News

Nusron Enggan Jelaskan Alasan Mundur dari Pengurus Golkar: Mohon Maaf Saya Punya Privasi

codex-3ab69c95d4aa42f3825b2b14091c6c03
Foto : Sandra Thomas - nusantaranews1.com
Daftar Isi
  1. Nusron Enggan Jelaskan Alasan Mundur dari Pengurus Golkar
  2. Related Reading

Nusron Enggan Jelaskan Alasan Mundur dari Pengurus Golkar

Nusantaranews1.com – Nusron Enggan Jelaskan Alasan Mundur dari kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar ketika ditanya wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Senin, 21 September 2026. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional itu memilih tidak mengungkap pertimbangan yang mendasari keputusannya dan meminta agar privasinya dihormati.

“Mohon maaf ya, mohon maaf ya, saya punya privasi untuk jalan mas, boleh nggak saya jalan,” kata Nusron.

Jawaban tersebut disampaikan Nusron sambil berjalan meninggalkan wartawan. Ia tidak merinci apakah keputusan untuk melepas jabatan di struktur partai berkaitan dengan urusan pribadi, dinamika organisasi, pembagian tugas, atau pertimbangan lainnya.

Sikap Nusron membuat alasan pengunduran dirinya belum terbuka kepada publik. Namun, ia memastikan pembicaraan mengenai statusnya di kepengurusan Golkar bukan persoalan yang baru muncul. Menurut dia, komunikasi terkait hal tersebut telah dilakukan cukup lama dengan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Pembahasan dengan Bahlil Sejak 2025

Nusron menyebut diskusi dengan Bahlil mengenai persoalan tersebut sudah berjalan sejak 2025. Keterangan ini menunjukkan bahwa pembicaraan internal terkait kepengurusannya telah berlangsung sebelum isu pengunduran diri itu menjadi perhatian publik.

“Kalau soal itu kami sudah lama diskusi dengan Pak Bahlil dari tahun lalu,” ujar Nusron.

Ketika kembali ditanya mengenai detail keputusan yang diambilnya, Nusron tidak memberikan jawaban tambahan. Ia justru menyarankan agar pertanyaan lebih lanjut disampaikan kepada Bahlil selaku ketua umum Partai Golkar.

“Jadi selebihnya lebih baik tanyakan sama Pak Bahlil selaku ketua umum. Kami sudah pernah diskusi masalah itu lama,” sambungnya.

Dengan demikian, Nusron Enggan Jelaskan Alasan Mundur secara terbuka dan memilih menempatkan pembahasan tersebut sebagai ranah internal partai. Pernyataannya hanya menegaskan adanya komunikasi dengan Bahlil, tanpa menjelaskan isi pembicaraan maupun waktu pasti keputusan itu disepakati.

Pengunduran Diri Dikonfirmasi Sekjen Golkar

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji telah membenarkan bahwa Nusron tidak lagi menjadi bagian dari kepengurusan DPP Partai Golkar. Menurut Sarmuji, Nusron menyampaikan sendiri keputusan tersebut kepada Bahlil Lahadalia.

“Ya benar, Mas Nusron menyampaikan langsung ke ketua umum,” kata Sarmuji.

Konfirmasi itu disampaikan Sarmuji kepada wartawan pada Minggu, 20 September 2026. Ia juga menjelaskan bahwa pengunduran diri Nusron bukan keputusan yang baru dilakukan dalam waktu dekat, melainkan telah berlangsung lebih dari enam bulan sebelum keterangan tersebut disampaikan ke publik.

“Sudah agak lama, mungkin lebih enam bulan lalu,” tambah Sarmuji.

Pernyataan Sarmuji memperjelas bahwa proses penyampaian pengunduran diri telah dilakukan secara langsung kepada pimpinan tertinggi partai. Meski demikian, tidak ada rincian yang disampaikan mengenai alasan Nusron melepaskan posisi dalam kepengurusan DPP Golkar.

Status Nusron sebagai Menteri ATR/BPN

Di luar struktur kepengurusan Golkar, Nusron tetap menjalankan tugas sebagai Menteri ATR/BPN. Perhatiannya publik terhadap keputusan tersebut antara lain muncul karena Nusron merupakan pejabat pemerintah sekaligus tokoh yang sebelumnya berada dalam jajaran pengurus pusat partai.

Informasi yang tersedia sejauh ini terbatas pada pengunduran dirinya dari kepengurusan DPP Partai Golkar. Tidak ada keterangan dari Nusron yang mengaitkan keputusan itu dengan jabatannya di pemerintahan atau dengan perubahan status lain di dalam partai.

Karena itu, Nusron Enggan Jelaskan Alasan Mundur tetap menjadi pokok perhatian dalam isu ini. Nusron memilih menjaga detail keputusannya, sementara pihak Golkar melalui Sarmuji telah mengonfirmasi bahwa pemberitahuan pengunduran diri disampaikan langsung kepada Bahlil.

FAQ

Apakah Nusron Wahid benar-benar mundur dari kepengurusan Golkar?

Ya. Sekjen Partai Golkar Sarmuji membenarkan bahwa Nusron telah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar dan menyampaikan keputusan itu langsung kepada Bahlil Lahadalia.

Kapan Nusron membahas pengunduran dirinya dengan Bahlil?

Nusron mengatakan diskusi mengenai persoalan tersebut telah berlangsung dengan Bahlil sejak 2025.

Apakah Nusron menjelaskan alasan pengunduran dirinya?

Tidak. Nusron meminta privasinya dihormati dan mengarahkan pertanyaan lebih rinci kepada Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Apakah Nusron masih menjabat sebagai Menteri ATR/BPN?

Ya. Keterangan yang tersedia membahas pengunduran dirinya dari kepengurusan DPP Partai Golkar, sementara Nusron tetap menjalankan tugas sebagai Menteri ATR/BPN.

Leave a Comment