap keamanan gudang serta menjadikan kejadian ini sebagai bahan pembelajaran untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Selain itu, meeting results juga menetapkan langkah-langkah perbaikan seperti pemasangan sensor api dan pengawasan lebih ketat selama operasional penyimpanan BBM.

Bagikan artikel ini