Daftar Isi
Key Strategy: KY Umumkan 36 Calon Hakim Agung Lolos Seleksi Kualitas, Lanjut Tes Kesehatan
Key Strategy – Dalam Key Strategy terbaru, Komisi Yudisial (KY) resmi mengumumkan 36 nama calon Hakim Agung yang berhasil lolos seleksi kualitas. Keputusan ini menjadi bagian dari proses rekrutmen yang telah berlangsung beberapa waktu, sebelum menuju tahap tes kesehatan dan kepribadian. Proses Key Strategy ini menggabungkan evaluasi komprehensif untuk memastikan calon yang dipilih memiliki integritas, kapasitas, serta kompetensi hukum yang memadai. Sebagai langkah selanjutnya, para peserta akan mengikuti tes kesehatan pada 3–5 Juni 2026, sebagaimana dijadwalkan.
Seleksi Kualitas dan Proses Penilaian
Komisioner KY, Andi Muhammad Asrun, menjelaskan bahwa seleksi kualitas telah melalui penilaian yang melibatkan berbagai pihak, seperti hakim agung, tim pakar, dan tenaga ahli. “Key Strategy ini mengutamakan transparansi dan objektivitas dalam menentukan calon yang layak,” tuturnya. Tahapan seleksi meliputi ujian tertulis, wawancara, serta penilaian kinerja, dengan tujuan menyaring kandidat terbaik. Hasil seleksi akan diumumkan secara resmi dan menjadi dasar bagi tahap penjaringan lebih lanjut.
Calon Hakim Ad Hoc Tipikor dan HAM
Sebagai bagian dari Key Strategy, KY juga meloloskan dua calon Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan empat calon Hakim Ad Hoc Hak Asasi Manusia (HAM) untuk mengikuti seleksi berikutnya. Calon-calon ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menegakkan keadilan di Mahkamah Agung (MA). Proses Key Strategy kali ini menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menilai rekam jejak para kandidat, dengan mengundang partisipasi publik untuk memberikan masukan terkait integritas dan kapasitas mereka.
Komisioner KY, Abhan, menambahkan bahwa seleksi kesehatan dan kepribadian akan menjadi ujian akhir bagi calon Hakim Agung. “Key Strategy ini mencakup penilaian menyeluruh, mulai dari aspek profesional hingga personal,” jelasnya. Para calon akan menghadapi tes medis dan penilaian psikologis untuk memastikan kesehatan fisik serta mental mereka memenuhi standar. Tahapan ini juga penting untuk meminimalkan risiko konflik kepentingan dan menjamin konsistensi kinerja di masa mendatang.
Seleksi kualitas dan kesehatan ini menjadi langkah kritis dalam Key Strategy rekrutmen Hakim Agung. Dengan melibatkan berbagai pihak, KY mencoba mengoptimalkan proses perekrutan agar lebih akurat dan adil. Para calon yang lolos akan diberikan kesempatan untuk diperiksa lebih lanjut, termasuk pengumpulan data dari berbagai sumber. “Kami ingin memastikan bahwa setiap calon yang diangkat memiliki kompetensi yang dapat diandalkan,” ujar Andi Muhammad Asrun.
Daftar Calon Hakim Agung yang Lolos Seleksi Kualitas
Berikut adalah 36 calon Hakim Agung yang berhasil lolos seleksi kualitas dalam Key Strategy KY: 1. A Bondan, S.H., M.H. — Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh 2. Abdul Azis, S.H., M.H. — Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pekanbaru 3. Dr. Albertina Ho, S.H., M.H. — Ketua Pengadilan Tinggi Samarinda 4. Alimin Ribut Sujono, S.H., M.H. — Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Banjarmasin 5. Dr. Ansori, S.H., M.H. — Hakim Ad Hoc Tipikor di Mahkamah Agung 6. Bambang Myanto, S.H., M.H. — Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum 7. Binziad Kadafi, S.H., LL.M., Ph.D. — Advokat Binziad Kadafi, S.H., LL.M., Ph.D. Law Office 8. Dr. Dahlan, S.H., M.H. — Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Pekanbaru 9. Dr. Dhifla Wiyani, S.H., M.H. — Advokat DW & Partners 10. Dr. Muhammad Sainal, S.H., M.Hum. — Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Makassar 11. Dr. Hj. Nirwana, S.H., M.Hum. — Ketua Pengadilan Tinggi Makassar 12. Pasti Tarigan, S.H., M.H. — Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Denpasar 13. Dr. Ronald S. Lumbuun, S.H., M.H. — Kepala Biro Hukum, Komunikasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian Hukum 14. Setyanto Hermawan, S.H., M.Hum. — Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Palangkaraya 15. Dr. Sudharmawatiningsih, S.H., M.Hum. — Panitera Mahkamah Agung 16. Dr. Sugeng Riyadi, S.H., M.H. — Dekan Fakultas Sosial, Ekonomi, dan Humaniora Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto 17. Sugiyanto, S.H., M.H. — Sekretaris Mahkamah Agung 18. Dr. Suprapti, S.H., M.H. — Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Semarang 19. Dr. H. Syamsul Arief, S.H., M.H. — Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung 20. Bambang Hery Mulyono, S.H., M.H. — Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar 21. Dr. Henny Trimira Handayani, S.H., M.H. — Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Denpasar 22. IG Eko Purwanto, S.H., M.Hum. — Hakim Tinggi Badan Pengawasan Mahkamah Agung 23. Dr. Nurnaningsih, S.H., M.Kn. — Notaris di Kantor Notaris Dr. Nurnaningsih, S.H., M.Kn. 24. Dr. Sobandi, S.H., M.H. — Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung 25. Suwarno, S.H., M.H. — Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Denpasar 26. Drs. H. Achmad Nurul Huda, M.H. — Hakim Tinggi Badan Pengawasan Mahkamah Agung 27. Dr. Khoirul Anwar, S.Ag., M.H. — Hakim Tinggi Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung 28. Dr. Mamat Ruhimat, S.H., M.H. — Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Bandung 29. Dr. Drs. Moch. Sukkri, S.H., M.H. — Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung 30. Dr. Musthofa, S.H., M.H. — Panitera Muda Perdata Agama Mahkamah Agung 31. Dr. Andre Irwanda, S.E., Ak., S.H., M.B.A., M.H. — Hakim Pengadilan Pajak 32. Dr. Arifin Halim, S.E., S.H., M.H. — Konsultan Pajak 33. Dr. Ismail Rumadan, M.H. — Dosen Fakultas Hukum Universitas Nasional 34. Dr. L.Y. Hari Sih Advianto, S.S.T, S.H., M.M., M.H. — Hakim Pengadilan Pajak 35. Dr. Maftuh Effendi, S.H., M.H. — Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia
Key Strategy ini juga melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam pengawasan, sehingga memastikan bahwa keputusan rekrutmen Hakim Agung tidak hanya berdasarkan kualifikasi akademis tetapi juga reputasi profesional. Dengan memperhatikan aspek-aspek kunci ini, KY berharap dapat menyeleksi