Remaja Makassar Rampok Toko Kelontong, Terekam CCTV dalam Latest Program
Latest Program – Dalam rangkaian Latest Program terbaru, aksi kejahatan oleh seorang remaja di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan publik setelah terekam kamera pengawas (CCTV). Pelaku, berinisial MAA (16 tahun), ditangkap oleh Tim Jatanras Polrestabes Makassar setelah melakukan perampokan di toko kelontong milik warga setempat. Aksi ini terjadi pada Jumat (22/5/2026), di mana remaja tersebut memanfaatkan situasi toko yang sepi untuk melancarkan aksinya.
Aksi Nekat Berawal dari Kecanduan Judi Online
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Wahiduddin, mengungkapkan bahwa MAA melakukan tindakan kriminal karena kebutuhan ekonomi dan kecanduan bermain judi online. Ia memasuki toko dengan berpura-pura sebagai pembeli, lalu menggunakan masker kain untuk menyembunyikan wajahnya. Dengan bantuan pisau dapur, pelaku menodongkan senjata ke arah korban setelah korban lengah, terus menancapkan senjata dari balik jaket korban.
“Dalam aksinya, pelaku menancapkan pisau dapur dari balik jaket korban. Setelah korban terkejut, ia langsung menggasak uang tunai yang tersimpan di laci etalase dan melarikan diri,” tutur Kompol Wahiduddin saat mengungkap kasus di Mapolrestabes Makassar, Senin (25/5/2026).
Kasus ini menjadi bagian dari berita yang tayang dalam Latest Program, yang rutin menggali fakta-fakta menarik di berbagai wilayah Indonesia. Selama dua hari setelah kejadian, petugas berhasil menemukan lokasi tersangka berdasarkan rekaman CCTV yang menjadi bukti utama. MAA ditangkap saat sedang tertidur lelap di kamar indekosnya di Jalan Daeng Tata I, Kecamatan Tamalate.
Pelaku Dibawa ke Sel Tahanan untuk Penyidikan
Selain menangkap MAA, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti yang sesuai dengan rekaman peristiwa tersebut. Aksi kejahatan ini ditelusuri lebih lanjut dalam rangka penyidikan, dengan pelaku dan barang bukti dibawa ke sel tahanan. Kasus rencananya akan diserahkan ke Polsek Tamalate karena status pelaku masih dalam kategori anak di bawah umpur.
Kompol Wahiduddin menambahkan bahwa motivasi utama dari MAA terkait kebutuhan ekonomi, namun tim penyidik masih menyelidiki keterlibatan pelaku di TKP lainnya. “Latest Program juga memberikan wawasan penting tentang perilaku remaja yang dipengaruhi kecanduan judi online,” ujarnya, menjelaskan kejadian yang terjadi di Makassar sebagai contoh nyata.
Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat, Latest Program terus mengusung tema kecanduan judi dan dampaknya terhadap perilaku remaja. Aksi MAA menunjukkan bagaimana godaan judi online bisa mendorong individu ke dalam kejahatan, terlepas dari usia muda yang biasanya dikaitkan dengan kecerdasan dan pola pikir yang seharusnya lebih jernih.
Kasus ini juga memicu diskusi tentang peran media dalam mengungkap kecanduan judi di kalangan remaja. CCTV menjadi alat efektif untuk merekam aksi yang sebelumnya tersembunyi, sehingga memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelidikan yang dijalankan polisi. Selain itu, Latest Program menekankan pentingnya edukasi untuk mencegah tindakan serupa di masa depan.