Berita
⚡ Anda membaca versi AMP yang dioptimalkan — Lihat versi lengkap →
Berita

Important Visit: Remaja di Aceh Barat Tewas Terseret Ombak, Jenazah Ditemukan Mengapung di Tengah Laut

Jessica Moore ⏱ 2 min read

Important Visit: Remaja di Aceh Barat Tewas Terseret Ombak, Jenazah Ditemukan Mengapung di Tengah Laut

Important Visit – Dalam rangka Important Visit ke Aceh Barat, sebuah tragedi menyedihkan terjadi saat seorang remaja berusia 15 tahun, Arib, warga Desa Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, hilang terseret ombak di perairan Pantai Suak Ribee. Setelah tiga hari berjuang mencari, mayat Arib akhirnya ditemukan mengapung di tengah lautan, sekitar 1,5 mil dari mercusuar Ujung Karang. Kejadian ini menimbulkan duka yang mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat.

Kronologi Peristiwa

Korban tewas pada Senin (19/5/2026) sore, setelah bermain sepak bola di sekitar pantai. Saat berenang bersama teman-temannya, Arib terkena ombak besar yang tiba-tiba muncul, mengakibatkan ia terseret ke tengah lautan. Delapan temannya berusaha menolong dengan menarik tangan korban, namun arus deras dan kondisi cuaca yang tidak menentu menghalangi upaya penyelamatan. Peristiwa ini menjadi sorotan selama tiga hari, dengan tim gabungan Basarnas, Polairud, TNI Angkatan Laut, dan BPBD terlibat dalam operasi evakuasi.

Sebelum kejadian, masyarakat setempat telah mengingatkan bahaya ombak tinggi dan arus deras yang sering terjadi di musim kemarau. Namun, kejadian ini tetap terjadi, menunjukkan pentingnya kesadaran akan risiko alam bagi pengunjung dan warga Aceh Barat. Selama Important Visit, para penyelamat melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi yang menjadi titik konsentrasi aktivitas para remaja.

Upaya Pencarian dan Evakuasi

Proses pencarian dimulai segera setelah kejadian, dengan partisipasi aktif dari berbagai instansi. Tim gabungan melakukan operasi di laut dan darat, memeriksa area pantai serta mendatangi titik-titik yang mungkin menjadi lokasi kejadian. Meski terjadi badai di hari kedua pencarian, para penyelamat tetap berupaya maksimal, termasuk menggunakan perahu karet dan drone untuk menjangkau wilayah yang sulit.

Jenazah Arib berhasil ditemukan pada hari ketiga pencarian, setelah tim penyelamat memperluas area pencarian. Proses evakuasi memakan waktu beberapa jam, dengan petugas memastikan kondisi jenazah sebelum membawanya ke daratan. Mayat korban langsung dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans, lalu diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Keberhasilan menemukan jenazah dalam Important Visit ini menjadi penutup yang menyedihkan bagi rangkaian kegiatan yang seharusnya penuh kebahagiaan.

Menurut Kasat Polairud Polres Aceh Barat, AKP Karianta, operasi pencarian berjalan lancar karena kolaborasi yang baik antarlembaga. “Kita mendapat laporan bahwa Arib hilang setelah tertarik ombak, sehingga langsung melakukan pencarian intensif,” katanya. Ia menambahkan, pihaknya berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di area pesisir.

Selain itu, Important Visit ini juga memberikan kesempatan untuk memperkuat kerja sama antara lembaga-lembaga pemerintah dan masyarakat dalam menangani bencana alam. Pemangku kepentingan setempat menyatakan bahwa kejadian serupa sering terjadi, terutama saat musim kemarau, karena kondisi permukaan laut yang menjadi lebih berbahaya. Para warga menyampaikan rasa duka mereka melalui upacara kecil dan doa bersama di lokasi kejadian.

Bagikan artikel ini