Berita
⚡ Anda membaca versi AMP yang dioptimalkan — Lihat versi lengkap →
Berita

Kecelakaan Maut Truk Kontainer Tabrak Minibus di Luwu – 3 Orang Tewas

Elizabeth Jones ⏱ 3 min read

Kecelakaan Maut Truk Kontainer Tabrak Minibus di Luwu, 3 Orang Tewas

Kecelakaan Maut Truk Kontainer Tabrak Minibus – Kecelakaan maut yang melibatkan truk kontainer dan minibus terjadi di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Marabuana, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Senin (18/5/2026). Tabrakan parah ini menyebabkan tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Kecelakaan tersebut dinilai sangat berbahaya karena benturan antara kedua kendaraan terjadi secara langsung tanpa adanya perlambatan sebelumnya, sehingga mengakibatkan kerusakan serius pada bagian depan mobil-mobil yang terlibat.

Detail Kecelakaan dan Korban

Dalam video yang beredar, kondisi kendaraan setelah tabrakan menunjukkan kerusakan berat di jalur utama Makassar. Minibus DS 1465 LE hancur berantakan, sehingga mengakibatkan sopir dan dua penumpangnya tewas seketika. Sementara truk kontainer D 8198 WF juga mengalami kerusakan signifikan, dengan kabin yang runtuh menyebabkan sopir truk serta dua kondekturnya terjebak di dalamnya. Warga sekitar langsung berhamburan ke lokasi dan berupaya keras untuk mengevakuasi korban. Beberapa warga membantu mengeluarkan penumpang yang terluka menggunakan alat sederhana, sementara lainnya menunggu bantuan dari petugas.

Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Alwi, mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi akibat kondisi jalanan yang sempit dan licin akibat hujan deras. “Kecelakaan ini terjadi saat truk kontainer melaju dari arah utara, sementara minibus bergerak dari arah selatan (Makassar),” jelas AKP Alwi. Menurut keterangan petugas, kecepatan kendaraan menjadi faktor penting dalam menentukan keparahan korban. Truk kontainer yang mengangkut bahan baku pertanian diperkirakan melaju cukup cepat, sementara minibus mengangkut penumpang dalam jumlah yang cukup banyak.

Tabrakan yang terjadi disebut sebagai “adu banteng” karena kedua kendaraan tidak menghindar meskipun sudah mendekati persimpangan. Pengemudi minibus sebelumnya sempat memberi isyarat berhenti, tetapi truk kontainer tidak merespons. Akibatnya, benturan terjadi secara frontal, menyebabkan keduanya terjatuh dan hancur dalam satu gerakan. “Kerusakan pada bagian depan mobil sangat parah, hampir tidak bisa dikenali lagi,” tambah AKP Alwi.

Upaya Penanganan oleh Pihak Terkait

Setelah insiden, petugas kepolisian segera datang ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, tim medis dari rumah sakit terdekat juga diterjunkan untuk menangani korban yang masih hidup. Dari laporan awal, seluruh jenazah telah dikenali dan diberikan identitas sebelum diserahkan kepada keluarga masing-masing. “Kami sedang mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan melengkapi data kecelakaan,” kata AKP Alwi.

Menurut sementara informasi yang diterima, tabrakan ini terjadi sekitar pukul 10.30 pagi. Cuaca yang buruk pada saat kejadian, yakni hujan deras dan angin kencang, diduga memengaruhi visibilitas pengemudi dan membuat permukaan jalan lebih licin. Seorang saksi mata, Suryadi (52), mengatakan bahwa kecelakaan terjadi di dekat warung makan yang biasa menjadi tempat istirahat para pengendara. “Kedua kendaraan bergerak cukup cepat, dan tiba-tiba saja benturan terjadi. Mereka tidak sempat menghindar,” ujarnya.

Dalam upaya penyelamatan, para warga menggunakan alat seadanya, seperti palu dan papan kayu, untuk membuka kabin truk yang runtuh. Beberapa orang juga membantu menarik korban dari dalam sisa kendaraan yang berantakan. Karena jarak tempuh dari rumah sakit cukup jauh, korban yang masih hidup diberi pertolongan pertama di lokasi sebelum dinaikan ke mobil ambulans.

Kecelakaan maut truk kontainer tabrak minibus ini menimbulkan kekacauan di sekitar lokasi. Para pengendara lain yang melintas terpaksa menghentikan kendaraannya untuk membantu evakuasi. Selain itu, pihak kepolisian juga menghimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada saat berkendara di jalur utama, terutama di area yang rawan curah hujan tinggi. “Kami sedang memperbaiki jalur dan meninjau kondisi permukaan jalan untuk mencegah kecelakaan serupa terjadi lagi,” tambah Kasat Lantas.

Kasus ini kini ditangani oleh Satlantas Polres Luwu dengan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga menginvestigasi apakah ada faktor lain, seperti kesalahan pengemudi atau kelelahan, yang memperparah insiden tersebut. Sementara itu, keluarga korban mengungkapkan kekecewaan mereka karena kecelakaan maut ini menyebabkan kehilangan tiga anggota keluarga. “Kami hanya berharap penyebab pasti kecelakaan maut truk kontainer tabrak minibus ini segera terungkap,” ungkap salah satu kerabat korban.

Bagikan artikel ini