Berita

105 Pelaku Begal Ditangkap – Polda Jateng: Tembak di Tembak jika Melawan!

105 Tersangka Begal Ditangkap Polda Jateng, Tindakan Ekstrem Dilakukan Jika Melawan

Operasi Pemberantasan Premanisme Berhasil Mengungkap 105 Pelaku

105 Pelaku Begal Ditangkap – SEMARANG, dalam operasi pemberantasan premanisme yang berlangsung sepanjang bulan Mei 2026, Kepolisian Daerah Jawa Tengah berhasil menangkap 105 orang terduga pelaku kejahatan jalanan. Selain itu, pihak kepolisian juga mengamankan berbagai barang bukti, termasuk ratusan sepeda motor hasil curian, belasan senjata tajam berbagai jenis, serta alat-alat kejahatan lainnya.

Kombes Pol Anwar Nasir: Tindakan Ekstrem Dilakukan Jika Melawan

“Total ada 61 kasus kriminalitas yang masuk dalam kategori 3C, yaitu Pencurian dengan Kekerasan (Curas), Pencurian dengan Pemberatan (Curat), dan Pencurian Sepeda Motor (Curanmor),” kata Kombes Pol Anwar Nasir dalam gelar perkara di Mapolda Jateng, Jumat (29/5/2026).

Menurut direktur reserse kriminal umum tersebut, operasi ini dilakukan secara bersamaan dengan satreskrim polres jajaran. Ia menegaskan bahwa jajarannya siap mengambil tindakan tegas, termasuk tembak mati di tempat, jika pelaku mencoba menentang, melarikan diri, atau mengancam keselamatan warga serta petugas di lapangan.

Wakapolda Jateng Menegaskan Komitmen Kepolisionan

“Pengungkapan massal ini adalah wujud pertanggungjawaban kami kepada masyarakat Jawa Tengah. Setiap ada tindak kejahatan, itu menjadi tugas kami untuk mendeteksi, menangkap pelaku, dan menuntaskannya demi menjamin situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Brigjen Pol Latif Usman.

Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Latif Usman, menjelaskan bahwa keberhasilan menangkap ratusan pelaku ini menunjukkan komitmen dan tanggung jawab institusi kepolisian terhadap keamanan publik. Ia menegaskan bahwa setiap laporan kejahatan akan ditindaklanjuti hingga akhirnya selesai, sebagai upaya mengembalikan rasa aman bagi masyarakat.

Polda Jateng: Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Untuk mempersempit ruang gerak para komplotan penjahat jalanan, Polda Jateng mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, pihak kepolisian mendorong pengaktifan kembali sistem siskamling serta penggunaan layanan darurat saat menemukan tanda-tanda kejahatan.

Dalam upaya menekan angka kriminalitas, Polda Jateng juga berencana meningkatkan patroli skala besar di area rawan. Patroli ini akan dilakukan sepanjang hari, baik siang maupun malam, guna memastikan keamanan terus terjaga.

Leave a Comment