Berita

Polda Jabar Kerahkan Tim Pengurai dan Rekayasa Lalin di GBLA – Antisipasi Konvoi Bobotoh

Polda Jabar Turunkan Tim Pengurai dan Rekayasa Lalin di GBLA untuk Antisipasi Konvoi Bobotoh

Kesiapan Polda Jabar di Stadion GBLA

Polda Jabar Kerahkan Tim Pengurai dan Rekayasa Lalin – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat telah mengirimkan tim pengurai serta unit rekayasa lalin untuk menghadapi kemacetan yang mungkin terjadi saat pertandingan antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026). Langkah ini bertujuan memastikan arus lalu lintas tetap lancar, terutama jika ribuan pendukung tim Persib, atau Bobotoh, turun ke jalan untuk merayakan kemenangan. Tim pengurai dan rekayasa lalin diterjunkan ke lokasi sejak beberapa hari sebelum pertandingan dimulai, sebagai bagian dari persiapan antisipasi kepadatan lalu lintas.

“Rekayasa lalin kami lakukan secara proaktif agar penumpukan kendaraan tidak mengganggu kamseltibcarlantas di sekitar Stadion GBLA,” jelas Kombes Pol Raydian Kokrosono, Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, dilansir dari iNews Bandung Raya, Sabtu (23/5/2026).

Strategi Pengaturan Lalu Lintas untuk Euforia Massal

Polda Jabar Kerahkan Tim Pengurai mengantisipasi kegiatan massal yang diharapkan menghadirkan euforia tinggi. Dalam pertandingan penentuan tersebut, diperkirakan lebih dari 30.000 penonton akan memadati GBLA. Untuk mengurangi risiko kemacetan, Polda Jabar menyiapkan 3.000 personel dan Polrestabes dalam kondisi siaga. Tim pengurai ditempatkan di area strategis seperti depan stadion, pintu masuk, dan sekitar kawasan pariwisata, sehingga bisa cepat merespons situasi.

“Kami juga memberikan prioritas pada kendaraan darurat seperti ambulans dan pemadam kebakaran, agar kamseltibcarlantas terjaga selama konvoi Bobotoh berlangsung,” tambah Raydian. Polda Jabar Kerahkan Tim Pengurai juga berkoordinasi dengan Satgas Bobotoh Jaga Persib untuk memastikan keamanan dan kejelasan arah perayaan.

Titik Rawan dan Pengendalian Alur Kendaraan

Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar telah mengidentifikasi beberapa titik rawan, seperti kawasan Dago, Sulanjana, Graha Persib, Flyover Pasupati, dan Jalan Asia Afrika, sebagai area dengan risiko tinggi kepadatan lalu lintas. Dalam rencana rekayasa lalin, kendaraan roda empat diarahkan ke jalur alternatif, sementara hanya kendaraan dua roda yang diperbolehkan masuk ke GBLA. Langkah ini bertujuan mengurangi tekanan pada jalan utama dan mempercepat alur lalu lintas.

“Tim pengurai kami disiapkan lebih banyak dibandingkan pertandingan sebelumnya, agar semua titik perayaan bisa terpantau secara intensif,” papar Raydian. Selain itu, pihak kepolisian juga menerapkan pengaturan arah jalan secara dinamis sesuai kondisi real-time.

Kolaborasi dengan Satgas Bobotoh untuk Keselamatan

Sebagai bagian dari upaya antisipasi, Polda Jabar Kerahkan Tim Pengurai juga bermitra dengan Satgas Bobotoh Jaga Persib. Dengan adanya 1.000 anggota Satgas, pengamanan di sekitar GBLA akan lebih optimal, terutama saat euforia masyarakat mencapai puncak. “Kami harap kolaborasi ini mampu meminimalkan risiko kecelakaan dan kerusakan infrastruktur akibat konvoi bobotoh,” ujarnya.

Analisis Pengaruh Konvoi Bobotoh terhadap Kota Bandung

Konvoi bobotoh yang rutin terjadi saat pertandingan besar memiliki dampak signifikan terhadap lalu lintas kota Bandung. Selama beberapa hari terakhir, pihak kepolisian memantau kondisi jalan-jalan sekitar GBLA dan memperkirakan kemungkinan antrian kendaraan di area strategis. Rekayasa lalin dan tim pengurai menjadi solusi untuk memastikan arus lalu lintas tidak terganggu, sekaligus mempercepat proses penyelesaian kemacetan setelah pertandingan selesai.

Persiapan Jangka Panjang untuk Acara Serupa

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, Polda Jabar Kerahkan Tim Pengurai telah memperbaiki strategi pengaturan lalin untuk menghadapi kegiatan besar di kawasan GBLA. Setiap tahun, tim pengurai dan unit rekayasa lalin berupaya mengoptimalkan penggunaan jalur alternatif, serta mengatur arah jalan sesuai kebutuhan. Raydian menegaskan bahwa kesiapan ini juga melibatkan pemantauan terhadap kepadatan kendaraan, sehingga kejadian kemacetan tidak terjadi seperti pertandingan sebelumnya.

Pentingnya Koordinasi dan Kesadaran Masyarakat

Raydian menekankan bahwa keberhasilan rekayasa lalin dan keamanan di GBLA bergantung pada koordinasi yang baik antara pihak kepolisian, Satgas Bobotoh, serta kesadaran masyarakat. “Kami mendorong pendukung untuk mengikuti arahan polisi, seperti menggunakan jalur alternatif dan memberi prioritas pada kendaraan darurat,” ujarnya. Harapan utama Polda Jabar Kerahkan Tim Pengurai adalah menjaga stabilitas lalu lintas dan keamanan selama laga Persib Bandung melawan Persijap Jepara berlangsung.

Leave a Comment