Lifestyle

Latest Program: Kurang Gerak Bisa Bikin Tubuh Cepat Menua? Ini Kata Dokter

Aktivitas Fisik Rendah Mengacaukan Proses Penuaan Tubuh, Terang Dokter Spesialis

Latest Program – Di Jakarta, masyarakat sering kali menganggap penuaan alami hanya dipengaruhi oleh bertambahnya usia. Namun, menurut dr Dohar A L Tobing, Sp.OT (K) dari Siloam Hospitals Mampang, gaya hidup yang sedikit aktif bisa mempercepat penurunan kondisi fisik. Faktor ini bisa membuat seseorang mengalami tanda-tanda penuaan lebih awal, meskipun belum memasuki usia lanjut.

Dokter spesialis tulang belakang ini menyoroti kesalahan umum yang sering terjadi: orang tua merasa usia memasuki 50-an atau 60-an, lantas membatasi gerakan karena menganggap diri sudah kurang muda. Hal ini, menurutnya, justru merugikan kesehatan, karena tubuh kehilangan massa dan kekuatan otot secara perlahan.

Kekuatan Otot Menjadi Faktor Penting Pada Usia Lanjut

Dr Dohar menjelaskan, aktivitas fisik sederhana yang rutin dilakukan dapat menghindari kondisi yang disebut sarcopenia. Penyakit ini mengacu pada penurunan massa otot seiring bertambahnya usia. “Ketika seseorang mengurangi gerakan, kurang berpartisipasi dalam aktivitas fisik, sarcopenia akan muncul. Akibatnya, penuaan tubuh bisa terjadi lebih dini, baik secara fisik maupun fungsional,” jelasnya.

“Yang utama adalah terus bergerak dan mempertahankan latihan otot secara teratur,” ujarnya.

Dia juga membagikan pengalaman menangani pasien yang datang dengan kursi roda akibat nyeri dan keterbatasan gerak. Setelah mengikuti program latihan yang tepat, kondisi mereka menunjukkan perbaikan signifikan. “Ketika massa otot itu nambah, signifikan banget. Pasien yang tadinya naik tangga setengah mati, tahu-tahu sudah lebih lancar, sudah lebih kuat,” katanya.

Kesembuhan pasien tersebut membuktikan bahwa otot kuat berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh. Dengan tetap aktif bergerak, seseorang bisa menjaga kemandirian, mengurangi risiko cedera, serta meningkatkan kualitas hidup di usia lanjut. “Menua adalah proses alami, tetapi tubuh yang tetap kuat dan aktif bisa dipertahankan jika kita terus bergerak dan menjaga massa otot,” pungkasnya.

Leave a Comment