Daftar Harga BBM Pertamina 4 Juni 2026 di SPBU Seluruh Indonesia
Daftar Harga BBM Pertamina 4 Juni 2026 – Kamis, 4 Juni 2026, Pertamina secara resmi mengumumkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi untuk seluruh Indonesia. Perubahan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang menjadi dasar perhitungan harga jual eceran BBM umum seperti bensin dan solar. Daftar Harga BBM Pertamina 4 Juni 2026 mencakup perubahan signifikan pada beberapa jenis bahan bakar, dengan penyesuaian yang disesuaikan dengan kondisi pasar dan kebijakan pemerintah terkini.
Pertamina menjelaskan bahwa perubahan harga BBM ini sejalan dengan kebijakan yang telah diumumkan sebelumnya, yang mengganti aturan dari Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020. Dengan adanya kebijakan baru ini, harga jual eceran BBM di seluruh Indonesia diharapkan dapat lebih mencerminkan dinamika harga global serta memastikan stabilitas pasokan energi.
Perbandingan Harga BBM di Berbagai Wilayah
Penyesuaian harga BBM Pertamina 4 Juni 2026 menunjukkan variasi harga di berbagai daerah, terutama pada jenis bahan bakar tertentu. Misalnya, di Jakarta, harga Pertamax Turbo meningkat menjadi Rp21.200 per liter, sementara Pertalite dan Pertamax tetap pada Rp10.000 serta Rp12.600. Dalam daerah lain seperti Sumatra Barat dan Riau, harga Pertamax Turbo sedikit lebih tinggi dengan Rp21.650 per liter, sedangkan di Bali dan Nusa Tenggara, harga untuk Pertamax Turbo berada di Rp20.750 per liter. Perbedaan ini mencerminkan perbedaan biaya transportasi dan kebijakan regional yang diterapkan Pertamina.
Hal ini memberikan dampak yang berbeda bagi konsumen di setiap wilayah. Di daerah dengan harga Pertamax Turbo lebih tinggi, pengguna mobil dengan mesin berperforma tinggi mungkin mengalami kenaikan biaya operasional lebih signifikan dibandingkan konsumen di daerah lain. Namun, penurunan harga pada Pertamina Dex dan Dexlite menawarkan peluang lebih baik bagi pengguna kendaraan dengan mesin bensin yang lebih ekonomis.
Daftar Harga BBM di Berbagai Wilayah
Di Jakarta, harga Pertalite tetap stabil di Rp10.000 per liter, sementara Pertamax dijual dengan harga Rp12.600. Pertamax Turbo menjadi yang paling mahal dengan Rp21.200, diikuti oleh Dexlite seharga Rp23.500 dan Pertamina Dex dengan Rp25.350. Solar di Jakarta tetap pada harga Rp6.800 per liter, yang merupakan harga standar untuk daerah perkotaan.
Di Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga Pertamax mencapai Rp12.900 per liter, lebih tinggi dibandingkan Jakarta. Namun, Pertamax Turbo di wilayah ini dijual dengan harga Rp21.650, sedikit lebih murah dari Jakarta. Dexlite dan Pertamina Dex di daerah tersebut tercatat dengan harga Rp24.000 dan Rp25.900 per liter, masing-masing. Solar di seluruh wilayah Sumatra dan Kepulauan Riau tetap pada Rp6.800, menunjukkan konsistensi harga untuk jenis BBM yang digunakan di daerah dengan biaya transportasi tinggi.
Bengkulu, Sumatra Selatan, Jambi, Bangka Belitung, dan Lampung menyajikan harga Pertamax yang lebih rendah, yaitu Rp12.300 per liter. Pertamax Turbo di wilayah ini seharga Rp20.750, yang menunjukkan penyesuaian lebih besar dibandingkan daerah lain. Dexlite dan Pertamina Dex juga menawarkan harga yang lebih murah, masing-masing Rp23.000 dan Rp24.800 per liter. Solar di wilayah tersebut tetap pada harga Rp6.800 per liter, yang menunjukkan stabilitas harga untuk BBM dengan kebutuhan berkelanjutan.
Wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur memiliki harga Pertamax sebesar Rp11.750 per liter. Pertamax Turbo di daerah ini dijual dengan Rp19.700, yang lebih rendah dibandingkan wilayah lain. Dexlite dan Pertamina Dex tercatat dengan harga Rp21.850 dan Rp23.550 per liter, yang menunjukkan penyesuaian harga berdasarkan kebijakan regional. Solar di seluruh wilayah Jawa dan Bali tetap stabil pada Rp6.800 per liter, menjadi BBM yang paling terjangkau.
Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan menawarkan harga Pertamax seharga Rp12.600 per liter, sementara Pertalite dijual dengan harga Rp10.000. Dexlite dan Pertamina Dex di daerah paling ujung Indonesia tetap pada Rp23.500 dan Rp24.800 per liter, yang menunjukkan keterbatasan akses dan biaya transportasi yang lebih tinggi. Solar di Papua juga memiliki harga Rp6.800 per liter, tetap sama dengan wilayah lain di Indonesia.
Perubahan harga BBM Pertamina 4 Juni 2026 menjadi penting bagi masyarakat, terutama bagi pengguna kendaraan yang sering melakukan perjalanan jarak jauh. Dengan adanya variasi harga di setiap wilayah, konsumen dapat memilih bahan bakar yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka. Pertamina juga memberikan informasi lebih rinci melalui website resmi mereka, memastikan transparansi dan kenyamanan bagi pengguna BBM di seluruh Indonesia.