Regional

Disambut Pedang Pora, AKBP Aris Resmi Jabat Kapolres Aceh Timur Gantikan AKBP Irwan

codex-7d2407fcfdfa43f59ef1dd8b6901cf9d
Foto : William Garcia - nusantaranews1.com
Daftar Isi
  1. Disambut Pedang Pora, AKBP Aris Mulai Pimpin Polres Aceh Timur
  2. FAQ Kapolres Aceh Timur Baru
  3. Related Reading

Disambut Pedang Pora, AKBP Aris Mulai Pimpin Polres Aceh Timur

Nusantaranews1.com – Disambut Pedang Pora AKBP Aris menjadi penanda resmi dimulainya tugas AKBP Aris Cai Dwi Susanto sebagai Kapolres Aceh Timur. Dalam rangkaian penyambutan di Mapolres Aceh Timur pada Sabtu (12/9/2026), ia menerima amanah untuk menggantikan AKBP Irwan Kurniadi. Pergantian kepemimpinan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk meneruskan program yang telah berjalan dan memperkuat pelayanan kepolisian bagi masyarakat.

Kehadiran AKBP Aris Cai Dwi Susanto disambut dengan sejumlah prosesi adat dan tradisi kepolisian. Acara itu diikuti jajaran pimpinan, personel Polres Aceh Timur, serta unsur terkait yang hadir dalam peralihan jabatan Kapolres Aceh Timur.

Prosesi Tepung Tawar dan Pedang Pora

Rangkaian penyambutan diawali dengan tepung tawar yang dipimpin Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Kabupaten Aceh Timur, Waled Taher. Prosesi tersebut diberikan kepada AKBP Aris Cai Dwi Susanto dan Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Timur, Anita Aris Cai.

Setelah menjalani prosesi adat, kapolres baru menerima jajar kehormatan dari personel yang bertugas. AKBP Aris kemudian melintasi barisan 15 perwira yang membentuk Pedang Pora. Tradisi ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus simbol penerimaan bagi pejabat yang akan mengemban tugas baru.

Pedang Pora tidak hanya menjadi bagian dari seremoni penyambutan. Dalam lingkungan kepolisian, tradisi tersebut juga menggambarkan penghormatan terhadap kepemimpinan, keberlanjutan tugas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Melalui prosesi ini, seluruh jajaran menegaskan kesiapan untuk mendukung kepemimpinan baru di Polres Aceh Timur.

“Tradisi Pedang Pora bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol penghormatan, kesinambungan kepemimpinan, dan komitmen untuk melanjutkan pengabdian Polri kepada masyarakat Aceh Timur,” kata Kasi Humas Polres Aceh Timur AKP Hardi, Sabtu (12/9/2026).

Disambut Pedang Pora AKBP Aris juga mencerminkan proses transisi yang dilakukan dengan penuh penghormatan. Selain menyambut pejabat baru, rangkaian kegiatan ini menegaskan bahwa pelayanan dan tugas kepolisian di Aceh Timur tetap berjalan berkesinambungan.

Apel Bersama sebagai Awal Transisi Kepemimpinan

Usai prosesi penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan apel bersama di Lapangan Apel Sarja Arya Racana. Seluruh personel Polres Aceh Timur mengikuti apel tersebut sebagai bagian dari perkenalan AKBP Aris Cai Dwi Susanto kepada jajaran yang akan dipimpinnya.

Dalam kesempatan itu, AKBP Irwan Kurniadi menyampaikan capaian selama masa tugasnya sebagai Kapolres Aceh Timur. Ia menekankan bahwa berbagai hasil yang diraih bukan semata hasil kerja seorang kapolres, melainkan buah dari kebersamaan seluruh jajaran dan keluarga besar Polres Aceh Timur.

Pernyataan tersebut memperlihatkan pentingnya kerja sama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Dukungan antarpersonel, koordinasi di lingkungan institusi, serta keterlibatan keluarga besar Polres menjadi unsur yang perlu terus dijaga untuk mendukung pelayanan kepada warga.

Peralihan jabatan juga membuka ruang untuk mengevaluasi dan melanjutkan program yang telah dirintis sebelumnya. Bagi masyarakat, kesinambungan layanan kepolisian penting karena berkaitan dengan perlindungan, penanganan persoalan keamanan, serta komunikasi warga dengan aparat di wilayah Aceh Timur.

AKBP Aris Tekankan Integritas dan Layanan Responsif

AKBP Aris Cai Dwi Susanto menyatakan siap melanjutkan program yang telah berjalan di Polres Aceh Timur. Ia juga ingin mendorong peningkatan mutu layanan agar kepolisian semakin dekat dengan masyarakat dan mampu merespons persoalan secara cepat sesuai tugas serta kewenangannya.

“Kepercayaan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan integritas. Kami ingin membangun Polres Aceh Timur yang semakin dekat dengan masyarakat dan responsif terhadap setiap persoalan,” kata AKBP Aris.

Komitmen tersebut menempatkan integritas sebagai landasan utama dalam menjalankan amanah sebagai Kapolres Aceh Timur. Pelayanan yang terbuka, komunikasi yang baik, dan kesiapan mendengar kebutuhan warga menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat.

Dengan dimulainya masa tugas baru ini, AKBP Aris memikul tanggung jawab untuk menjaga kesinambungan program sekaligus mengembangkan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan daerah. Rangkaian tepung tawar, jajar kehormatan, Pedang Pora, dan apel bersama menjadi tanda awal kepemimpinannya di Polres Aceh Timur.

FAQ Kapolres Aceh Timur Baru

Siapa Kapolres Aceh Timur yang baru?

AKBP Aris Cai Dwi Susanto resmi menjabat Kapolres Aceh Timur menggantikan AKBP Irwan Kurniadi.

Kapan AKBP Aris disambut di Mapolres Aceh Timur?

Rangkaian penyambutan berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026, di Mapolres Aceh Timur.

Apa makna tradisi Pedang Pora dalam penyambutan ini?

Tradisi Pedang Pora merupakan bentuk penghormatan kepada pejabat baru serta simbol kesinambungan kepemimpinan dan pengabdian Polri kepada masyarakat Aceh Timur.

Leave a Comment