News

New Policy: Budiman Sudjatmiko Sebut Prabowo Sedang Bangun Fondasi Baru Ekonomi RI

Daftar Isi
  1. Budiman Sudjatmiko: Prabowo Terapkan New Policy untuk Kemandirian Ekonomi RI
  2. Transformasi Ekonomi Berbasis Produktivitas
  3. Strategi Kemandirian Ekonomi Indonesia

Budiman Sudjatmiko: Prabowo Terapkan New Policy untuk Kemandirian Ekonomi RI

New Policy – Sebagai bagian dari kebijakan baru yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto, Budiman Sudjatmiko mengungkapkan bahwa pemerintah sedang membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat dan mandiri. New Policy ini bertujuan mengubah paradigma perekonomian Indonesia dari sistem lama yang tergantung pada impor dan spekulasi menjadi model berbasis produktivitas rakyat dan industri nasional. “Dengan New Policy, kita akan fokus pada pertumbuhan ekspor yang berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada dolar,” jelas Budiman dalam wawancara eksklusif dengan iNews, Selasa (2/6/2026).

Transformasi Ekonomi Berbasis Produktivitas

Menurut Budiman, kebijakan ekonomi di bawah kepemimpinan Prabowo mengarah pada revitalisasi sektor produktif dalam negeri. Ia menekankan bahwa dolar saat ini mencerminkan kekuatan industri global, tetapi New Policy berupaya membuat dolar yang diperoleh dari ekspor Indonesia menjadi lebih stabil. “Jika dolar bisa dihasilkan dari kekuatan ekspor kita sendiri, maka rupiah akan lebih kuat dan tidak lagi terguncang oleh spekulasi pasar,” ujarnya. Budiman juga menyoroti pentingnya peran investasi langsung asing (IDA) yang terarah ke sektor hilirisasi, seperti manufaktur dan energi terbarukan.

Kantillon Effect dalam Dinamika Ekonomi

Budiman menggambarkan bagaimana New Policy berdampak pada alur uang dalam perekonomian. Ia menjelaskan bahwa Cantillon Effect, yaitu fenomena di mana uang yang dicetak awalnya murah di tingkat distribusi, lalu menjadi mahal saat mencapai masyarakat, bisa diatasi dengan kebijakan yang lebih terencana. “New Policy memperkuat fondasi ekonomi dengan cara memastikan distribusi dolar berasal dari hasil ekspor dan investasi, bukan hanya dari impor. Ini akan menciptakan keseimbangan yang lebih sehat dalam pertukaran mata uang,” tambahnya.

Dalam konteks ini, Budiman memaparkan bahwa New Policy tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan struktur pasar. Ia mencontohkan bagaimana ekspor bahan mentah cenderung mengakibatkan penguatan dolar, sementara ekspor nilai tambah bisa menstabilkan rupiah. “Dengan mengubah pendekatan ini, kita bisa menghindari perubahan drastis nilai tukar mata uang yang selama ini sering terjadi karena pengaruh global,” katanya.

Strategi Kemandirian Ekonomi Indonesia

Budiman juga menyoroti bahwa New Policy mengandalkan kebijakan yang berfokus pada kemandirian pangan dan energi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kemandirian ekonomi tidak bisa tercapai tanpa peran nyata sektor domestik. “Kita perlu memastikan produksi pangan dan energi bisa memenuhi kebutuhan nasional sebelum fokus pada ekspor,” jelasnya. Hal ini sejalan dengan rencana Prabowo untuk mendorong hilirisasi industri melalui investasi besar di sektor strategis.

Lebih lanjut, Budiman mengingatkan bahwa New Policy harus diimbangi dengan kebijakan moneter yang tepat. Ia menekankan pentingnya pengendalian inflasi dan pengarahan arus dana ke sektor produktif. “Jika New Policy diterapkan tanpa dukungan kebijakan moneter, risiko ketergantungan pada dolar asing tetap tinggi,” tambahnya. Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah perlu mengedepankan kebijakan pengamanan ekonomi dengan memperkuat cadangan devisa dan mendorong daya beli masyarakat.

Kepala BP Taskin ini berharap New Policy bisa menjadi jembatan untuk memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia dalam menghadapi dinamika global. “Dengan fokus pada produktivitas rakyat dan industri nasional, kita tidak hanya mengurangi risiko volatilitas mata uang, tetapi juga menciptakan pertumbuhan yang lebih berkelanjutan,” pungkas Budiman. Ia menegaskan bahwa kebijakan ekonomi baru ini perlu waktu untuk menunjukkan dampak nyata, tetapi merupakan langkah penting menuju kemandirian ekonomi yang lebih kuat.

Leave a Comment