Roy Suryo Singgung Kasusnya Digantung Sangat Lama – Ferdy Sambo dan Kopi Sianida Jadi Referensi
Roy Suryo Singgung Kasusnya Digantung Sangat – Dalam wawancara di Jakarta Selatan pada Jumat (29/5/2026), Roy Suryo mengungkapkan kekecewaannya terhadap durasi proses penyidikan kasus yang menimpanya. Ia menyoroti bahwa kasus ini masih tergantung hingga hari ini, meski telah berlangsung cukup lama. Roy Suryo Singgung Kasusnya Digantung menilai bahwa perlunya revisi atau tinjauan ulang terhadap status kasus tersebut.
Kasus Ferdy Sambo dan Kopi Sianida Sebagai Contoh
“Dalam perbandingan, kasus Ferdy Sambo yang terkenal menghabiskan waktu 72 hari, mulai dari laporan polisi tanggal 8 Juli 2022 hingga dikeluarkan putusan P21 pada 28 September 2022,” ujarnya. Kasus ini, menurut Roy, mencerminkan bagaimana proses penyidikan bisa terkesan lambat meski ada alat bukti yang jelas.
Roy Suryo Singgung Kasusnya Digantung juga mengingatkan soal kasus kopi sianida yang memakan waktu 141 hari sejak LP dibuat pada 6 Januari 2016 hingga putusan P21 dikeluarkan. “Kasus ini menggambarkan bagaimana pihak penyidik bisa memperlambat proses hingga ratusan hari, bahkan tanpa jelas status barang bukti utamanya,” jelasnya.
Kasus Ijazah Jokowi dan Durasi Penyidikan
Dalam wawancara tersebut, Roy menyebutkan bahwa kasus ijazah Jokowi yang dilaporkan pada 30 April 2025 hingga kini sudah mencapai 396 hari. “Sampai hari ini, 30 Mei 2026, kasus ini sudah melebihi setahun. Apakah ini tidak luar biasa? LP yang digantung begitu lama, P21-nya masih belum turun, bahkan dibuat samaran,” kata Roy Suryo Singgung Kasusnya Digantung.
Kasus ini, menurut Roy, menjadi contoh bagaimana proses penyidikan bisa mengambil waktu yang sangat lama, terutama jika barang bukti utama belum dijelaskan secara transparan. “Kalau ijazah yang menjadi alat bukti utama dalam kasus ini tidak pernah diperjelas statusnya, bagaimana bisa menyelesaikannya?” tegasnya.
Roy Suryo Singgung Kasusnya Digantung menyebut bahwa kejelasan barang bukti adalah kunci kecepatan proses penyidikan. Ia menekankan bahwa banyak kasus yang dianggap sederhana justru terkesan tergantung karena adanya pertimbangan administratif atau politis. “Kasus klaster lain pun seringkali digantung, meski terlapor sudah jelas. Ini menunjukkan adanya sistem yang tidak konsisten,” tambahnya.
Dalam konteks ini, Roy juga mengkritik perlunya penjelasan lebih rinci mengenai alasan kasusnya digantung. Menurut dia, jika barang bukti utama belum terungkap, maka pihak penyidik harus segera memberikan alasan penghentian sementara atau perluasan penyidikan. “Ini bisa memicu kesan bahwa kasus digantung hanya untuk menunda waktu pengambilan keputusan,” katanya.
Kasus Roy Suryo Singgung Kasusnya Digantung tidak hanya menjadi perhatian publik, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang kinerja institusi penegak hukum. Ia menilai bahwa sistem penyidikan yang lambat bisa memperlemah kepercayaan masyarakat terhadap proses hukum. “Kasus yang digantung terlalu lama bisa membuat orang merasa bahwa ada kepentingan tertentu yang mengatur alur penyidikan,” pungkas Roy.